News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Peneliti Sebut DPN Perlu Imbangi Kerahasiaan dan Prinsip Pengawasan

Dewan Pertahanan Nasional (DPN) yang dibentuk melalui Peraturan Presiden Nomor 202 Tahun 2024 turut menjadi sorotan.
Selasa, 5 Mei 2026 - 03:59 WIB
Peneliti Sebut DPN Perlu Imbangi Kerahasiaan dan Prinsip Pengawasan
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Dewan Pertahanan Nasional (DPN) yang dibentuk melalui Peraturan Presiden Nomor 202 Tahun 2024 turut menjadi sorotan.

Peneliti kebijakan publik dan tata kelola pemerintahan, Gian Kasogi menilai DPN dibentuk dengan tujuan memperkuat koordinasi, mempercepat pengambilan kebijakan, serta meningkatkan kesiap-siagaan nasional. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia memaparkan karakter kerja DPN yang bersifat tertutup dinilai perlu mengimbangi dengan prinsip akuntabilitas meski kerahasiaan dalam sektor pertahanan memang diperlukan.

"Keamanan negara dan kerahasian negara dalam kebijakan strategis tetap harus diketahui publik dengan mekanisme pengawasan. Karena bukan informasi yang dikecualikan menurut UUD NRI 1945," kata Gian dalam diskusi bertajuk 'Menakar Keberadaan Dewan Pertahanan Nasional: Perspektif Politik Hukum, Supremasi Sipil, dan Tata Kelola Kelembagaan', Jakarta, Senin (4/5/2026).

Selain itu, Gian menyebut pengawasan terhadap DPN masih menjadi persoalan mengingat akses DPR terhadap proses internal masih terbatas serta ruang kontrol publik relatif minim. 

Ia mengingatkan bahwa lemahnya pengawasan berpotensi membuka ruang penyimpangan kekuasaan.

"Konsep kerja sama sipil-militer yang idealnya menempatkan aktor sipil sebagai pengendali utama. Namun, kita melihat adanya indikasi pergeseran dalam praktik DPN saat ini. Dominasi Kementerian Pertahanan dalam struktur dan operasional berpotensi mengubah relasi kekuasaan, dari mekanisme checks and balances menjadi kecenderungan sentralisasi baru," katanya.

Di sisi lain, Gian turut serta menyorot posisi Presiden RI, Prabowo Subianto sebagai Ketua DPN. 

Menurutnya secara formal Presiden memegang kendali, namun jika aspek operasional dan informasi terpusat di kementerian, peran tersebut berpotensi menjadi simbolis.

Gian menyebut situasi ini sebagai pemisahan antara kewenangan formal dan kendali substantif. 

Ia menilai kondisi tersebut berisiko dalam sistem demokrasi karena dapat menggeser kontrol kebijakan strategis kepada pihak yang tidak dipilih langsung oleh rakyat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kritik tersebut bukan bentuk penolakan terhadap DPN. Indonesia tetap membutuhkan sistem pertahanan yang kuat, tetapi harus dibangun dengan prinsip keseimbangan kekuasaan dan akuntabilitas," tutur Gian.

Sementara, Akademisi Ilmu Politik Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Firdaus Syam mengatakan DPN merupakan lembaga strategis untuk memberikan pertimbangan dan merumuskan kebijakan pertahanan negara. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ikut Serta Satgas PKH, Militer Diingatkan Tak Lupa Akan Pertahanan Negara

Ikut Serta Satgas PKH, Militer Diingatkan Tak Lupa Akan Pertahanan Negara

Peran militer yang turut dilibatkan dalam Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) turut disorot publik.
Salah Ucap saat Beri Sambutan di Depan Jemaah Calon Haji, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Maaf, Saya Belum Tidur

Salah Ucap saat Beri Sambutan di Depan Jemaah Calon Haji, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Maaf, Saya Belum Tidur

Gubernur Malut Sherly Tjoanda salah ucap kata saat hendak melepas jemaah calon haji Maluku Utara dari embarkasi 13 Makassar yang hendak bertolak ke tanah suci.
Menangis di Hadapan KDM, Pedagang Kios Ungkap Detik-Detik Sebelum Kiosnya Hangus Terbakar saat Ricuh May Day Bandung

Menangis di Hadapan KDM, Pedagang Kios Ungkap Detik-Detik Sebelum Kiosnya Hangus Terbakar saat Ricuh May Day Bandung

Menangis di hadapan Deid Mulyadi (KDM), pedagang kios yang jadi korban kerusuhan May Day Bandung ungkap detik-detik sebelum kiosnya hangus terbakar.
Menhub Minta Publik Bersabar Tunggu Hasil Investigasi KNKT Soal Tragedi Kereta di Bekasi

