News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ahli Nutrisi Ungkap Waktu Terbaik untuk Makan Sebelum Olahraga, Jadi Rahasia Stamina Atlet Tetap Kuat hingga Menit Akhir

Makanan tinggi lemak, tinggi serat, atau terlalu pedas sebaiknya dihindari menjelang olahraga karena berpotensi memperlambat pencernaan dan memicu gangguan lambung.
Minggu, 7 Juni 2026 - 21:39 WIB
Ilustrasi olahraga
Sumber :
  • Freepik

Jakarta, tvOnenews.com - Banyak orang mengira stamina pemain sepak bola hanya ditentukan oleh latihan fisik yang keras dan kondisi tubuh yang prima. Padahal, menurut para ahli nutrisi olahraga, performa atlet di lapangan juga sangat dipengaruhi oleh apa yang mereka konsumsi sebelum bertanding dan kapan makanan tersebut dikonsumsi.

Kesalahan dalam mengatur pola makan menjelang pertandingan dapat berdampak langsung pada energi, fokus, hingga kemampuan mengambil keputusan saat berada di lapangan. Karena itu, strategi nutrisi kini menjadi bagian penting dalam persiapan atlet, mulai dari level profesional hingga pemain amatir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Director of Sports Performance and Nutrition Education Herbalife, Dr. Krissy Ladner, mengatakan bahwa salah satu aspek yang paling sering dibahas bersama atlet bukanlah soal suplemen atau makanan tertentu, melainkan waktu makan sebelum pertandingan.

Menurutnya, periode sekitar tiga setengah jam sebelum pertandingan merupakan fase krusial yang menentukan kesiapan tubuh saat pertandingan dimulai. Pada fase tersebut, tubuh membutuhkan asupan yang cukup untuk mengisi kembali cadangan energi yang akan digunakan selama aktivitas fisik intens.

Otot dan hati menyimpan karbohidrat dalam bentuk glikogen yang berfungsi sebagai bahan bakar utama saat tubuh melakukan gerakan berintensitas tinggi seperti berlari, melompat, maupun mengubah arah secara cepat. Ketika cadangan glikogen tidak optimal, dampaknya tidak hanya dirasakan pada performa fisik, tetapi juga pada konsentrasi dan ketahanan mental selama pertandingan.

“Saya menyusun menu pra-pertandingan berdasarkan konsep Hard Performance Plate: setengah porsi piring berisi karbohidrat, seperempat berisi buah dan sayuran, seperempat berisi protein rendah lemak, serta dilengkapi dengan 16 hingga 32 ons cairan. Contohnya nasi atau pasta dengan ayam dan sayuran panggang, atau sepiring nasi dengan ikan panggang dan buah sebagai pelengkap. Tambahkan protein untuk membantu memberikan rasa kenyang dan menunda rasa lapar selama pertandingan,” jelas Dr. Ladner, dalam keterangannya, dikutip Minggu (7/7/2026).

Selain memerhatikan komposisi makanan, jenis makanan yang dikonsumsi juga perlu diperhatikan. Makanan tinggi lemak, tinggi serat, atau terlalu pedas sebaiknya dihindari menjelang pertandingan karena berpotensi memperlambat pencernaan dan memicu gangguan lambung saat beraktivitas.

Sementara itu, satu jam sebelum pertandingan menjadi waktu yang tepat untuk melakukan pengisian energi tambahan. Pada tahap ini, tubuh membutuhkan asupan karbohidrat yang mudah dicerna untuk membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil selama pertandingan berlangsung.

Menurut Dr. Ladner, banyak atlet justru melakukan kesalahan pada fase ini. Sebagian makan terlalu banyak hingga merasa tidak nyaman, sementara sebagian lainnya memilih tidak makan sama sekali.

“Pilih makanan yang sudah familiar bagi tubuh Anda. Jika Anda belum pernah mengonsumsinya saat latihan, jangan mencobanya sebelum pertandingan. Ini bukan waktu yang tepat untuk bereksperimen dengan makanan baru,” ungkap Dr. Ladner.

Selain membahas strategi makan sebelum pertandingan, Dr. Ladner juga menyoroti salah satu mitos yang masih banyak dipercaya, yakni kebiasaan mengonsumsi karbohidrat dalam jumlah sangat besar pada malam sebelum pertandingan atau yang dikenal dengan istilah carb-loading.

Menurutnya, strategi tersebut umumnya hanya diperlukan untuk olahraga ketahanan dengan durasi sangat panjang, seperti kompetisi yang berlangsung lebih dari dua hingga tiga jam. Sementara pertandingan sepak bola reguler yang berlangsung sekitar 90 menit umumnya tidak membutuhkan pola makan ekstrem tersebut.

Alih-alih mengonsumsi makanan secara berlebihan pada malam hari, para ahli menyarankan atlet maupun masyarakat yang aktif berolahraga untuk fokus pada pola makan seimbang dan pengaturan waktu makan yang tepat. Dengan strategi nutrisi yang baik, tubuh dapat memperoleh energi yang cukup tanpa menimbulkan rasa tidak nyaman saat beraktivitas.

