News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perjuangkan Nasib Gaji Ribuan Honorer Jabar, Dedi Mulyadi Ungkap Masih Tunggu Kejelasan MenPAN-RB: Belum Dijawab

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mengaku masih belum direspon MenPAN-RB dalam menyikapi tunggakan gaji 3.823 tenaga honorer di Jabar sejak Maret 2026.
Rabu, 29 April 2026 - 04:29 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • jabarprov.go.id

Bandung, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengungkap hasil perjuangannya. Pasalnya, ribuan tenaga honorer di Jabar belum menerima bayaran gaji.

Dedi Mulyadi tidak tinggal diam. Ia mengaku sudah mengajak untuk berkomunikasi dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Indonesia (MenPAN-RB), Rini Widyantini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, Dedi Mulyadi menyampaikan dirinya belum mendapat respon. Hal ini sebagai keresahan dirinya mengenai nasib gaji 3.823 gaji honorer di sektor pendidikan di Jabar.

KDM sapaan akrabnya mengatakan, kebuntuan komunikasi terhadap pusat menjadi penghambat upayanya. Seba, Pemprov Jabar serius ingin mempercepat pencairan upah para tenaga non-PPPK.

"Saya sudah WA, Bu MenPAN-RB belum jawab," kata Dedi Mulyadi di Bandung, Selasa (28/4/2026).

Apa Saja Risiko Bayar Gaji Honorer Tanpa Ikuti Regulasi Pusat? Ini Penjelasan Dedi Mulyadi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • Antara

Dedi Mulyadi menyampaikan, tunggakan upah para guru dan tenaga kependidikan non-PPPK di Jabar memiliki risiko tinggi. Hal ini bisa mengakibatkan jeratan hukum terutama terkait administrasi keuangan negara.

KDM menginginkan adanya kejelasan mengenai pembayaran gaji. Kurang dari empat ribu honorer atau non-PPPK belum mendapat haknya di lingkungan Disdik Jabar.

Ironisnya, mereka belum menerima hak upah sejak Maret 2026. Baginya, hal ini menjadi permasalahan serius yang dikhawatirkan oleh Pemprov Jabar.

Adapun ribuan tenaga honorer belum menerima gaji di lingkungan pendidikan di Jabar, meliputi guru, tenaga tata usaha (TU), petugas kebersihan hingga penjaga sekolah.

Mantan Bupati Purwakarta ini menegaskan, kondisi kas daerah Jabar sebenarnya sangat cukup. Pemprov Jabar mampu membayarkan gaji yang tertunda untuk ribuan tenaga honorer.

Kata KDM, permasalahan utama ini tidak pada ketersediaan anggaran, melainkan terkendala akibat Surat Edaran Kementerian PAN-RB sebagai regulasi dari pemerintah pusat.

Mewakili Jabar, Dedi Mulyadi meminta kejelasan aturan. Tujuannya tidak terjadi adanya permasalahan hukum jika dilakukan oleh pemerintah daerah ke depannya.

"Kalau kita bayar tanpa dasar aturan yang jelas, nanti justru disalahkan," terangnya.

Dedi Mulyadi mengambil langkah cepat. Setidaknya mendapat surat dari MenPAN-RB untuk memperjuangkan nasib tenaga honorer di Jabar.

"Ya, saya nanti minta. Saya harus minta surat MenPAN-RB untuk Provinsi Jawa Barat, terutama bagaimana nasibnya," jelasnya.

Penilaian KDM soal Dampak Gaji Honorer yang Belum Dibayar

Mantan anggota DPR RI ini memberikan penilaian dampak besar persoalan ini. Gaji tenaga honorer yang tertahan dapat mempengaruhi aktivitas pendidikan di Jabar.

Bagi KDM, kehadiran mereka sangat penting dalam dunia pendidikan. Proses kegiatan belajar mengajar potensi terganggu, terutama dari segi operasional sekolah.

"Tidak mungkin orang bekerja tapi tidak dibayar. Ini menyangkut kemanusiaan dan keberlangsungan pendidikan," bebernya.

Maka dari itu, ia berpendapat pertemuan tatap muka begitu penting. Ia menjadikan agenda bertemu dengan MenPAN-RB harus dilakukan pada pekan ini.

Tujuan KDM bertemu pemerintah pusat agar mencari payung hukum. Selain itu, ia bisa mendapat jalan tengah guna hak para pekerja terpenuhi dengan baik tanpa dibalut melanggar aturan.

Mantan Bupati Purwakarta ini juga mendorong pemerintah daerah. KDM mendesak agar pemda wajib melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat demi menghindari hambatan terhadap tata kelola keuangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pemerintah harus berdiskusi dengan pusat guna mencari jalan tengah," mintanya.

