News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

P3M Dorong Kebijakan Tembakau Berkeadilan, Soroti Regulasi yang Dinilai Mengancam Industri dan Pekerja

PP 28/2024 dinilai melampaui mandat pengaturan, terutama mengenai bahan tambahan produk tembakau, pembatasan kadar nikotin dan tar, serta penyeragaman kemasan rokok.
Kamis, 14 Mei 2026 - 14:22 WIB
Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) menggelar diskusi bertajuk “Menyoal Pelarangan Bahan Tambahan dalam Produk Tembakau” di Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOenews.com - Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Menyoal Pelarangan Bahan Tambahan dalam Produk Tembakau” di Hotel Acacia, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Forum ini menghadirkan sejumlah pihak, mulai dari pakar farmasi, akademisi hukum, ulama, hingga perwakilan industri dan masyarakat pertembakauan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kegiatan ini menjadi ruang diskusi untuk menyampaikan berbagai masukan terkait aturan turunan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024.

Regulasi ini dinilai melampaui mandat pengaturan, terutama mengenai bahan tambahan produk tembakau, pembatasan kadar nikotin dan tar, serta penyeragaman kemasan rokok.

Berbagai ketentuan tersebut disebut memicu penolakan dari sejumlah pemangku kepentingan yang terdampak langsung.

Karena itu, hasil diskusi akan dirumuskan menjadi rekomendasi kebijakan yang nantinya disampaikan kepada pemerintah, khususnya Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Kesehatan, dan BPOM.

Direktur P3M, KH. Sarmidi Husna, MA., menegaskan bahwa kebijakan mengenai produk tembakau tidak seharusnya hanya dipandang dari sisi kesehatan.

“Kebijakan pelarangan bahan tambahan harus mempertimbangkan dampak sosial, ekonomi, serta keberlangsungan hidup masyarakat yang bergantung pada sektor pertembakauan,” ujarnya.

Ia menambahkan, penyusunan kebijakan perlu didasarkan pada data yang komprehensif serta dialog lintas sektor agar menghasilkan aturan yang adil dan proporsional.

Kekhawatiran Dampak Ekonomi

Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai pandangan dari peserta halaqah. Mereka menilai aturan turunan PP Nomor 28 Tahun 2024 berpotensi mengganggu keberlangsungan usaha dan mata pencaharian masyarakat yang bergantung pada sektor tembakau.

Peserta menilai sejumlah rancangan aturan yang tengah disusun dapat melemahkan industri tembakau nasional.

Mereka menyebut sektor ini menyerap sekitar 6 juta tenaga kerja dan menjadi sumber penghidupan bagi lebih dari 24 juta masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, industri tembakau juga dinilai memiliki kontribusi signifikan terhadap penerimaan negara melalui cukai yang mencapai ratusan triliun rupiah setiap tahun.

Peserta turut menyoroti rencana pembatasan kadar nikotin dan tar serta larangan bahan tambahan dalam produk tembakau. Kebijakan tersebut dinilai berpotensi menghambat keberlangsungan industri rokok kretek nasional yang selama ini menjadi penopang ekonomi masyarakat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jonatan Christie Gagal Juara Indonesia Open 2026, Akui Tak Mampu Atasi Tekanan di Final

Jonatan Christie Gagal Juara Indonesia Open 2026, Akui Tak Mampu Atasi Tekanan di Final

Jonatan Christie gagal memenuhi harapan publik tuan rumah setelah takluk dari Victor Lai di laga final Indonesia Open 2026.
Jelang Hadapi Mozambik, Timnas Indonesia Dapat Kabar Kurang Baik: Justin Hubner Absen Latihan, John Herdman Ambil Langkah Pencegahan

Jelang Hadapi Mozambik, Timnas Indonesia Dapat Kabar Kurang Baik: Justin Hubner Absen Latihan, John Herdman Ambil Langkah Pencegahan

Timnas Indonesia mendapat kabar kurang menggembirakan setelah bek andalan Justin Hubner harus menepi dari latihan karena masih menjalani pemulihan cedera
Rumah Digeledah KPK, Mobil Sport Milik Silmy Karim Disita

Rumah Digeledah KPK, Mobil Sport Milik Silmy Karim Disita

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan terhadap rumah Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim di Jakarta Selatan.
Klasemen MotoGP 2026 Usai GP Hungaria: Marc Marquez Melesat Tembus 5 Besar

