News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Jumat, 10 April 2026 - 00:01 WIB
Ilustrasi Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Persaingan kerja bagi lulusan perguruan tinggi semakin ketat dalam beberapa tahun terakhir. Tidak sedikit sarjana yang harus menghadapi realitas bahwa gelar akademik saja belum cukup untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai. 

Dunia industri kini menuntut keterampilan yang lebih spesifik, mulai dari kemampuan teknis hingga soft skills seperti komunikasi dan adaptasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah kondisi tersebut, kualitas program studi menjadi faktor krusial yang menentukan kesiapan lulusan. 

Perguruan tinggi mulai beralih ke sistem pendidikan yang menitikberatkan pada capaian kompetensi lulusan, sebuah pendekatan yang menekankan hasil akhir pembelajaran berupa kemampuan nyata yang dapat diterapkan di dunia kerja.

Ketika Gelar Tak Lagi Cukup di Dunia Kerja

Melansir dari berbagai sumber, fenomena mismatch antara lulusan dan kebutuhan industri masih menjadi tantangan di Indonesia. Banyak lulusan yang memiliki nilai akademik baik, tetapi belum memiliki pengalaman praktis atau keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar.

Dalam konteks ini, pendekatan pendidikan berbasis hasil atau outcome-based education (OBE) mulai menjadi perhatian.

Sistem ini mengharuskan setiap proses pembelajaran dirancang dengan tujuan yang jelas, yaitu memastikan mahasiswa memiliki kompetensi tertentu saat lulus.

Artinya, kurikulum tidak hanya berisi teori, tetapi juga pengalaman belajar yang mendekati kondisi nyata di lapangan.

Pendekatan ini juga menjadi dasar bagi lembaga akreditasi seperti Indonesian Accreditation Board for Engineering Education (IABEE). Lembaga ini menilai apakah suatu program studi telah menerapkan sistem pendidikan yang menitikberatkan pada capaian kompetensi lulusan secara konsisten dan terukur.

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.

Program studi yang terhubung dengan standar global memiliki peluang lebih besar untuk menghasilkan lulusan yang dapat bersaing di luar negeri.

IABEE sendiri memiliki keterkaitan dengan Washington Accord, sebuah kesepakatan internasional yang mengakui kesetaraan standar pendidikan teknik di berbagai negara.

Dengan adanya keterkaitan ini, lulusan dari program yang terakreditasi memiliki peluang lebih luas untuk bekerja atau melanjutkan studi di luar negeri.

Salah satu program studi yang telah mendapatkan akreditasi tersebut adalah Teknik Sipil Universitas Mercu Buana. Program ini memperoleh status Accredited pada 2024 dan kembali mendapat pengakuan pada 2026.

Pencapaian ini menunjukkan bahwa kurikulum dan proses pembelajaran yang diterapkan telah memenuhi standar yang ditetapkan secara nasional maupun internasional.

Penerapan sistem pendidikan yang menitikberatkan pada capaian kompetensi lulusan tidak hanya berdampak pada struktur kurikulum, tetapi juga pada metode pembelajaran.

Mahasiswa didorong untuk terlibat dalam proyek, studi kasus, serta kolaborasi dengan industri agar memiliki pengalaman yang lebih aplikatif.

Pendekatan ini juga menuntut adanya evaluasi berkelanjutan terhadap kurikulum dan metode pengajaran. Program studi perlu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri agar tetap relevan. Tanpa pembaruan yang konsisten, lulusan berisiko tertinggal dan sulit bersaing di pasar kerja.

Dalam praktiknya, penerapan sistem ini dapat membantu menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan dunia kerja.

Lulusan tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki kemampuan untuk menerapkannya dalam situasi nyata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara keseluruhan, pergeseran menuju sistem pendidikan yang menitikberatkan pada capaian kompetensi lulusan merupakan respons terhadap dinamika pasar kerja yang terus berubah. 

Di tengah persaingan yang semakin ketat, pendekatan ini menjadi salah satu upaya untuk memastikan bahwa lulusan perguruan tinggi tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga memiliki daya saing yang kuat di dunia profesional. (udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jawaban Berkelas Harry Kane soal Peluang Menangkan Ballon d'Or 2026, Singgung Rekor 73 Gol

Jawaban Berkelas Harry Kane soal Peluang Menangkan Ballon d'Or 2026, Singgung Rekor 73 Gol

Harry Kane menjadi salah satu kandidat Ballon d'Or 2026 dan memberikan jawaban berkelas saat ditanya mengenai peluangnya memenangkan penghargaan tersebut.(18/9)
Mantu Kiai Ponpes Ash-Sholihah Serahkan Diri Usai Kabur Pasca Dugaan Rudapaksa, Kini Ditahan Polresta Sleman

Mantu Kiai Ponpes Ash-Sholihah Serahkan Diri Usai Kabur Pasca Dugaan Rudapaksa, Kini Ditahan Polresta Sleman

Mantu pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Ash-Sholihah disebut menyerahkan diri kepada polisi setelah sebelumnya kabur usai terseret kasus dugaan kekerasan seksual terhadap alumni santriwatinya inisial FN (21).
Abdul Kadir Karding Optimistis FLOII Expo 2026 Jadi Momentum Bangun Masa Depan Industri Florikultura di Indonesia

