5 Penyakit Degeneratif yang Perlu Diwaspadai Lansia
- Unsplash/Robina Weermeijer
Jakarta, tvOnenews.com - Penyakit degeneratif masih menjadi salah satu tantangan kesehatan terbesar yang dihadapi masyarakat Indonesia, terutama pada kelompok lanjut usia.
Seiring bertambahnya usia, fungsi organ tubuh mengalami penurunan sehingga risiko berbagai penyakit kronis meningkat, mulai dari stroke, gangguan saraf, diabetes, hipertensi, hingga kelainan sendi.
Data Kementerian Kesehatan menunjukkan stroke masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia.
Karena itu, deteksi dini dan diagnosis yang tepat menjadi faktor penting untuk mencegah komplikasi yang lebih berat dan meningkatkan peluang pemulihan pasien.
Berikut beberapa penyakit degeneratif yang perlu mendapatkan perhatian lebih.
1. Stroke
Stroke terjadi ketika aliran darah menuju otak terganggu akibat penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah. Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan jaringan otak dalam hitungan menit dan berisiko menimbulkan kecacatan permanen hingga kematian.
Gejala yang perlu diwaspadai antara lain wajah mencong, kelemahan pada salah satu sisi tubuh, kesulitan berbicara, hingga gangguan penglihatan secara mendadak.
2. Gangguan Saraf
Gangguan saraf dapat menyerang sistem saraf pusat maupun perifer. Keluhannya beragam, mulai dari kesemutan, mati rasa, nyeri kronis, gangguan keseimbangan, hingga penurunan kemampuan bergerak.
Jika tidak ditangani dengan baik, gangguan saraf dapat mengurangi kualitas hidup dan membatasi aktivitas sehari-hari.
3. Diabetes
Diabetes merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah. Penyakit ini sering berkembang secara perlahan tanpa gejala yang jelas pada tahap awal.
Padahal, diabetes yang tidak terkontrol dapat menyebabkan komplikasi serius seperti kerusakan ginjal, gangguan penglihatan, penyakit jantung, dan kerusakan saraf.
4. Hipertensi
Hipertensi atau tekanan darah tinggi dikenal sebagai "silent killer" karena sering tidak menimbulkan gejala. Meski demikian, kondisi ini menjadi faktor risiko utama stroke, penyakit jantung koroner, hingga gagal ginjal.
Pemeriksaan tekanan darah secara rutin dan penerapan gaya hidup sehat menjadi langkah penting untuk mengendalikan penyakit ini.
5. Kelainan Sendi
Kelainan sendi seperti osteoartritis banyak ditemukan pada kelompok lansia. Kondisi ini menyebabkan nyeri, kekakuan, dan keterbatasan gerak yang dapat mengganggu aktivitas harian.
Deteksi dini dan penanganan yang tepat dapat membantu memperlambat kerusakan sendi serta menjaga kualitas hidup pasien.
Deteksi Dini Jadi Kunci
Dalam kegiatan health talk dan peluncuran layanan MRI 1,5 Tesla, Tim Dokter Spesialis Penyakit Dalam RS Puri Cinere, yang menjadi narasumber dalam kegiatan edukasi kesehatan bagi lansia menekankan bahwa banyak penyakit degeneratif dapat ditangani lebih baik apabila terdeteksi sejak awal.
Pemeriksaan penunjang yang akurat memungkinkan dokter mengetahui kondisi pasien secara lebih detail sehingga terapi dapat diberikan lebih cepat dan tepat sasaran.
Direktur RS Puri Cinere, dr. Putri Nadia, MARS juga mengatakan bahwa kehadiran teknologi diagnostik terbaru diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang lebih komprehensif.
"Kami berharap masyarakat dapat memperoleh akses pemeriksaan diagnostik yang lebih lengkap, cepat, dan akurat tanpa harus pergi jauh. Kami juga ingin terus menghadirkan layanan kesehatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Putri Nadia.
Selain itu, sebanyak 120 peserta lansia mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis berupa USG abdomen dan rontgen lutut.
Load more