News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Review Film Perumahan Laddaland: Teror Rumah Impian yang Berubah Jadi Mimpi Buruk, Adaptasi Horor Thailand

Film horor Indonesia kembali menghadirkan kisah yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Jika selama ini cerita seram banyak berlatar desa terpencil, hutan atau bangunan tua,
Jumat, 12 Juni 2026 - 00:53 WIB
Review Film Perumahan Laddaland Teror Rumah Impian yang Berubah Jadi Mimpi Buruk, Adaptasi Horor Thailand
Sumber :
  • instagram

tvOnenews.com - Film horor Indonesia kembali menghadirkan kisah yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Jika selama ini cerita seram banyak berlatar desa terpencil, hutan, atau bangunan tua, kali ini ketakutan justru datang dari lingkungan yang dianggap aman dan nyaman: kompleks perumahan modern.

Gagasan mengenai rumah impian yang berubah menjadi sumber petaka sebenarnya bukan tema baru dalam dunia perfilman. Namun tema tersebut selalu menarik karena menyentuh kecemasan yang sangat dekat dengan kehidupan keluarga. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak orang bekerja keras bertahun-tahun demi memiliki rumah sendiri melalui kredit pemilikan rumah (KPR), sehingga ketika rumah yang diidamkan justru menghadirkan teror, dampak emosionalnya menjadi lebih kuat.

Fenomena ini juga terlihat dalam berbagai film horor internasional yang memanfaatkan ruang domestik sebagai sumber ketakutan. 

Rumah yang seharusnya menjadi tempat berlindung berubah menjadi lokasi penuh misteri, membuat penghuni kehilangan rasa aman. Konsep inilah yang kembali diangkat melalui film 'Perumahan Laddaland', adaptasi dari film horor Thailand yang cukup populer di Asia.

Adaptasi dari Film Horor Thailand yang Melegenda

Film ini merupakan adaptasi dari film Thailand berjudul Laddaland yang dirilis pada 2011 dan disutradarai oleh Sophon Sakdaphisit. Film aslinya dikenal sebagai salah satu horor psikologis yang berhasil menggabungkan drama keluarga dengan teror supranatural.

Ceritanya mengikuti sebuah keluarga yang pindah ke kompleks perumahan elite demi kehidupan yang lebih baik. Namun impian tersebut perlahan berubah menjadi mimpi buruk setelah terjadi pembunuhan misterius dan berbagai kejadian ganjil di lingkungan tempat tinggal mereka.

Versi Indonesia masih mempertahankan premis utama tersebut. Kisah berpusat pada Tomy, yang diperankan oleh Andri Mashadi. Demi memberikan kehidupan yang lebih layak bagi keluarganya, Tomy memberanikan diri mengambil KPR untuk membeli rumah impian.

Awalnya kehidupan keluarga kecil itu tampak sempurna. Lingkungan perumahan terlihat asri, tenang, dan nyaman. Namun suasana berubah drastis ketika muncul kabar mengenai kematian misterius salah satu penghuni kawasan tersebut.

Sejak saat itu, berbagai peristiwa aneh mulai menghantui keluarga Tomy. Mulai dari bisikan misterius, penampakan mengerikan, hingga rahasia kelam yang tersembunyi di balik kompleks perumahan tersebut.

Menggabungkan Horor dan Drama Keluarga

Salah satu daya tarik utama film horor ini adalah pendekatannya yang tidak hanya mengandalkan kemunculan sosok menyeramkan. Cerita lebih banyak mengeksplorasi tekanan psikologis yang dialami sebuah keluarga ketika menghadapi situasi di luar nalar.

Dalam pengembangan adaptasi ini, sutradara Awi Suryadi mengaku memiliki kedekatan khusus dengan film aslinya. Ia menyebut *Laddaland* sebagai salah satu film horor favoritnya sejak lama. Ketika kesempatan mengadaptasi karya tersebut datang, ia langsung tertarik karena telah lama mengagumi ceritanya.

Sementara itu, naskah film ditulis oleh Lele Laila yang dikenal melalui sejumlah film horor populer Indonesia. Kombinasi antara materi cerita yang sudah kuat dan pengalaman tim kreatif menjadi salah satu alasan film ini mendapat perhatian publik sejak teaser pertamanya dirilis.

Dari sisi pemain, film ini menghadirkan jajaran aktor dan aktris yang cukup dikenal. Selain Andri Mashadi, terdapat Titi Kamal, Anantya Kirana, Shakeel Fauzi Aisy, Aufa Assagaf, Laras Sardi, Raffan Al Aryan, Delia Husein, Adjis Doa Ibu, Arief Didu, Sriyatun, Sarah Tumiwa, Zidni Hakim, hingga Kikky Drajat Martha.