Abdul Kadir Karding Optimistis FLOII Expo 2026 Jadi Momentum Bangun Masa Depan Industri Florikultura di Indonesia

Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding menegaskan FLOII Expo 2026 bisa menjadi momentum untuk membangun masa depan industri florikultura di Indonesia
Bidik Kemenangan Perdana, PSS Fokus Pressing-Finishing Hadapi Dewa United

Bidik Kemenangan Perdana, PSS Fokus Pressing-Finishing Hadapi Dewa United

PSS Sleman membidik kemenangan perdana di kompetisi Super League 2026/2027 kala berjumpa Dewa United FC. Duel Dewa United vs PSS dijadwalkan berlangsung di Stadion Internasional Banten, Serang, Minggu (20/9/2026) sore.
Pengusaha Foodtruck Jadi Korban Pungli Parkir dan Jatah Makan Preman-Aparat di Alun-alun Kidul, Begini Respon Polresta Yogyakarta

Pengusaha Foodtruck Jadi Korban Pungli Parkir dan Jatah Makan Preman-Aparat di Alun-alun Kidul, Begini Respon Polresta Yogyakarta

Dugaan praktik pungutan liar (pungli) parkir dan permintaan jatah makanan kepada pengusaha foodtruck di kawasan Alun-alun kidul (Alkid) Yogyakarta mencuat. Persoalan itu kini mendapat perhatian dari Polresta Yogyakarta.
Waduh, Bandung Diterpa 118 Kali Gempa, Begini Penjelasan Lengkap Ahli Bencana Indonesia

Waduh, Bandung Diterpa 118 Kali Gempa, Begini Penjelasan Lengkap Ahli Bencana Indonesia

BMKG Indonesia tekah mencatat, kurang lebih sudah ada 118 gempa bumi terjadi di Bandung. Apa penyebabnya, dan apakah berbahaya? Begini penjelasan ahli bencana.

Trending

KPK Bongkar Dugaan Suap di Kementerian ATR/BPN, Ini Sorotan Tajam Praktisi Hukum

KPK Bongkar Dugaan Suap di Kementerian ATR/BPN, Ini Sorotan Tajam Praktisi Hukum

KPK sedang melakukan penelusuran pasca rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
Jurgen Klopp Panggil 44 Pemain Timnas Jerman, Siapkan Dua Skuad untuk UEFA Nations League

Jurgen Klopp Panggil 44 Pemain Timnas Jerman, Siapkan Dua Skuad untuk UEFA Nations League

Jurgen Klopp langsung membuat gebrakan setelah resmi menangani Timnas Jerman. Pelatih anyar Die Mannschaft tersebut memanggil 44 pemain untuk UEFA Nations League.
Baru Sehari Jualan, Pengusaha Foodtruck di Yogyakarta Ungkap Kena Pungli Parkir Rp2,5Juta/hari Hingga Beri Jatah Makan Preman dan Polisi

Baru Sehari Jualan, Pengusaha Foodtruck di Yogyakarta Ungkap Kena Pungli Parkir Rp2,5Juta/hari Hingga Beri Jatah Makan Preman dan Polisi

Pengusaha kuliner di Yogyakarta mengungkap pengalaman pahitnya saat membuka usaha foodtruck di kawasan Alun-alun Kidul (Alkid).
Terpopuler: Kronologi Wanita Ditendang saat Antre Baso A Fung hingga Rekor Baru Lionel Messi

Terpopuler: Kronologi Wanita Ditendang saat Antre Baso A Fung hingga Rekor Baru Lionel Messi

Sejumlah berita jadi perhatian pembaca tvOnenews.com, Rabu (16/9), mulai dari kasus wanita ditendang saat mengantre Baso A Fung hingga rekor baru Lionel Messi.
Gerak Cepat! Polisi Tangkap Pria Tendang Perempuan di Senayan City, Kronologi dan Motif Masih Didalami

Gerak Cepat! Polisi Tangkap Pria Tendang Perempuan di Senayan City, Kronologi dan Motif Masih Didalami

Tim Opsnal Subdit IV/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya bergerak cepat meringkus seorang pria berinisial R (44) yang melakukan dugaan penganiayaan yakni menendang seorang perempuan di Mal Senayan City
Ramalan Zodiak Cinta Besok Sabtu 19 September 2026: Leo Jadi Pusat Perhatian Malam Minggu, Scorpio Awas Provokasi Orang Luar

Ramalan Zodiak Cinta Besok Sabtu 19 September 2026: Leo Jadi Pusat Perhatian Malam Minggu, Scorpio Awas Provokasi Orang Luar

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Sabtu, 19 September 2026, membawa energi yang sangat dinamis untuk urusan hati. Beberapa zodiak diprediksi
8 Pemain Timnas Indonesia Terancam Dicoret John Herdman Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

8 Pemain Timnas Indonesia Terancam Dicoret John Herdman Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

8 pemain Timnas Indonesia terancam dicoret pelatih Timnas Indonesia, John Herdman karena cedera jelang FIFA ASEAN Cup 2026, termasuk Jay Idzes dan Mees Hilgers.
Selengkapnya

Viral