News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lawan Modus Penipuan Top Up Game, Marketplace Produk Digital Terapkan Garansi Refund 100 Persen

Di tengah maraknya modus penipuan transaksi digital, salah satu marketplace penyedia layanan top up game di Indonesia mempertegas komitmennya dalam menjaga keamanan konsumen. 
Selasa, 3 Maret 2026 - 23:24 WIB
Co-founder VCGamers, Ibnu Anggara.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Di tengah maraknya modus penipuan transaksi digital, salah satu marketplace penyedia layanan top up game di Indonesia mempertegas komitmennya dalam menjaga keamanan konsumen. 

Langkah ini diwujudkan melalui proses seleksi penjual yang ketat serta penerapan kebijakan perlindungan pengguna yang komprehensif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Platform ini memperkenalkan sistem anti-penipuan yang menjamin pengembalian dana (refund) hingga 100 persen. 

Fasilitas ini berlaku bagi pengguna yang menjadi korban kerugian saat melakukan transaksi top up game, pembelian pulsa, voucher, maupun produk digital lainnya di dalam ekosistem mereka.

Co-founder VCGamers, Ibnu Anggara menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab terhadap ratusan ribu pengguna. 

Kebijakan ini juga menjadi bagian inti dari kampanye Anti-Scam yang sedang digalakkan perusahaan untuk membangun kepercayaan publik terhadap transaksi digital.

"Kami sangat menyayangkan karena masih adanya gamer yang tergiur dengan harga murah dan terkena penipuan top up voucher game di platform tertentu. Karena itu, VCGamers berkomitmen untuk menjaga keamanan bertransaksi dan menghadirkan kebijakan perlindungan dengan jaminan pengembalian dana penuh bagi pengguna yang dirugikan saat bertransaksi di VCGamers," kata Angga, Kamis (19/2).

Hingga saat ini, aplikasi tersebut mencatat telah memiliki lebih dari 500 ribu pengguna di PlayStore. 

Angga menilai, dengan basis massa yang besar, jaminan keamanan menjadi aspek krusial. Oleh sebab itu, pihaknya menyediakan layanan konsumen yang beroperasi selama 24 jam untuk memproses setiap pengaduan. 

Setiap laporan akan melewati tahap verifikasi tim teknis guna memastikan validitas dan kronologi transaksi yang bermasalah.

Komitmen ini dipandang penting dalam menciptakan lingkungan transaksi yang sehat, terutama mengingat aktivitas pengisian saldo game daring yang terus meningkat.

"Keamanan dan kenyamanan pengguna menjadi prioritas kami. Dengan adanya jaminan ini, kami ingin pengguna platform VCGamers merasa lebih tenang karena terlindungi saat bertransaksi," ujar Angga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain garansi uang kembali, pihak manajemen juga terus meningkatkan infrastruktur keamanan sistem, melakukan pengawasan rutin terhadap perilaku penjual, serta memberikan edukasi berkelanjutan kepada masyarakat agar tidak mudah terjebak modus penipuan harga murah yang tidak masuk akal.

“Kami berharap agar hadirnya VCGamers sekarang ini para gamer dapat bertransaksi dengan lebih aman dan terjamin,” ujar Angga. (dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai Sekarang Amalkan Ini Insyaallah Menambah Rezeki, Kata Ustaz Khalid Basalamah Dibaca Setiap Hari

Mulai Sekarang Amalkan Ini Insyaallah Menambah Rezeki, Kata Ustaz Khalid Basalamah Dibaca Setiap Hari

Mulai sekarang belajar mengamalkan amalan rezeki ini. Sangat mudah dan dianjurkan langsung Ustaz Khalid Basalamah.
3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

Sebelum dihampiri OTK usai menyinggung Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Adi Hidayat, Herri Pras ternyata sudah beberapa kali disorot karena kontroversinya sejak 2023
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40) mengungkap suaminya baru mengakui mempunyai istri siri, Dini Hardiyanti (30) pada 10 Oktober 2026.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kapolri mengatakan pertemuan tersebut membahas peningkatan penyalahgunaan narkoba, obat terlarang, rokok elektrik (vape), kratom, hingga kosmetik ilegal...

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Selengkapnya

Viral