News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pebulutangkis Indonesia Nol Gelar di Rangkaian Turnamen Eropa, PBSI Bilang Begini...

PBSI buka suara soal kegagalan pebulutangkis Indonesia raih gelar juara di turnamen tur Eropa 2026.
Selasa, 24 Maret 2026 - 18:12 WIB
Ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di Orleans Masters 2026.
Sumber :
  • PBSI

Jakarta, tvOnenews.com - Rangkaian turnamen Eropa 2026 mulai dari All England, Swiss Open, German Open hingga Orleans Masters belum mampu menghasilkan gelar juara bagi Indonesia. Meski demikian, PP PBSI melihat adanya perkembangan positif dari sisi performa dan daya saing para atlet.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, menyebut hasil akhir bukan satu-satunya tolok ukur dalam proses pembinaan, terutama bagi para pemain muda yang mendapat kesempatan tampil di tur tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Bidang Pembinaan Prestasi Pelatnas PBSI, Eng Hian
Kepala Bidang Pembinaan Prestasi Pelatnas PBSI, Eng Hian
Sumber :
  • PBSI

“Kalau melihat hasil memang belum sesuai harapan, tetapi dari sisi performa dan progres, kami melihat ada perkembangan yang cukup baik. Daya saing pemain terlihat, terutama saat menghadapi pemain top dunia,” ujar Eng Hian.

Sepanjang tur, sejumlah wakil Indonesia mampu melaju hingga babak akhir dan memberikan perlawanan ketat. Hal ini dinilai sebagai sinyal bahwa jarak dengan pemain elite dunia semakin menipis.

Eng Hian menambahkan pengalaman menghadapi lawan kelas dunia menjadi bekal penting dalam meningkatkan kematangan permainan dan mental bertanding atlet.

“Yang perlu ditingkatkan adalah konsistensi di momen-momen krusial. Dari situ biasanya menjadi pembeda antara menang dan kalah. Ini yang terus kami benahi bersama tim pelatih,” jelasnya.

Dari sektor tunggal putra, pelatih utama Indra Wijaya menilai performa Alwi Farhan menunjukkan tren positif sepanjang tur.

“Secara performa, Alwi tampil sangat baik di rangkaian turnamen ini. Di All England dia bisa mencapai babak delapan besar, lalu menjadi runner-up di Swiss Open,” kata Indra.

Ia juga menyoroti kemenangan Alwi atas unggulan pertama asal China, Li Shifeng, di semifinal Swiss Open sebagai pencapaian penting.

Alwi Farhan jadi runner up di Swiss Open 2026 usai kalah dari Yushi Tanaka di final
Alwi Farhan jadi runner up di Swiss Open 2026 usai kalah dari Yushi Tanaka di final
Sumber :
  • PBSI

“Di semifinal, penampilan Alwi sangat baik, terutama saat mengalahkan Li Shifeng yang secara level permainan sudah berada di atas. Tapi di final, performanya tidak sebaik saat semifinal,” ujarnya.

Menurut Indra, faktor pemulihan fisik menjadi salah satu penyebab performa Alwi menurun di partai final.

“Dengan jadwal yang cukup padat, recovery menjadi sangat penting. Ini yang harus menjadi perhatian ke depan agar performa bisa tetap stabil,” tambahnya.

Ia menegaskan masih ada sejumlah aspek yang perlu ditingkatkan agar Alwi bisa lebih konsisten di level tertinggi.

“Masih ada yang harus ditingkatkan, terutama dari sisi fisik, pengontrolan emosi di lapangan, dan penguasaan permainan saat menghadapi berbagai tipe lawan,” katanya.

Dari sektor tunggal putri, pelatih Imam Tohari menilai progres pemain sudah terlihat, meski konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah.

“Dalam setiap pertandingan ada yang bagus dan tidak bagus. Konsistensi di lapangan masih harus ditingkatkan, terutama dalam kontrol pikiran dan cara bermain,” ujar Imam.

Putri Kusuma Wardani takluk di tangan tunggal putri Thailand, Supanida Katethong di Final Swiss Open 2026
Putri Kusuma Wardani takluk di tangan tunggal putri Thailand, Supanida Katethong di Final Swiss Open 2026
Sumber :
  • PBSI

Ia juga menyoroti performa di final Swiss Open yang dinilai belum optimal.

“Di final, Putri belum bisa mengeluarkan permainan terbaiknya. Faktor mental dan kontrol pikiran (kurang tenang dan kurang yakin) cukup memengaruhi penampilannya," lanjut Imam. 

"Memang untuk partai final tekanan mental yang dirasakan para pemain tentu berbeda dibanding pertandingan sebelumnya. Saya berharap Putri bisa mengatasi hal tersebut untuk ke depannya,” jelasnya.

Meski begitu, Imam melihat perkembangan yang positif dan menekankan pentingnya kesiapan internal pemain untuk naik level.

“Progres Putri sudah baik, tetapi untuk menembus jajaran empat besar dunia tentu tidak mudah. Ia harus memahami kendala dalam dirinya, berani mengambil inisiatif, dan lebih percaya diri saat bertanding,” tambahnya.

Sementara dari sektor ganda putra, pelatih utama Antonius Budi Ariantho menilai pasangan Raymond/Joaquin menunjukkan potensi menjanjikan pada debut mereka di All England 2026.

“Secara permainan, mereka menunjukkan potensi yang positif. Namun masih ada beberapa evaluasi, terutama dari sisi non-teknis seperti komunikasi di lapangan, fokus, dan kemampuan menganalisa permainan lawan,” ujarnya.

