News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ditahan Polda Metro Jaya, Kuasa Hukum Ungkap Kondisi Kesehatan Komang Memburuk

Polda Metro Jaya menahan Komang Ani Susana sosok perempuan berusia 69 tahun meski disebut telah memenangkan sengketa kepemilikan tanah melawan perusahaan pengembang hingga tingkat Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agung.
Kamis, 4 Juni 2026 - 04:55 WIB
Ilustrasi hukum
Sumber :
  • Freepik

Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya menahan Komang Ani Susana sosok perempuan berusia 69 tahun meski disebut telah memenangkan sengketa kepemilikan tanah melawan perusahaan pengembang hingga tingkat Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agung.

Kuasa hukum Komang, Rizal Nusi menilai penahanan tersebut sebagai ironi dalam penegakan hukum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasalnya, kata Rizal, Komang justru berstatus tersangka dalam perkara dugaan pemalsuan surat keterangan kelurahan yang sebelumnya telah menjadi bagian dari pembuktian dalam perkara perdata dan dinyatakan sah oleh pengadilan.

"Dokumen yang dipersoalkan saat ini telah diuji dalam persidangan perdata dan menjadi bagian dari putusan yang berkekuatan hukum tetap. Karena itu, kami melihat adanya indikasi kriminalisasi terhadap klien kami," ujar Rizal Nusi dalam keterangan tertulis pada Selasa (2/6/2026).

Kubu Komang lantas mengajukan permohonan perlindungan hukum kepada sejumlah institusi penegak hukum, yakni Jaksa Agung RI, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum), Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas), serta Kepala Kejaksaan Tinggi Banten.

Mereka meminta kejaksaan menolak berkas perkara secara permanen atau menerbitkan status P-19 sehingga proses penyidikan tidak dapat dilanjutkan.

Selain mempersoalkan aspek hukum, tim kuasa hukum juga menyoroti kondisi kesehatan Komang yang disebut terus menurun selama menjalani masa penahanan.

Menurut mereka, Komang telah didiagnosis menderita glaukoma stadium lanjut sejak 2023.

Penyakit tersebut mengancam fungsi penglihatannya apabila tidak mendapatkan perawatan dan pengobatan secara rutin.

"Tanpa penggunaan obat tetes mata secara berkala dan pengawasan medis yang memadai, klien kami berisiko mengalami kebutaan permanen," kata Rizal Nusi.

Tak hanya itu, Komang juga disebut mengidap gangguan jantung jenis Right Bundle Branch Block (RBBB), kondisi yang memengaruhi sistem kelistrikan jantung dan dapat menimbulkan keluhan seperti jantung berdebar, mudah lelah, pusing, hingga sesak napas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keluarga mengaku khawatir kondisi kesehatan lansia tersebut semakin memburuk selama berada dalam tahanan.

"Kekhawatiran terbesar kami saat ini bukan lagi soal sengketa tanah, tetapi kesehatan Ibu Komang. Kami takut beliau kehilangan penglihatannya secara permanen sebelum bisa kembali ke rumah," jelasnya.(raa)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prajurit Kopassus jadi Tersangka Usai Tak Sengaja Tembak Temannya hingga Tewas

Prajurit Kopassus jadi Tersangka Usai Tak Sengaja Tembak Temannya hingga Tewas

Indra melanjutkan saat ini pihak Kopassus telah melakukan berbagai upaya penyelidikan mulai dari olah TKP, memeriksa beberapa saksi, dan mengambil rekaman CCTV.
Bukan Suporter Bola, Polisi Amankan Terduga Pelaku Pembacokan Bobotoh Persib, Ini Penjelasan Kapolres

Bukan Suporter Bola, Polisi Amankan Terduga Pelaku Pembacokan Bobotoh Persib, Ini Penjelasan Kapolres

Kasus tewasnya seorang bobotoh Persib Bandung berusia 16 tahun di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi sorotan publik. Kapolres Bogor amankan terduga pelaku.
Justin Hubner Menggila di Liga Belanda, Fortuna Sittard Tak Terkalahkan dalam 4 Laga saat Bek Timnas Indonesia Jadi Starter

Justin Hubner Menggila di Liga Belanda, Fortuna Sittard Tak Terkalahkan dalam 4 Laga saat Bek Timnas Indonesia Jadi Starter

‎Penampilan Justin Hubner bersama Fortuna Sittard semakin mencuri perhatian setelah dirinya konsisten mendapatkan penilaian tinggi.
‎Timnas Indonesia U-15 Hadapi Moldova di Babak 32 Besar Piala Dunia U-15 2026, Erick Thohir Beri Pesan Khusus

‎Timnas Indonesia U-15 Hadapi Moldova di Babak 32 Besar Piala Dunia U-15 2026, Erick Thohir Beri Pesan Khusus

