GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Narasi Pemakzulan Presiden Prabowo karena Kondisi Ekonomi Tak Berbasis Data

Pengamat ekonomi Dr. Surya Vandiantara menyatakan narasi pemakzulan Presiden Prabowo yang didasarkan pada alasan memburuknya ekonomi tidak berbasis data. Sebab, jika dibandingkan tahun 1997/1998 lalu, kondisi ekonomi saat ini jauh berbeda.
Minggu, 12 April 2026 - 09:09 WIB
Presiden Prabowo Subianto
Sumber :
  • dok. BPMI Setpres

tvOnenews.com - Pengamat ekonomi Dr. Surya Vandiantara menyatakan narasi pemakzulan Presiden Prabowo yang didasarkan pada alasan memburuknya ekonomi tidak berbasis data. Sebab, jika dibandingkan tahun 1997/1998 lalu, kondisi ekonomi saat ini jauh berbeda. 

Surya menggunakan tingkat inflasi sebagai indikator utama untuk membandingkan kedua kondisi tersebut. Berdasarkan laporan BPS, inflasi umum pada krisis ekonomi 1998 mencapai 77,63 persen. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kondisi ini sangat jauh berbeda dengan laporan BPS yang menunjukan tingkat inflasi pada Maret 2026 sekitar 3,48 persen (yoy). Artinya, terdapat perbedaan sebesar 74,15 persen dibanding dengan era krisis moneter 1997/1998," kata pengajar di Universitas Muhammadiyah Bengkulu ini. 

Kemudian terkait defisit APBN yang pada kuartal I 2026 mencapai Rp 240,1 triliun, Surya menilai bahwa itu tidak dapat dijadikan patokan untuk mengukur kinerja negara dalam menjalankan kebijakan fiskal. 

Terlebih, menurutnya defisit APBN saat ini masih berada dalam kategori aman berdasarkan aturan yang berlaku. 

"UU No. 17/2003 menyatakan bahwa defisit APBN tidak boleh melebihi  3% dari PDB, sementara defisit APBN saat ini berada di angka 0,93%. Artinya, defisit masih dalam batas aman," terangnya. 

Surya sendiri melihat bahwa defisit APBN saat ini justru memang diperlukan untuk memacu ekonomi. Kebijakan kontra-siklus itu digunakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. 

"Apabila pertumbuhan ekonomi bisa tercapai maksimal, maka tingginya produktivitas akan meningkatkan pendapatan negara hingga melampui belanja negara," sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait ambang batas defisit APBN, Surya justru berpendapat kalau negara tidak seharusnya menetapkan batas berdasarkan tingkat PDB yang sedang berjalan. Hal ini akan semakin menyebabkan negara tertekan dalam melaksanakan program. 

"Negara seharusnya menentukan tingkat defisit APBN berdasarkan forecasting atau kajian feasibility sebuah program. jika ada program yang potensinya besar untuk memacu pertumbuhan ekonomi, maka defisit bisa lebih lebar dari 3% selama itu mampu meningkatkan pendapatan negara melebihi jumlah defisit," pungkasnya.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Serukan ASEAN Bangun Ketahanan Energi Proaktif, Siap Hadapi Skenario Terburuk

Prabowo Serukan ASEAN Bangun Ketahanan Energi Proaktif, Siap Hadapi Skenario Terburuk

Presiden Prabowo Subianto memberikan peringatan keras mengenai ancaman krisis energi global dalam sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Cebu
BNI Dorong Ekosistem Keuangan Digital Sekolah Al-Izhar lewat QRIS dan wondr, Hadir di Festival Melodia 2026

BNI Dorong Ekosistem Keuangan Digital Sekolah Al-Izhar lewat QRIS dan wondr, Hadir di Festival Melodia 2026

Hadir di Festival Melodia 2026, BNI menghadirkan berbagai program dan inovasi layanan keuangan digital yang disesuaikan dengan kebutuhan generasi muda dan lingkungan pendidikan.
5 Weton yang Diprediksi Paling Apes pada Tanggal 9 Mei 2026, Hindari Keluar Rumah jika Tidak Mendesak

5 Weton yang Diprediksi Paling Apes pada Tanggal 9 Mei 2026, Hindari Keluar Rumah jika Tidak Mendesak

Lima weton ini diprediksi berada dalam titik terendah mereka pada tanggal 9 Mei. Jika Anda termasuk salah satunya, sangat disarankan untuk lebih mawas diri.
Polisi Ungkap Belum Temukan Bukti Kekerasan di Kasus PRT Lompat dari Lantai 4 Indekos Benhil

