Disclosure Day: Steven Spielberg Kembali ke Dunia Alien, Menggugat Kebenaran di Era Disinformasi
- Universal Pictures
Jakarta, tvOnenews.com - Setelah dua dekade terakhir lebih sering bereksperimen dengan drama sejarah dan proyek-proyek yang lebih personal, Steven Spielberg akhirnya kembali ke wilayah yang membesarkan namanya, misteri extraterrestrial dan alien dengan film berjudul Disclosure Day.
Namun, bukanlah sekadar film alien biasa. Film ini adalah perpaduan thriller konspirasi, science fiction, dan refleksi tentang krisis kebenaran di era modern.
Cerita berpusat pada Margaret Fairchild (Emily Blunt), seorang pembawa berita cuaca di Kansas City yang tanpa sengaja terhubung dengan serangkaian fenomena aneh yang sulit dijelaskan secara ilmiah.
- Universal Pictures
Di sisi lain, Dr. Daniel Kellner (Josh O'Connor), pakar keamanan siber yang bekerja untuk organisasi rahasia bernama WARDEX, mulai menemukan celah dalam narasi resmi yang selama ini diyakininya.
Ketika keduanya mulai menggali lebih dalam, mereka menemukan kemungkinan bahwa pemerintah dan organisasi tertentu telah lama menyimpan informasi mengenai keberadaan makhluk ekstraterestrial.
Temuan tersebut membawa mereka berhadapan dengan Noah Scanlon (Colin Firth), pemimpin WARDEX yang berusaha menjaga rahasia tetap terkunci, sementara Hugo Wakefield (Colman Domingo) menjadi sosok kunci yang membantu membuka tabir konspirasi.
- Universal Pictures
Sejak menit-menit awal, Disclosure Day terasa seperti pertemuan antara Close Encounters of the Third Kind, War of the Worlds, dan paranoia politik ala All the President's Men.
Spielberg tidak terburu-buru memperlihatkan ancaman atau jawaban. Sebaliknya, ia membangun rasa penasaran yang terus tumbuh, membuat penonton mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi, dan apa rahasia yang sebenarnya ingin diungkap ke publik.
Hal yang membuat Disclosure Day terasa relevan bukanlah misteri aliennya, melainkan mengenai isu informasi di era ini.
Spielberg tampak sangat sadar bahwa dunia saat ini hidup dalam banjir data, teori konspirasi, disinformasi, dan propaganda.
Pertanyaan yang diajukan film ini sederhana namun cukup mengganggu adalah jika sebuah kebenaran yang mampu mengubah peradaban dan mampu memutarbalikan fakta yang ada, apakah manusia siap menerimanya?
Di departemen akting, Emily Blunt menjadi jantung emosional film ini. Ia menghadirkan Margaret sebagai sosok biasa yang terjebak dalam situasi luar biasa membingungkan tanpa kehilangan sisi manusianya.
Load more