News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Tengah Ketidakpastian Global, Tanjung Lesung Disebut Berpeluang Jadi 'Sanctuary' Baru Dekat Jakarta

Ketua Pacific Asia Travel Association (PATA), Dr. (HC) Setyono Djuandi Darmono (SD Darmono), menilai Indonesia memiliki banyak kawasan dengan potensi tersebut, salah satunya Tanjung Lesung.
Kamis, 11 Juni 2026 - 23:55 WIB
Pantai Bodur di Tanjung Lesung, Banten.
Sumber :
  • Tanjung Lesung.

Jakarta, tvOnenews.com - Ketidakpastian global, mulai dari perlambatan ekonomi, konflik geopolitik, hingga perubahan iklim, dinilai membuat banyak orang mencari tempat yang tak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga menghadirkan ketenangan, rasa aman, dan kedekatan dengan alam.

Fenomena ini mendorong munculnya kebutuhan akan kawasan yang berfungsi sebagai sanctuary atau ruang perlindungan dan pemulihan. Ketua Pacific Asia Travel Association (PATA) Indonesia Chapter, Dr. (HC) Setyono Djuandi Darmono (SD Darmono), menilai Indonesia memiliki banyak kawasan dengan potensi tersebut, salah satunya Tanjung Lesung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kawasan wisata terintegrasi seluas sekitar 1.500 hektare itu dikenal menawarkan berbagai aktivitas wisata air, darat, udara, hingga wisata budaya, serta berada relatif dekat dari Jakarta.

“Kalau model pembangunan abad ke-20 sebagian besar didorong dengan pemanfaatan sumber daya (alam), model pembangunan abad ke-21 ditentukan oleh kemampuan kita melakukan restorasi, termasuk restorasi lingkungan," ujar Setyono dalam keterangannya, dikutip Kamis (11/6/2026).

SD Darmono menilai dunia sedang mengalami pergeseran paradigma pembangunan. Jika pada abad ke-20 pertumbuhan ekonomi banyak bertumpu pada eksploitasi sumber daya alam, maka abad ke-21 semakin menuntut kemampuan untuk menjaga, memulihkan, dan memperbaiki lingkungan.

Dalam konteks itu, kawasan yang mampu menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian alam dianggap akan semakin bernilai. Alam yang sehat tidak lagi dipandang sebagai penghambat pembangunan, melainkan aset penting bagi masa depan.

Pariwisata sebagai kekuatan konservasi

Menurut SD Darmono, keberhasilan destinasi wisata kini tidak hanya diukur dari banyaknya bangunan atau fasilitas yang dibangun. Kualitas lingkungan yang berhasil dipertahankan justru menjadi faktor yang makin menentukan.

“Ketika wisatawan menghargai pantai yang bersih, hutan yang lestari, terumbu karang yang sehat, dan budaya lokal yang hidup, maka ekonomi akan memberikan insentif untuk menjaga semuanya," pungkasnya.

Ia berpendapat pariwisata yang dikelola dengan baik dapat menjadi kekuatan konservasi, bukan sekadar industri konsumsi. Dengan begitu, manfaat ekonomi dan keberlanjutan lingkungan maupun budaya bisa berjalan beriringan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peluang Tanjung Lesung di tengah tren baru

SD Darmono menyebut Tanjung Lesung berkembang pada saat dunia sedang mencari model pembangunan baru. Karena itu, kawasan tersebut dinilai memiliki peluang untuk menghindari pola pengembangan yang terlalu berorientasi pada kuantitas.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kemendagri Turun Tangan Percepat Penegasan Batas Desa, Minta Kepala Daerah Segera Lapor

Kemendagri Turun Tangan Percepat Penegasan Batas Desa, Minta Kepala Daerah Segera Lapor

Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Bina Pemdes Kemendagri) menggenjot percepatan penegasan batas desa di sejumlah daerah. 
Mahkamah Agung Batalkan Aturan Usia Pensiun 65 Tahun bagi Buruh

Mahkamah Agung Batalkan Aturan Usia Pensiun 65 Tahun bagi Buruh

Putusan Mahkamah Agung (MA) yang membatalkan ketentuan kenaikan bertahap usia pensiun hingga 65 tahun menjadi momentum penting bagi reformasi Jaminan Pensiun Nasional.
Soal Herri Pras Viral Digeruduk OTK, Habib Bahar bin Smith: Kalau Mau Kritik, Pakai Cara yang Baik

Soal Herri Pras Viral Digeruduk OTK, Habib Bahar bin Smith: Kalau Mau Kritik, Pakai Cara yang Baik

Habib Bahar bin Smith menilai konten kreator Herri Pras tidak memiliki kapasitas mengkritik tokoh agama, terutama ulama terutama melalui konten media sosial.
Gerindra Tegaskan Sudah Pecat 3 Anggota DPRD Jatim Imbas Kasus Narkoba

Gerindra Tegaskan Sudah Pecat 3 Anggota DPRD Jatim Imbas Kasus Narkoba

Ketua Mahkamah Kehormatan Partai Gerindra Habiburokhman mengatakan mereka telah dipecat sebagai legislator dalam sidang yang dilaksanakan 8 Oktober 2026 lalu.
Gebrakan Inovasi Daerah di IGA 2026: Dari Patin Jadi Lumbung Pangan hingga Batang Sawit Jadi Gula

Gebrakan Inovasi Daerah di IGA 2026: Dari Patin Jadi Lumbung Pangan hingga Batang Sawit Jadi Gula

Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri (BSKDN Kemendagri) menggelar rangkaian kegiatan Innovative Government Award (IGA) 2026.
Dayung, Bulu Tangkis Hingga Panjat Tebing Tak Masuk SEA Games 2027 Malaysia, NOC Indonesia Soroti Keputusan SEAGF

Dayung, Bulu Tangkis Hingga Panjat Tebing Tak Masuk SEA Games 2027 Malaysia, NOC Indonesia Soroti Keputusan SEAGF

Southeast Asian Games Federation (SEAGF) secara mengejutkan tak memasukan sejumlah cabang olahraga populer pada daftar final cabor untuk SEA Games 2027 Malaysia

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Viral Video Pasangan Egar dan Fina Banyuwangi di TikTok, Pakar Siber Warning Modus Link Pishing Penguras Rekening

Viral Video Pasangan Egar dan Fina Banyuwangi di TikTok, Pakar Siber Warning Modus Link Pishing Penguras Rekening

Platform media sosial TikTok dan Instagram belakangan dihebohkan oleh perburuan masif warganet terhadap pasangan asal Banyuwangi, Jawa Timur, yakni Egar - Fina
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Selengkapnya

Viral