Temuan ini menunjukkan bahwa performa olahraga tidak hanya ditentukan oleh latihan dan bakat, tetapi juga oleh kebiasaan makan yang sering kali dianggap sepele. Mengatur waktu dan jenis makanan sebelum berolahraga dapat menjadi salah satu kunci untuk menjaga stamina, fokus, dan performa tetap optimal hingga menit-menit terakhir pertandingan. (cmi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Ringan, Denda PKB dan BBNKB Dihapus Selama Tiga Bulan

Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Ringan, Denda PKB dan BBNKB Dihapus Selama Tiga Bulan

Memperingati HUT ke-499 Kota Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghadirkan kebijakan pembebasan sanksi administratif bagi wajib pajak kendaraan bermotor
Usai Bungkam Oman 3-0, Ivar Jenner Beberkan Fokus Timnas Indonesia Jelang Lawan Mozambik

Usai Bungkam Oman 3-0, Ivar Jenner Beberkan Fokus Timnas Indonesia Jelang Lawan Mozambik

Tampil impresif dengan membungkam Oman, Ivar Jenner yakin Timnas Indonesia akan mengalahkan Mozambik demi meneruskan tren positif. 
Borneo FC Lepas Fabio Lefundes, Top 3 Super League Ganti Pelatih

Borneo FC Lepas Fabio Lefundes, Top 3 Super League Ganti Pelatih

Pengumuman selesainya kerja sama manajemen Borneo FC dengan Fabio Lefundes diumumkan pada Minggu (7/6/2026).
Viral Pria Diduga 'Boti' Lolos Jadi Anggota TNI, Kadispenad Temukan Fakta Mengejutkan

Viral Pria Diduga 'Boti' Lolos Jadi Anggota TNI, Kadispenad Temukan Fakta Mengejutkan

Publik dihebohkan dengan video viral di media sosial terkait dua pria diduga penyuka sesama jenis atau LGBT sedang berfoto bersama.
Klasemen Formula 1 2026 Usai GP Monaco: Lewis Hamilton Kudeta George Russell, Kimi Antonelli Nyaman di Puncak

Klasemen Formula 1 2026 Usai GP Monaco: Lewis Hamilton Kudeta George Russell, Kimi Antonelli Nyaman di Puncak

Klasemen Formula 1 2026 usai GP Monaco, di mana Kimi Antonelli (Mercedes) nyaman di puncak. Sedangkan Lewis Hamilton (Ferrari) berhasil kudeta George Russell (Mercedes) di posisi kedua.
Santan Tak Selalu Jadi Musuh Kolesterol, dr Zaidul Akbar Ungkap Cara Konsumsi yang Baik untuk Jantung

Santan Tak Selalu Jadi Musuh Kolesterol, dr Zaidul Akbar Ungkap Cara Konsumsi yang Baik untuk Jantung

Santan tak selalu jadi musuh kolesterol, dr Zaidul Akbar ungkap cara konsumsi santan yang baik untuk kesehatan jantung.

Trending

Viral Pria Diduga 'Boti' Lolos Jadi Anggota TNI, Kadispenad Temukan Fakta Mengejutkan

Viral Pria Diduga 'Boti' Lolos Jadi Anggota TNI, Kadispenad Temukan Fakta Mengejutkan

Publik dihebohkan dengan video viral di media sosial terkait dua pria diduga penyuka sesama jenis atau LGBT sedang berfoto bersama.
Borneo FC Lepas Fabio Lefundes, Top 3 Super League Ganti Pelatih

Borneo FC Lepas Fabio Lefundes, Top 3 Super League Ganti Pelatih

Pengumuman selesainya kerja sama manajemen Borneo FC dengan Fabio Lefundes diumumkan pada Minggu (7/6/2026).
Usai Bungkam Oman 3-0, Ivar Jenner Beberkan Fokus Timnas Indonesia Jelang Lawan Mozambik

Usai Bungkam Oman 3-0, Ivar Jenner Beberkan Fokus Timnas Indonesia Jelang Lawan Mozambik

Tampil impresif dengan membungkam Oman, Ivar Jenner yakin Timnas Indonesia akan mengalahkan Mozambik demi meneruskan tren positif. 
Menteri HAM Usul Jabatan Utama Polri Diisi Warga Sipil, Kapolri Lontarkan Respons Menohok soal Pernyataan Pigai

Menteri HAM Usul Jabatan Utama Polri Diisi Warga Sipil, Kapolri Lontarkan Respons Menohok soal Pernyataan Pigai

Publik soroti pernyataan Menteri HAM Natalius Pigai terkait usulannya soal jabatan Utama Polri diisi warga sipil. Bahkan awalnya ia mengusulkan agar RUU Polri
Sebanyak 84 Peserta P3N Angkatan XXVII Lemhannas RI Resmi Lulus, Eks Ketum GMNI Tercatat Jadi Lulusan Termuda

Sebanyak 84 Peserta P3N Angkatan XXVII Lemhannas RI Resmi Lulus, Eks Ketum GMNI Tercatat Jadi Lulusan Termuda

Lemhannas RI resmi menutup P3N Angkatan XXVII dan menetapkan sebanyak 84 peserta lulus setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan.
Purbaya Patahkan Tudingan MBG dan Kopdes Bebani APBN, Menkeu Bocorkan Fakta-fakta Mencengangkan

Purbaya Patahkan Tudingan MBG dan Kopdes Bebani APBN, Menkeu Bocorkan Fakta-fakta Mencengangkan

Narasi negative terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) terus mencuat hingga tudingan terkait program MBG dan Kopdes bebani APBN.
Jelang Tantang Timnas Indonesia, Pelatih Mozambik Bongkar Kondisi Tak Ideal Skuad Besutannya

Jelang Tantang Timnas Indonesia, Pelatih Mozambik Bongkar Kondisi Tak Ideal Skuad Besutannya

Skuad Mozambik mulai mempersiapkan diri secara serius jelang hadapi Timnas Indonesia dalam agenda FIFA Matchday Juni 2026. Sang pelatih ungkap kondisi timnya.
Selengkapnya

Viral