News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polda Kalsel Bongkar 128,7 Kg Narkoba Jenis Sabu, Jejak Jaringan Fredy Pratama Kembali Menghantui Indonesia

Polda Kalimantan Selatan menggagalkan peredaran 128,7 kilogram sabu yang diduga terkait jaringan internasional Fredy Pratama. Bagaimana jalur penyelundupannya
Kamis, 18 Juni 2026 - 23:04 WIB
Polda Kalsel Bongkar 128,7 Kg Narkoba Jenis Sabu, Jejak Jaringan Fredy Pratama Kembali Menghantui Indonesia
Sumber :
  • Antara Latif Thohir/Satrio Giri Marwanto/Arsy Fitriady

tvOnenews.com - Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 128,7 kilogram yang diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan narkoba internasional, termasuk jaringan yang selama beberapa tahun terakhir dikaitkan dengan buronan besar Fredy Pratama.

Jalur Panjang Peredaran Sabu dari Jawa ke Kalimantan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengungkapan kasus ini merupakan hasil operasi Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Selatan yang dilakukan pada periode 8 hingga 12 Juni 2026.

Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menjelaskan bahwa aparat berhasil menyita lebih dari 128 kilogram sabu serta menangkap lima orang tersangka yang diduga merupakan bagian dari jaringan lintas provinsi.

Menurut Yudha, jalur distribusi narkotika tersebut cukup panjang. Barang haram itu diduga bergerak dari wilayah Pangandaran, Tasikmalaya, Bandung, hingga Surabaya sebelum akhirnya dikirim menuju Banjarmasin melalui jalur laut.

Sabu tersebut dikemas menggunakan koper berukuran besar untuk mengelabui petugas. Modus semacam ini cukup sering digunakan jaringan narkoba karena dianggap mampu menyamarkan barang terlarang di tengah aktivitas logistik yang padat.

“Jaringan ini merupakan jaringan lintas provinsi yang jalur peredarannya mulai dari Pangandaran, Tasikmalaya, Bandung, Surabaya, hingga masuk ke Banjarmasin. Kami juga menduga adanya keterkaitan dengan jaringan internasional,” ungkap Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan dalam konferensi pers di Banjarmasin, Kamis (18/6/2026).

Pengungkapan dilakukan di empat lokasi berbeda. Tempat kejadian perkara meliputi kawasan Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, dua titik di wilayah Liang Anggang, serta area parkir RSUD Ulin Banjarmasin.

Polda Kalsel Bongkar 128,7 Kg Narkoba Jenis Sabu, Jejak Jaringan Fredy Pratama Kembali Menghantui Indonesia
Polda Kalsel Bongkar 128,7 Kg Narkoba Jenis Sabu, Jejak Jaringan Fredy Pratama Kembali Menghantui Indonesia
Sumber :
  • Antara (Latif Thohir/Satrio Giri Marwanto/Arsy Fitriady)

Lima Tersangka Ditangkap, Diduga Terkait Jaringan Internasional

Kasus ini bermula ketika petugas mengamankan seorang pelaku yang baru tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin pada 8 Juni 2026.

Dari hasil penggeledahan awal, polisi menemukan sabu dalam jumlah besar. Temuan tersebut kemudian dikembangkan hingga akhirnya aparat berhasil menangkap total lima tersangka pada 12 Juni 2026.

Kelima tersangka berasal dari beberapa daerah berbeda. Satu orang merupakan warga Palembang, satu warga Depok, sementara tiga lainnya berasal dari Kalimantan Selatan, yakni Banjarmasin dan Kabupaten Barito Kuala.

Menurut pengakuan para tersangka, sabu tersebut rencananya akan diedarkan ke sejumlah kawasan pertambangan dan perkebunan yang selama ini dianggap memiliki pasar cukup besar bagi jaringan narkoba.

“Untungnya kita bisa menggagalkan barang ini hingga tak sempat beredar,” kata Kapolda.

Penyidik masih terus melakukan pendalaman guna mengungkap siapa pengendali utama jaringan tersebut. Polisi juga membuka kemungkinan adanya tersangka lain yang terlibat.

“Kami menduga ini adalah jaringan peredaran narkoba internasional,” ujar Yudha.

Jika terbukti terhubung dengan jaringan besar, kasus ini akan menambah daftar panjang operasi pemberantasan sindikat narkoba lintas negara yang selama ini menjadi perhatian aparat keamanan Indonesia.

Mengapa Kalimantan Masih Menjadi Target Bandar Narkoba?

Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah mengapa wilayah Kalimantan terus menjadi sasaran sindikat narkoba.

Jawabannya tidak sederhana. Kalimantan memiliki jalur laut yang luas dan berdekatan dengan sejumlah rute perdagangan internasional. 

Selain itu, aktivitas ekonomi di sektor pertambangan dan perkebunan menciptakan mobilitas penduduk yang tinggi sehingga sering dimanfaatkan jaringan kriminal untuk memasarkan narkotika.

Dalam kasus ini, nilai ekonomi barang bukti yang berhasil disita diperkirakan mencapai lebih dari Rp231 miliar. Jika berhasil beredar di masyarakat, dampaknya bisa sangat besar.

Kapolda Kalsel menegaskan bahwa keberhasilan operasi ini bukan hanya soal jumlah barang bukti yang diamankan.

“Hari ini kita mengungkap 128,7 kilogram narkotika, namun yang lebih penting adalah kita menyelamatkan ratusan anak bangsa dan masyarakat. Ini menunjukkan bahwa Kalimantan Selatan masih menjadi target peredaran narkoba,” tegasnya.

Para tersangka kini dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mereka terancam hukuman penjara seumur hidup hingga pidana mati apabila terbukti bersalah.