Menhub Minta Publik Bersabar Tunggu Hasil Investigasi KNKT Soal Tragedi Kereta di Bekasi

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meminta semua pihak untuk memberikan ruang kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terkait investigasi tragedi kereta di Bekasi.
Tim Gabungan Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota KKB di Dekai Yahukimo, Terlibat Kasus Pembunuhan

Tim Gabungan Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota KKB di Dekai Yahukimo, Terlibat Kasus Pembunuhan

Personel gabungan dari Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo mengamankan dua anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang terafiliasi dengan Batalyon Yamue, Kodap XVI Yahukimo. 
Niat dr Richard Lee Mualaf Diragukan, Doktif Bongkar Kelakuan DRL dalam Tahanan Sejak Sebulan Lalu

Niat dr Richard Lee Mualaf Diragukan, Doktif Bongkar Kelakuan DRL dalam Tahanan Sejak Sebulan Lalu

Dokter Detektif atau akrab disapa Doktif meragukan niat dr Richard Lee Mualaf, bahkan sebelum ramainya kabar dicabutnya sertifikat mualaf oleh Hanny Kristianto

Trending

Media Belanda Tak Habis Pikir, Baru Semusim di Inggris, Gelandang Berdarah Indonesia Rp1 Triliun Jadi Incaran Raksasa Italia

Media Belanda Tak Habis Pikir, Baru Semusim di Inggris, Gelandang Berdarah Indonesia Rp1 Triliun Jadi Incaran Raksasa Italia

Nasib Tijjani Reijnders di Man City mulai jadi tanda tanya besar. Baru semusim merumput di Liga Inggris, gelandang berdarah Indonesia itu kini diincar Juventus.
Hanny Kristianto Pernah Sebut dr Richard Lee Masih Satu Gereja dengan Adiknya Meski Telah Mualaf

Hanny Kristianto Pernah Sebut dr Richard Lee Masih Satu Gereja dengan Adiknya Meski Telah Mualaf

Status mualaf dr Richard Lee hingga kini masih menjadi polemik. Kini sertifikat Mualaf milik dokter kecantikan itu telah resmi dicabut oleh Hanny Kristianto.
Tim dr Richard Lee Speak Up, Bongkar Kejadian Sebelum Koh Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualaf

Tim dr Richard Lee Speak Up, Bongkar Kejadian Sebelum Koh Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualaf

Tak tinggal diam, tim dr Richard Lee speak up, ungkap kejadian sebelum Koh Hanny Kristianto umumkan mencabut sertifikat mualaf.
Bikin Haru, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Nikah Pasangan Disabilitas di KUA Bandung, Pesannya Singkat tapi Jelas

Bikin Haru, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Nikah Pasangan Disabilitas di KUA Bandung, Pesannya Singkat tapi Jelas

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hadir menjadi saksi pernikahan pasangan penyandang disabilitas tuna rungu, Naila Puja Rislani dan Muhammad Sayyid Az Zahiri.
Kabar Rizky Ridho akan Abroad Ternyata Sungguhan? Kapten Persija Disebut Hampir Gabung Klub Eropa Milik Pengusaha Indonesia

Kabar Rizky Ridho akan Abroad Ternyata Sungguhan? Kapten Persija Disebut Hampir Gabung Klub Eropa Milik Pengusaha Indonesia

Bukan sekadar spekulasi belaka, pengamat sepak bola sebut kapten Persija Jakarta Rizky Ridho hampir merapat ke klub Eropa yang dimiliki pengusaha Indonesia.
Doktif Blak-blakan Timpali Klarifikasi Pihak Dokter Richard Lee Soal Sertifikat Mualaf yang Dicabut Hanny Kristianto

Doktif Blak-blakan Timpali Klarifikasi Pihak Dokter Richard Lee Soal Sertifikat Mualaf yang Dicabut Hanny Kristianto

Pernyataan dr Richard Lee usai sertifikat mualafnya dicabut Hanny Kristianto lewat MCI ditanggapi sinis oleh Doktif atau Dokter Detektif di media sosialnya
Tak Ingin Tragedi Kereta Bekasi Terulang, Dedi Mulyadi Perintahkan Seluruh Bupati-Wali Kota Bangun Palang Kereta Api Sesegera Mungkin

Tak Ingin Tragedi Kereta Bekasi Terulang, Dedi Mulyadi Perintahkan Seluruh Bupati-Wali Kota Bangun Palang Kereta Api Sesegera Mungkin

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mengambil langkah tegas guna meminimalisir risiko kecelakaan di perlintasan sebidang kereta api. 
Selengkapnya

Viral