Teaser poster yang diperkenalkan kepada publik langsung memberi gambaran mengenai nuansa film. Visual tersebut menampilkan sebuah keluarga yang berjalan memasuki kawasan perumahan mewah melalui gerbang besar bertuliskan "Perumahan Laddaland".

Di bagian atas gerbang tampak sosok perempuan berambut panjang yang mengintai dari kejauhan di bawah cahaya bulan purnama. Komposisi visual sederhana ini berhasil membangun kesan bahwa ada sesuatu yang tidak beres di balik kemegahan kawasan hunian tersebut.

Sementara teaser trailer memperlihatkan transformasi suasana dari kehidupan keluarga yang harmonis menjadi penuh ketakutan. Ketegangan dibangun secara bertahap melalui kemunculan berbagai kejadian aneh yang mengganggu penghuni perumahan.

Secara tematik, film ini menawarkan refleksi menarik mengenai obsesi manusia terhadap rumah impian dan kehidupan yang lebih baik. Di balik kemewahan, kenyamanan, dan harapan baru, tersimpan kemungkinan hadirnya masalah yang tak pernah dibayangkan sebelumnya. (udn)
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Muktamar NU, Gus Miftah Kirim Pesan Keras untuk Pemburu Jabatan

Jelang Muktamar NU, Gus Miftah Kirim Pesan Keras untuk Pemburu Jabatan

Dalam tulisan berjudul Istana Menghormati Marwah Ulama, Gus Miftah menyebut keputusan PBNU menggelar muktamar di Tambakberas merupakan langkah kembali ke akar sejarah NU.
Viral Ibu 8 Anak Ogah KB padahal Kondisi Ekonomi Buruk, Netizen: Si Bungsu Beratnya Cuma 2 Kilo!

Viral Ibu 8 Anak Ogah KB padahal Kondisi Ekonomi Buruk, Netizen: Si Bungsu Beratnya Cuma 2 Kilo!

Netizen soroti soal video seorang ibu dengan delapan anak di TikTok. Tak hanya itu, mereka juga menyoroti kondisi bayi bungsu yang beratnya hanya dua kilogram.
Aduh! Persib Bandung Resmi Kembali Masuk Daftar Hitam FIFA, Siapa?

Aduh! Persib Bandung Resmi Kembali Masuk Daftar Hitam FIFA, Siapa?

Di penghujung Senin (10/8/2026) malam, FIFA mencantumkan nama Persib Bandung dalam FIFA Ban Registration List. 
Mojtaba Khamenei Akhirnya Muncul

Mojtaba Khamenei Akhirnya Muncul

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei akhirnya muncul ke depan publik. Hal ini terjadi ketika Mojtaba Khamenei bertemu dengan Presiden Masoud Pezeshkian, Minggu (9/8) guna membahas perkembangan situasi ekonomi, militer dan pertahanan Iran terkini.
Menhut: Presiden Prabowo Beri Dukungan Luar Biasa untuk Restorasi Ekosistem

Menhut: Presiden Prabowo Beri Dukungan Luar Biasa untuk Restorasi Ekosistem

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengungkap dukungan Presiden Prabowo Subianto terhadap upaya restorasi ekosistem di Indonesia.
Pascabencana, Warga Tapteng Tagih Janji Gubernur Sumut Bangun Tanggul Penahan Banjir

Pascabencana, Warga Tapteng Tagih Janji Gubernur Sumut Bangun Tanggul Penahan Banjir

Sejumlah warga korban banjir bandang di Kelurahan Sibuluan Nalambok, Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), menagih janji Gubernur Sumatra Utara (Sumut).

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Siapa Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka-Raki Jatim 2026? Simak profil, pendidikan, perjalanan, serta fakta soal isu dirinya anak pejabat.
Jakarta dan Bandung Jadi Panggung FIFA ASEAN Cup 2026, Pemerintah Provinsi Pastikan Kesiapan Stadion Gelora Bung Karno dan Si Jalak Harupat 

Jakarta dan Bandung Jadi Panggung FIFA ASEAN Cup 2026, Pemerintah Provinsi Pastikan Kesiapan Stadion Gelora Bung Karno dan Si Jalak Harupat 

Edisi pertama gelaran FIFA ASEAN Cup 2026 ini akan digelar pada jeda internasional FIFA Matchday, September-Oktober 2026 mendatang.  
Selengkapnya

Viral