Klasemen MotoGP 2026 Usai GP Hungaria: Marc Marquez Melesat Tembus 5 Besar

Klasemen MotoGP 2026 usai GP Hungaria, di mana Marc Marquez (Ducati Lenovo) berhasil melesat tembus posisi lima besar usai menjadi juara di Sirkuit Balaton Park pada Minggu (7/6/2026).
Sinyal Inter Milan Bakal Dapat Rekrutan Baru, Bek Idaman Ogah Lirik Klub Lain dan Cuma Mau Gabung Nerazzurri

Sinyal Inter Milan Bakal Dapat Rekrutan Baru, Bek Idaman Ogah Lirik Klub Lain dan Cuma Mau Gabung Nerazzurri

Inter Milan melakukan berbagai manuver untuk memperkuat lini belakang pada bursa transfer musim panas ini. Oumar Solet muncul sebagai target utama Nerazzurri.
Sufmi Dasco Targetkan RUU Ketenagakerjaan Rampung Oktober 2026

Sufmi Dasco Targetkan RUU Ketenagakerjaan Rampung Oktober 2026

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad jelaskan, pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan yang baru ditargetkan rampung paling lambat pada Oktober

Trending

Menteri HAM Usul Jabatan Utama Polri Diisi Warga Sipil, Kapolri Lontarkan Respons Menohok soal Pernyataan Pigai

Menteri HAM Usul Jabatan Utama Polri Diisi Warga Sipil, Kapolri Lontarkan Respons Menohok soal Pernyataan Pigai

Publik soroti pernyataan Menteri HAM Natalius Pigai terkait usulannya soal jabatan Utama Polri diisi warga sipil. Bahkan awalnya ia mengusulkan agar RUU Polri
Sebanyak 84 Peserta P3N Angkatan XXVII Lemhannas RI Resmi Lulus, Eks Ketum GMNI Tercatat Jadi Lulusan Termuda

Sebanyak 84 Peserta P3N Angkatan XXVII Lemhannas RI Resmi Lulus, Eks Ketum GMNI Tercatat Jadi Lulusan Termuda

Lemhannas RI resmi menutup P3N Angkatan XXVII dan menetapkan sebanyak 84 peserta lulus setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan.
Purbaya Patahkan Tudingan MBG dan Kopdes Bebani APBN, Menkeu Bocorkan Fakta-fakta Mencengangkan

Purbaya Patahkan Tudingan MBG dan Kopdes Bebani APBN, Menkeu Bocorkan Fakta-fakta Mencengangkan

Narasi negative terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) terus mencuat hingga tudingan terkait program MBG dan Kopdes bebani APBN.
Jelang Tantang Timnas Indonesia, Pelatih Mozambik Bongkar Kondisi Tak Ideal Skuad Besutannya

Jelang Tantang Timnas Indonesia, Pelatih Mozambik Bongkar Kondisi Tak Ideal Skuad Besutannya

Skuad Mozambik mulai mempersiapkan diri secara serius jelang hadapi Timnas Indonesia dalam agenda FIFA Matchday Juni 2026. Sang pelatih ungkap kondisi timnya.
DPC Peradi Bekasi Raya Canangkan Kolaborasi Bidang Hukum

DPC Peradi Bekasi Raya Canangkan Kolaborasi Bidang Hukum

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Peradi Bekasi Raya resmi mengukuhkan kepemimpinan barunya.
Bung Binder Pasang Badan untuk John Herdman, Geram Timnas Indonesia Masih Diributkan soal Pemain Titipan

Bung Binder Pasang Badan untuk John Herdman, Geram Timnas Indonesia Masih Diributkan soal Pemain Titipan

Bung Binder pasang badan untuk John Herdman usai Timnas Indonesia mengalahkan Oman 3-0. Ia meminta publik berhenti meributkan isu pemain titipan.
Media Vietnam Tak Habis Pikir dengan Mathew Baker, Baru Debut Sudah Pecahkan Rekor di Timnas Indonesia

Media Vietnam Tak Habis Pikir dengan Mathew Baker, Baru Debut Sudah Pecahkan Rekor di Timnas Indonesia

Media Vietnam beri sorotan penuh pada satu nama yang mencuri panggung dalam laga Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday. Tak habis pikir dengan rekornya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT