GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Proyek Industri Fatty Amine di Bontang Jadi Peluang Investasi Strategis Kaltim

Peluang investasi sektor hilirisasi industri di Kota Bontang kembali diperkenalkan kepada investor nasional maupun internasional melalui proyek pengembangan industri Fatty Amine yang masuk dalam skema Investment Project Ready to Offer (IPRO). 
Kamis, 14 Mei 2026 - 22:17 WIB
Peluang investasi sektor hilirisasi industri di Kota Bontang kembali diperkenalkan kepada investor nasional maupun internasional.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Peluang investasi sektor hilirisasi industri di Kota Bontang kembali diperkenalkan kepada investor nasional maupun internasional melalui proyek pengembangan industri Fatty Amine yang masuk dalam skema Investment Project Ready to Offer (IPRO). 

Proyek tersebut menjadi salah satu peluang investasi strategis yang dipromosikan sebagai bagian dari penguatan industri hilir berbasis sumber daya alam di Kalimantan Timur. Kehadiran proyek ini diharapkan mampu memperluas rantai industri pengolahan kelapa sawit sekaligus mengurangi ketergantungan impor bahan kimia industri di dalam negeri. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan profil proyek, industri Fatty Amine direncanakan dibangun di kawasan Kaltim Industrial Estate Bontang dengan nilai investasi mencapai sekitar Rp1,88 triliun. Kawasan tersebut dinilai strategis karena berada dekat dengan pelabuhan, kawasan industri, serta didukung konektivitas logistik dan infrastruktur energi di Kota Bontang. Fatty Amine sendiri merupakan produk turunan kelapa sawit yang memiliki nilai tambah tinggi dan banyak digunakan dalam berbagai industri consumer goods. 

Produk tersebut dimanfaatkan sebagai bahan baku pelembut pakaian, deterjen, produk pembersih rumah tangga, kosmetik, hingga kebutuhan industri kimia lainnya. Permintaan pasar terhadap produk ini dinilai terus meningkat, baik di dalam negeri maupun global. Data proyek menunjukkan kebutuhan Fatty Amine domestik saat ini masih dipenuhi melalui impor sehingga peluang pengembangan industri dalam negeri dinilai sangat terbuka. 

Sementara itu, permintaan pasar global terhadap Fatty Amine pada 2022 tercatat mencapai sekitar 1,7 juta ton dan diperkirakan terus bertumbuh hingga 2029 dengan rata-rata pertumbuhan tahunan (compound annual growth rate/CAGR) sebesar 6,6 persen. Selain memiliki prospek pasar yang besar, proyek ini juga menawarkan indikator kelayakan f inansial yang dinilai menarik bagi investor. Nilai Internal Rate of Return (IRR) tercatat sebesar 16,28 persen dengan Net Present Value (NPV) mencapai Rp743 miliar. 

Adapun periode pengembalian investasi (payback period) diproyeksikan sekitar delapan tahun. Dalam pengembangannya, proyek industri ini dirancang memiliki kapasitas produksi Fatty Amine sebesar 20 ribu ton per tahun dan gliserol sekitar 4 ribu ton per tahun. Kebutuhan bahan baku utama meliputi CPO/CPKO sekitar 24.500 ton per tahun dan amonia sekitar 3.000 ton per tahun. 

Pengembangan industri tersebut juga dinilai memiliki keunggulan strategis karena berada di wilayah yang dekat dengan produsen amonia dan kawasan industri petrokimia di Kota Bontang. Selain itu, Kalimantan Timur juga dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kelapa sawit terbesar di Indonesia sehingga dinilai mampu mendukung keberlanjutan pasokan bahan baku. Tidak hanya berfokus pada aspek industri, konsep pengembangan kawasan proyek juga diarahkan pada penerapan industri berkelanjutan dan ramah lingkungan. 

Dalam rencana pengembangan kawasan, disiapkan area terbuka hijau, penggunaan panel surya, konsep green architecture, hingga penerapan sistem smart building. Langkah tersebut sejalan dengan upaya pengembangan industri modern yang mendukung target pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada sektor industri, inovasi, energi bersih, dan pembangunan kawasan berkelanjutan. 

Kepala DPMPTSP Kota Bontang menjelaskan bahwa keberadaan proyek ini diharapkan tidak hanya mendorong peningkatan investasi di Kota Bontang, tetapi juga memperkuat posisi Kalimantan Timur sebagai pusat hilirisasi industri berbasis sumber daya alam di Indonesia.  

“Selain membuka peluang ekspor produk bernilai tambah, proyek tersebut juga diproyeksikan mampu menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, serta memperkuat daya saing industri nasional” Jelas Kepala DPMPTSP Kota Bontang.(chm) 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej menyebut Rancangan Undang-Undang (RUU) Dwi Kewarganegaraan Terbatas dan Khusus sedang disusun.
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Guna meningkatkan keunggulan kompetitif di industri pelumas dalam negeri, PT Pertamina Lubricants terus mengoptimalkan pengoperasian fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mutakhir.
Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. 

Trending

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Guna meningkatkan keunggulan kompetitif di industri pelumas dalam negeri, PT Pertamina Lubricants terus mengoptimalkan pengoperasian fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mutakhir.
Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. 
Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah mengungkap adanya informasi tambahan yang ia berikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej menyebut Rancangan Undang-Undang (RUU) Dwi Kewarganegaraan Terbatas dan Khusus sedang disusun.
Selengkapnya

Viral