Polda Kalsel memastikan pengembangan kasus akan terus dilakukan untuk membongkar jaringan yang lebih besar di balik penyelundupan tersebut.

Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan dalam memerangi narkoba dengan memberikan informasi kepada aparat apabila menemukan aktivitas mencurigakan.

“Narkotika ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Jangan beri ruang sekecil apa pun terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Kalimantan Selatan,” tegasnya.

Kasus penyitaan 128,7 kilogram sabu ini menjadi pengingat bahwa ancaman narkoba masih nyata. Di balik setiap kilogram sabu yang berhasil diamankan, terdapat upaya besar untuk melindungi masyarakat dari dampak sosial, ekonomi, dan kesehatan yang ditimbulkan oleh peredaran narkotika. 

Karena itu, pemberantasan narkoba tidak hanya menjadi tugas aparat, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. (udn)
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Minta Perusahaan di Jabar Hapus Batasan Usia Pelamar, Dedi Mulyadi: Jika Usia Tua tapi Masih Produktif Seharusnya Masih Diperbolehkan Kerja

Minta Perusahaan di Jabar Hapus Batasan Usia Pelamar, Dedi Mulyadi: Jika Usia Tua tapi Masih Produktif Seharusnya Masih Diperbolehkan Kerja

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi meminta perusahaan dan industri di Jabar untuk menghapus batasan usia maksimal bagi calon pekerja. 
Geger Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Langsung Ambil Tindakan Tegas Ini!

Geger Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Langsung Ambil Tindakan Tegas Ini!

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas) Agus Andrianto dan tim siap tindaklanjuti temuan Ombudsman saat sidak Lapas Cibinong.
Komentar Menohok Menteri Imipas Usai Ombudsman Dapati Lapas Mewah di Bogor

Komentar Menohok Menteri Imipas Usai Ombudsman Dapati Lapas Mewah di Bogor

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Men Imipas), Agus Andrianto mengatakan inspeksi mendadak (sidak) Ombudsman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat, menjadi momentum pihaknya melakukan penertiban di lapas-lapas apabila ditemukan praktik yang tidak sesuai ketentuan.
Starting XI Timnas Indonesia Vs Singapura Full Diaspora, John Herdman Beri Jawaban Berkelas

Starting XI Timnas Indonesia Vs Singapura Full Diaspora, John Herdman Beri Jawaban Berkelas

John Herdman buka suara soal starting XI Timnas Indonesia yang tanpa pemain kelahiran Indonesia saat menghadapi Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026.
Update Klasemen Medali Asian Games 2026, 26 September: Hanya Tambah Dua Medali, Indonesia turun Tiga Peringkat

Update Klasemen Medali Asian Games 2026, 26 September: Hanya Tambah Dua Medali, Indonesia turun Tiga Peringkat

Update klasemen medali Asian Games 2026 Sabtu 26 September setelah seluruh cabor menyelesaikan pertandingan pada hari Jumat kemarin.
Ole Romeny Alami Dejavu, Kevin Diks Ulangi Aksi Jay Idzes saat Timnas Indonesia Hajar Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

Ole Romeny Alami Dejavu, Kevin Diks Ulangi Aksi Jay Idzes saat Timnas Indonesia Hajar Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

Ole Romeny mengungkap momen dejavu saat Kevin Diks menyerahkan penalti kepadanya ketika Timnas Indonesia mengalahkan Singapura 2-0 di FIFA ASEAN Cup 2026.

Trending

Jamintel Kejagung Tekankan Peran Aslinmas-Abpednas di Lampung

Jamintel Kejagung Tekankan Peran Aslinmas-Abpednas di Lampung

Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (Aslinmas) dan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Provinsi Lampung resmi dilantik.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September: Bulu Tangkis Tunggal Mulai Hari Ini dan Perebutan Medali di Kano dan Marathon

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September: Bulu Tangkis Tunggal Mulai Hari Ini dan Perebutan Medali di Kano dan Marathon

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September yang merupakan hari ke-8 penyelenggaraan multi event terbesar se-Asia ini.
Sadis! Video Viral Ini Rekam Detik-detik Penganiayaan Anak di Bekasi

Sadis! Video Viral Ini Rekam Detik-detik Penganiayaan Anak di Bekasi

Video viral di media sosial memperlihatkan seorang anak diduga menjadi korban penganiayaan oleh rekannya di salah satu sekolah wilayah Rawa Lumbu, Bekasi Timur, Kota Bekasi. Korban diduga mengalami lebam hingga pembuluh daerah mata pecah.
Reaksi Erick Thohir usai Timnas Indonesia Menang Atas 2-0 dan FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Dibuka

Reaksi Erick Thohir usai Timnas Indonesia Menang Atas 2-0 dan FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Dibuka

Erick Thohir bangga Indonesia menjadi tuan rumah perdana FIFA ASEAN Cup 2026. Kebanggaan makin lengkap setelah Timnas Indonesia menang 2-0 atas Singapura
Kata-kata Berkelas John Herdman usai Timnas Indonesia Sukses Balas Dendam Atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

Kata-kata Berkelas John Herdman usai Timnas Indonesia Sukses Balas Dendam Atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

John Herdman mengungkap perjuangan Timnas Indonesia saat mengalahkan Singapura 2-0 di FIFA ASEAN Cup 2026. Ia juga memuji Ole Romeny dan catatan clean sheet.
Update Klasemen Medali Asian Games 2026, 26 September: Hanya Tambah Dua Medali, Indonesia turun Tiga Peringkat

Update Klasemen Medali Asian Games 2026, 26 September: Hanya Tambah Dua Medali, Indonesia turun Tiga Peringkat

Update klasemen medali Asian Games 2026 Sabtu 26 September setelah seluruh cabor menyelesaikan pertandingan pada hari Jumat kemarin.
Selengkapnya

Viral