Polisi Ungkap Belum Temukan Bukti Kekerasan di Kasus PRT Lompat dari Lantai 4 Indekos Benhil

Polisi menyebut belum menemukan bukti kekerasan fisik maupun verbal dalam kasus dua PRT lompat dari lantai 4 indekos di Benhil.
Dukcapil Percepat Digitalisasi Adminduk, Teguh Setyabudi Tekankan Layanan Harus Jemput Bola

Dukcapil Percepat Digitalisasi Adminduk, Teguh Setyabudi Tekankan Layanan Harus Jemput Bola

Ditjen Dukcapil Kemendagri menggelar bimtek nasional untuk memperkuat digitalisasi adminduk dan percepatan aktivasi IKD.
LPSK Siap Berikan Perlindungan Korban Kekerasan Seksual di Pati, Berharap Para Santriwati Berani Speak Up!

LPSK Siap Berikan Perlindungan Korban Kekerasan Seksual di Pati, Berharap Para Santriwati Berani Speak Up!

LPSK proaktif dalam penanganan kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) terhadap puluhan santriwati di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Pati.

Trending

Komitmen Gubernur Malut Sherly Tjoanda, bakal Bangun Rumah Layak Huni untuk Suku Togutil: Ini Bukan Modernisasi

Komitmen Gubernur Malut Sherly Tjoanda, bakal Bangun Rumah Layak Huni untuk Suku Togutil: Ini Bukan Modernisasi

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos berkomitmen Pemprov Malut akan melakukan pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat adat Suku Togutil.
KDM Tolak Keras Ajakan Bupati Bogor Bertemu Para Pengusaha Tambang, KDM Tegas Hindari Konflik Kepentingan

KDM Tolak Keras Ajakan Bupati Bogor Bertemu Para Pengusaha Tambang, KDM Tegas Hindari Konflik Kepentingan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi soroti aksi unjuk rasa ribuan eks pekerja tambang di Kantor Pemkab Bogor, Cibinong, pada Senin (4/5/2026) lalu. Sebut kalau...
Kabar Gembira untuk John Herdman, Pemain Andalan Timnas Indonesia Comeback Lebih Cepat dari Cedera ACL

Kabar Gembira untuk John Herdman, Pemain Andalan Timnas Indonesia Comeback Lebih Cepat dari Cedera ACL

Kabar baik datang dari Asnawi Mangkualam. Usai diprediksi absen panjang akibat cedera ACL, pemain andalan Timnas Indonesia itu kini sudah mengikuti latihan.
Megawati Hangestri Minta Maaf Usai Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia, Megatron Minta Doa dari Volimania

Megawati Hangestri Minta Maaf Usai Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia, Megatron Minta Doa dari Volimania

Megawati Hangestri meminta maaf kepada para penggemarnya karena memutuskan mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia untuk tampil di sejumlah ajang internasional.
Sherly Tjoanda Diminta Kasih Nama Bayi Suku Togutil, Dipilihnya Satu Kata Terinspirasi dari Karakter Disney

Sherly Tjoanda Diminta Kasih Nama Bayi Suku Togutil, Dipilihnya Satu Kata Terinspirasi dari Karakter Disney

Gubernur Malut Sherly Tjoanda diminta kasih nama bayi Suku Togutil, lalu dipilihnya satu kata yang terinspirasi dari karakter Disney, bermakna gadis pemberani.
TRENDING: Sherly Tjoanda Tahan Tawa Dengar Permintaan Pejabat, hingga Kades Hoho Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi

TRENDING: Sherly Tjoanda Tahan Tawa Dengar Permintaan Pejabat, hingga Kades Hoho Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi

Sejumlah video pejabat daerah kembali ramai diperbincangkan publik di media sosial. Mulai dari Gubernur Malut Sherly Tjoanda hingga Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.
Gubernur Sherly Tjoanda Kaget Anak-anak Tak Bisa Jawab Satu Tambah Satu, Soroti Peran Orang Tua: Mana Mamanya?

Gubernur Sherly Tjoanda Kaget Anak-anak Tak Bisa Jawab Satu Tambah Satu, Soroti Peran Orang Tua: Mana Mamanya?

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos geleng-geleng kepala anak-anak terdiam saat dikasih pertanyaan perhitungan dasar matematika viral di medsos.
Selengkapnya

Viral