Dari sisi teknis, ia menambahkan bahwa sektor pertahanan masih perlu diperkuat, termasuk variasi arah bola yang masih mudah dibaca lawan.

“Ke depan, hal-hal ini akan menjadi fokus pembenahan agar permainan mereka bisa lebih solid dan kompetitif,” katanya.

PBSI juga menyoroti pentingnya aspek fisik, mental, serta pemulihan di tengah padatnya kalender pertandingan 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Hasil di tur Eropa ini akan menjadi pijakan penting untuk langkah selanjutnya, dengan berbagai perbaikan yang akan dilakukan secara bertahap dan terukur,” ujar Eng Hian.

(aes)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Asian Games 2026, Jumat 25 September: Ada 26 Cabor Bertanding! Bulu Tangkis Mulai Laga Pertamanya Hari Ini!

Jadwal Asian Games 2026, Jumat 25 September: Ada 26 Cabor Bertanding! Bulu Tangkis Mulai Laga Pertamanya Hari Ini!

Jadwal Asian Games 2026, Jumat 25 September dengan 26 cabang olahraga yang akan menyelenggarakan pertandingan hari ini yang 13 diantaranya ada wakil Indonesia.
Perkuat Kelembagaan, PP-IPPAT Perluas Sekretariat

Perkuat Kelembagaan, PP-IPPAT Perluas Sekretariat

Pengurus Pusat Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PP-IPPAT) melaksanakan rangkaian Syukuran HUT IPPAT ke-39 yang dirangkaikan dengan Peresmian Perluasan Sekretariat PP-IPPAT.
Perumnas Jawab Tantangan Hunian Subsidi

Perumnas Jawab Tantangan Hunian Subsidi

Perum Perumnas terus memperkuat perannya dalam menghadirkan hunian berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), khususnya di kawasan perkotaan.
Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan penikmat musik punk rock dari berbagai daerah di Indonesia bersiap untuk berkumpul di Yogyakarta akhir September 2026 untuk menyaksikan perhelatan musik
Sukses Bawa Pulang Medali Emas Asian Games 2026, Kerja Keras Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia dapat Apresiasi dari PBSI

Sukses Bawa Pulang Medali Emas Asian Games 2026, Kerja Keras Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia dapat Apresiasi dari PBSI

Keberhasilan Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia meraih medali emas Asian Games 2026 mendapatkan apresiasi dari PBSI.
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Laos dan Myanmar Buka Divisi 2 dengan Kemenangan

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Laos dan Myanmar Buka Divisi 2 dengan Kemenangan

Divisi 2 FIFA ASEAN Cup 2026 digelar di Hong Kong dengan penampilan dua pertandingan dari Grup A dan Grup B. 

Trending

Dua Perusahaan Pertanyakan Dasar Penyegelan KKP Usai Amankan 1.048 Ton Udang Impor

Dua Perusahaan Pertanyakan Dasar Penyegelan KKP Usai Amankan 1.048 Ton Udang Impor

Dua perusahaan di Kabupaten Pasuruan, PT Baramuda Bahari dan PT Megamarine Pride, mempertanyakan dasar penyegelan komoditas udang impor oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Direktorat Jenderal Perkebunan: Karhutla Tidak Bisa Langsung Dikaitkan dengan Pembukaan Perkebunan Kelapa Sawit

Direktorat Jenderal Perkebunan: Karhutla Tidak Bisa Langsung Dikaitkan dengan Pembukaan Perkebunan Kelapa Sawit

Pengembangan perkebunan kelapa sawit sering kali dikaitkan dengan persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.
Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan penikmat musik punk rock dari berbagai daerah di Indonesia bersiap untuk berkumpul di Yogyakarta akhir September 2026 untuk menyaksikan perhelatan musik
Presiden Prabowo Lakukan Video Call Bersama Ubed Cs Usai Tim Bulu Tangkis Indonesia Raih Medali Emas Pertama Asian Games 2026

Presiden Prabowo Lakukan Video Call Bersama Ubed Cs Usai Tim Bulu Tangkis Indonesia Raih Medali Emas Pertama Asian Games 2026

Mohammad Zaki Ubaidillah alias Ubed dan rekan satu timnya yang berjuang di nomor regu putra bulu tangkis dihubungi langsung oleh Presiden Prabowo setelah mengalahkan China, Kamis (25/9/2026).  
Sukses Bawa Pulang Medali Emas Asian Games 2026, Kerja Keras Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia dapat Apresiasi dari PBSI

Sukses Bawa Pulang Medali Emas Asian Games 2026, Kerja Keras Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia dapat Apresiasi dari PBSI

Keberhasilan Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia meraih medali emas Asian Games 2026 mendapatkan apresiasi dari PBSI.
Erick Thohir Apresiasi Pencapaian Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia di Asian Games: Penantian 28 Tahun dan Pecah Telur Medali Emas 

Erick Thohir Apresiasi Pencapaian Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia di Asian Games: Penantian 28 Tahun dan Pecah Telur Medali Emas 

Indonesia memastikan medali emas setelah menundukkan China dengan skor dramatis 3-2 pada final di Ichinoya City Municipal Gymnasium, Kamis (24/9/2026).
Nova Arianto Resmi Panggil 2 Pemain Muda Persib untuk TC Timnas Indonesia U-20 dan Laga Uji Coba Vs China

Nova Arianto Resmi Panggil 2 Pemain Muda Persib untuk TC Timnas Indonesia U-20 dan Laga Uji Coba Vs China

Keduanya dipersiapkan mengikuti agenda Timnas Indonesia U-20 menuju Piala Asia U-20 2027 sekaligus menghadapi uji tanding kontra China.
Selengkapnya

Viral