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan suntikan motivasi kepada para pemain Timnas Indonesia U-15 menjelang pertandingan menghadapi Moldova di Piala Dunia U-15 dan Festival 2026.
Kepada Media Internasional, Mitchell Baker Bicara Jujur usai Disamakan dengan Erling Haaland

Kepada Media Internasional, Mitchell Baker Bicara Jujur usai Disamakan dengan Erling Haaland

Sebuah media sepak bola internasional menyoroti julukan terhadap Mitchell Baker yang disamakan dengan Erling Haaland. Julukan itu disematkan oleh para fans di media sosial.
Bangga! Bulu Tangkis Indonesia Berjaya di Luksemburg, Borong Dua Gelar Sekaligus

Bangga! Bulu Tangkis Indonesia Berjaya di Luksemburg, Borong Dua Gelar Sekaligus

Kabar membanggakan kembali datang dari cabang olahraga (cabor) bulu tangkis, setelah dua atlet junior tanah air yakni Rajendra Daffa Al Basith dan Suciati Aqueena Ayu meraih gelar juara di U-17 Circuit International Badminton Tournament, Luksemburg pada 23-25 Oktober 2026.

Trending

Emil Audero Dapat Kabar Baik usai Sempat Dicadangkan Rayo Vallecano di Pentas Copa del Rey

Emil Audero Dapat Kabar Baik usai Sempat Dicadangkan Rayo Vallecano di Pentas Copa del Rey

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, mendapatkan kabar baik usai dicadangkan oleh Rayo Vallecano. Itu terjadi dalam laga kontra Recreativo Huelva pada pentas Copa del Rey.
5 Pengakuan Mengerikan Tersangka Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun: Potong Tulang Pakai Gergaji Portable hingga Masukkan Abu ke Karung Pakai Sekop

5 Pengakuan Mengerikan Tersangka Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun: Potong Tulang Pakai Gergaji Portable hingga Masukkan Abu ke Karung Pakai Sekop

Tersangka pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, menyampaikan pengakuan mengerikan saat melakukan rekonstruksi. Salah satu yang dikatakannya, yakni “Dilakukan pagi, istirahat, saya biarkan, nanti saya lanjut lagi".
Mengenal Alvin Tedjo, Keturunan Indonesia yang Kalahkan Petahana dan Menang Pilwalkot Mississauga Kanada

Mengenal Alvin Tedjo, Keturunan Indonesia yang Kalahkan Petahana dan Menang Pilwalkot Mississauga Kanada

Alvin Tedjo, politikus keturunan Indonesia-Tionghoa, menang dalam pemilihan Wali Kota Mississauga, Kanada, dengan 74.479 suara. Kenali profil dan perjalanan.
Update Pemain Timnas Voli Indonesia yang Main Abroad: Megawati Hangestri Bukan Satu-satunya, Luvi Febrian Menyusul

Update Pemain Timnas Voli Indonesia yang Main Abroad: Megawati Hangestri Bukan Satu-satunya, Luvi Febrian Menyusul

Update daftar pemain Timnas Voli Indonesia yang berkarier di luar negeri untuk musim 2026-2027. Megawati Hangestri kini bukan satu-satunya, usai Luvi Febrian Nugraga menambah daftar nama pevoli Indonesia yang bermain abroad.
Hasil Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Jay Idzes Kembali, Nathan Tjoe-A-On Menang

Hasil Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Jay Idzes Kembali, Nathan Tjoe-A-On Menang

Klub-klub luar negeri yang dibela para pemain Timnas Indonesia kembali beraksi semalam. Jay Idzes akhirnya kembali namun belum mendapatkan menit bermain bersama Sassuolo.
Dendam atau Desakan Nikah? Terungkap Alasan Tersangka Mutilasi Istri Siri dan Anaknya di Madiun Usai Lakukan Pembunuhan

Dendam atau Desakan Nikah? Terungkap Alasan Tersangka Mutilasi Istri Siri dan Anaknya di Madiun Usai Lakukan Pembunuhan

Polda Jawa Timur mengungkap motif di balik aksi keji DBM (40) yang tega menghabisi nyawa istri sirinya, DH (30), dan anak korban usia 4 tahun (AG) di Madiun.
Ternyata Ini Alasan Tersangka Pembunuhan di Madiun Turut Habisi Nyawa Balita: Takut Anak Inisial "AG" Jadi Saksi

Ternyata Ini Alasan Tersangka Pembunuhan di Madiun Turut Habisi Nyawa Balita: Takut Anak Inisial "AG" Jadi Saksi

Terungkap alasan tersangka pembunuhan ibu dan anak di Madiun turut menghabisi nyawa balita yang merupakan anak tirinya. Ternyata ada kekhawatiran dari yang bersangkutan anak ini menjadi saksi dalam peristiwa tersebut.
Selengkapnya

Viral