News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Frekuensi Bencana Terus Meningkat, Pakar Soroti Transformasi Wacana Kebijakan

Indonesia yang menjadi negara kepulauan terbilang memiliki tingkat kerawanan terjadi bencana alam.
Kamis, 30 April 2026 - 22:24 WIB
Frekuensi Bencana Terus Meningkat, Pakar Soroti Transformasi Wacana Kebijakan
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Indonesia yang menjadi negara kepulauan terbilang memiliki tingkat kerawanan terjadi bencana alam.

Sorotan dalam penanganan bencana di Indonesia tak luput menjadi perhatian para pakar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Guru Besar Antropologi Ekologi Budi Luhur University, Prudensius Maring mengatakan frekuensi bencana yang terus meningkat tidak bisa lagi semata-mata dilabeli sebagai bencana alam. 

Menurutnya cara pandang tersebut memengaruhi kebijakan yang diambil pemerintah.

“Ketika semua dianggap bencana alam, kita cenderung pasif dan hanya fokus pada penanganan dampak. Padahal, banyak bencana berkaitan erat dengan aktivitas manusia seperti deforestasi dan eksploitasi lingkungan,” kata Prudensius pada kegaiatan diskusi di Budi Luhur University, Jakarta Selatan, Kamis (30/04/2026).

Prudensius menekankan pentingnya transformasi wacana dalam melihat bencana melalui peran manusia dalam kebijakan yang diambil.

Semisal, kata Prudensius, relokasi permanen warga dari kawasan rawan hingga penghentian izin eksploitasi di wilayah berisiko.

“Mitigasi sangat ditentukan oleh cara pandang. Kalau dilihat sebagai akibat kesalahan tata kelola, maka solusinya juga harus menyasar kebijakan, bukan sekadar evakuasi sementara,” katanya.

Hal senada dikatakan, Ketua Komisi Ilmu Pengetahuan Dasar Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI), Jatna Supriatna.

Jatna mengungkap pentingnya memahami tingkat kerentanan atau vulnerability di setiap daerah yang berbeda-beda.

Ia juga menjelaskan sejumlah bencana di Indonesia merupakan kombinasi antara faktor alam dan aktivitas manusia. 

Di Sumatera misalnya, kata Jatna, bencana ini diperparah oleh deforestasi, sedangkan di Riau lebih didominasi oleh bencana akibat ulah manusia seperti pengeringan lahan gambut.

“Gambut yang dikeringkan menjadi sangat mudah terbakar, seperti bahan bakar. Ini contoh jelas bencana antroposen,” ujarnya.

Sementara itu di Flores, bencana dipicu oleh faktor alam seperti siklon, namun diperparah oleh kondisi tanah yang kering dan minim vegetasi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun di Papua, kerusakan lingkungan akibat pembukaan lahan dinilai menjadi faktor dominan meningkatnya risiko bencana.

Jatna menegaskan bahwa Indonesia tidak bisa menggeneralisasi semua bencana sebagai fenomena alam semata. Ia juga menyoroti pentingnya pemetaan risiko sejak awal dan penguatan mitigasi berbasis sains.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

UNPAM Kampus Kota Serang Tekankan Strategi, Empati, dan Profesionalisme Mahasiswa

UNPAM Kampus Kota Serang Tekankan Strategi, Empati, dan Profesionalisme Mahasiswa

Alfatha Abda, mengatakan kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang pembelajaran bagi mahasiswa
Ditemukan Rekening Penampung, KPK Dalami Dugaan Setoran dari Sejumlah Kantah ke Kanwil BPN Jawa Timur

Ditemukan Rekening Penampung, KPK Dalami Dugaan Setoran dari Sejumlah Kantah ke Kanwil BPN Jawa Timur

KPK mendalami soal dugaan setoran-setoran yang dilakukan sejumlah Kantor Pertanahan ke Kantor Wilayah BPN Jawa Timur.
Rekap Hasil UEFA Nations League A, Selasa (29/09/2026): Italia Pesta Gol, Prancis Belum Terkalahkan

Rekap Hasil UEFA Nations League A, Selasa (29/09/2026): Italia Pesta Gol, Prancis Belum Terkalahkan

Italia meraih kemenangan meyakinkan atas Turkiye pada matchday kedua UEFA Nations League A Grup 1 2026/27. Ini jadi kemenangan perdana pelatih Roberto Mancini.
Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Diduga Lecehkan Siswi, Terjadi saat Korban Kelas 4 SD hingga 1 SMP

Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Diduga Lecehkan Siswi, Terjadi saat Korban Kelas 4 SD hingga 1 SMP

Seorang oknum guru bergelar ustaz di salah satu sekolah internasional di Serpong, Tangerang Selatan, diduga melakukan pelecehan terhadap seorang siswi. Ini kata polisi.
Padahal Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Bek Malaysia Bangga Bisa Tahan Imbang Skuad Garuda: Sulit Tundukkan Garuda

Padahal Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Bek Malaysia Bangga Bisa Tahan Imbang Skuad Garuda: Sulit Tundukkan Garuda

Bek Timnas Malaysia, Dion Cools, tetap bangga meski Harimau Malaya gagal menang atas Timnas Indonesia dalam lanjutan FIFA ASEAN Cup 2026.
172 Peserta PPDS Unair Mual, Muntah hingga Pusing Usai Ikuti Pradik, Sampel Makanan Diperiksa

172 Peserta PPDS Unair Mual, Muntah hingga Pusing Usai Ikuti Pradik, Sampel Makanan Diperiksa

172 Peserta PPDS Unair mengalami mual, muntah hingga pusing setelah mengikuti kegiatan pra-pendidikan di RSUD Dr. Soetomo pada Senin (28/9/2026).

Trending

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia gagal menang atas Malaysia, tetapi kokohnya pertahanan Garuda membuat Tan Cheng Hoe terpukau hingga melontarkan pujian usai laga.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Saingi Timnas Indonesia untuk Tiket ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Malaysia Mengeluh Jelang Hadapi Singapura

Saingi Timnas Indonesia untuk Tiket ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Malaysia Mengeluh Jelang Hadapi Singapura

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengeluhkan keputusan untuk pertandingan melawan Singapura. Mereka berada dalam posisi diunggulkan ketimbang Timnas Indonesia dalam perebutan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026.
Selengkapnya

Viral