(ant/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Janice Tjen Tersingkir Dramatis di DC Open 2026, Sempat Bikin Unggulan Kelima Kelimpungan

Janice Tjen Tersingkir Dramatis di DC Open 2026, Sempat Bikin Unggulan Kelima Kelimpungan

Perjalanan petenis muda Indonesia, Janice Tjen, di ajang WTA 500 Mubadala DC Open 2026 terpaksa harus terhenti pada babak 16 besar. Pasalnya ia tumbang dari unggulan kelima asal Rusia, Anna Kalinskaya.
Polisi Ungkap Penyebab Tewasnya Wanita di Indekos Grogol Jakbar: Pelaku Pukul Pakai Palu Empat Kali

Polisi Ungkap Penyebab Tewasnya Wanita di Indekos Grogol Jakbar: Pelaku Pukul Pakai Palu Empat Kali

Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya, AKBP Resa Fiardi Marasabessy mengatakan, penyebab tewasnya korban yakni akibat dipukul menggunakan palu berkali-kali.
Juni 2026, Arus Petikemas IPC TPK Panjang Tumbuh Signifikan hingga 73,7 Persen

Juni 2026, Arus Petikemas IPC TPK Panjang Tumbuh Signifikan hingga 73,7 Persen

Tingginya aktivitas perdagangan di wilayah Lampung dan sekitarnya, memicu peningkatan yang signifikan.
Dana Rp227 Juta Hasil Penjualan Tanah Eks Juru Kunci Raib, Warga Dusun Tanjangrono Minta Dibawa ke Jalur Hukum

Dana Rp227 Juta Hasil Penjualan Tanah Eks Juru Kunci Raib, Warga Dusun Tanjangrono Minta Dibawa ke Jalur Hukum

Polemik dugaan tidak transparannya pengelolaan dana hasil penjualan tanah eks juru kunci kembali mencuat di Dusun Tanjangrono, Desa Tanjangrono, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. 
DPR dan Ditjen Dukcapil Dorong IKD untuk Bansos Tepat Sasaran, Perkuat Digitalisasi Perlinsos

DPR dan Ditjen Dukcapil Dorong IKD untuk Bansos Tepat Sasaran, Perkuat Digitalisasi Perlinsos

Komisi II DPR RI bersama Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri terus memperkuat implementasi Digitalisasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) berbasis Infrastruktur Digital Publik (Digital Public Infrastructure/DPI).
Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Wanita di Sebuah Indekos di Grogol Jakbar

Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Wanita di Sebuah Indekos di Grogol Jakbar

Panit II Resmob Polda Metro Jaya, Iptu Dally Gumay menyebutkan pemicu terjadinya pembunuhan ini diawali saat korban melihat adanya pesan dari wanita lain di..

Trending

Tak Hanya Komentari Putusan MK, Ustaz Dasad Latif Puji PDIP

Tak Hanya Komentari Putusan MK, Ustaz Dasad Latif Puji PDIP

Ustaz Dasad Latif menyampaikan apresiasi terhadap putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang melarang penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk membiayai
Viral Wanita Muda Digerebek dalam Kamar Kalapas Waingapu, Mengaku "Adik Angkat"

Viral Wanita Muda Digerebek dalam Kamar Kalapas Waingapu, Mengaku "Adik Angkat"

Dalam video penggerebekan tersebut petugas mendapati seorang wanita belia berusia 19 tahun di dalam kamar diduga milik Kalapas Waingapu yang mengaku Adik Angkat
Update Kasus Buronan Harun Masiku, KPK Buka Peluang Sidang In Absentia

Update Kasus Buronan Harun Masiku, KPK Buka Peluang Sidang In Absentia

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana akan membuka peluang untuk melakukan mekanisme persidangan in absentia terhadap tersangka dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) Anggota DPR sekaligis buronan, Harun Masiku.
Jokowi Datang ke NTT, Relawan Ungkap Besarnya Antusiasme Masyarakat

Jokowi Datang ke NTT, Relawan Ungkap Besarnya Antusiasme Masyarakat

Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) diagendakan akan melakukan blusukan ke Nusa Tenggara Timur (NTT). Kedatangan Jokowi, langsung disambut sejumlah elemen relawan dan juga kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Ruben Onsu Dituding Selingkuh Gegara Kasur Mewah, Pengacara Langsung Tantang Penyebar Rumor!

Ruben Onsu Dituding Selingkuh Gegara Kasur Mewah, Pengacara Langsung Tantang Penyebar Rumor!

Di tengah proses penyelesaian persoalan keluarga dengan mantan istrinya, Sarwendah, Ruben Onsu kini diterpa rumor baru yang menyebut dirinya pernah berselingkuh
Pada Media Inggris, Erick Thohir Dukung Rencana FIFA Jual Hak Komersial Piala Dunia di Tengah Ancaman Boikot UEFA

Pada Media Inggris, Erick Thohir Dukung Rencana FIFA Jual Hak Komersial Piala Dunia di Tengah Ancaman Boikot UEFA

Di tengah gelombang penolakan dari sejumlah konfederasi besar, Ketua Umum PSSI Erick Thohir justru menegaskan dukungannya terhadap proyek bernilai fantastis tersebut karena dinilai dapat mempercepat pembangunan sepak bola Indonesia.
Ramalan 10 Weton Agustus 2026, Siapa Paling Ketiban Sial dan Bergelimang Hoki Selama Bulan Depan?

Ramalan 10 Weton Agustus 2026, Siapa Paling Ketiban Sial dan Bergelimang Hoki Selama Bulan Depan?

Penasaran bagaimana nasib Anda selama satu bulan ke depan? Simak ramalan sepuluh weton yang diprediksi mengalami hoki maupun kesialan di bulan Agustus 2026.
Selengkapnya

Viral