GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Film Maatrubhumi Jadi Sorotan, Pengamat Ingatkan Sensitivitas Diplomatik

Pengamat menilai perkembangan tersebut perlu disikapi dengan kehati-hatian mengingat Indonesia selama ini menganut politik luar negeri bebas dan aktif.
Jumat, 19 Juni 2026 - 15:19 WIB
Ilustrasi bioskop
Sumber :
  • Foto oleh Tima Miroshnichenko dari Pexels)

Jakarta, tvOnenews.com - Sejumlah pihak mengemukakan pandangan bahwa rencana penayangan film Bollywood Maatrubhumi: May War Rest in Peace di Indonesia perlu dicermati secara proporsional karena mengangkat konflik perbatasan India dan Tiongkok di Lembah Galwan pada 2020, yang hingga kini masih menjadi isu sensitif dalam hubungan kedua negara.

Berdasarkan informasi yang beredar, terdapat dukungan dari pihak-pihak di India untuk memperluas distribusi film tersebut ke sejumlah negara, termasuk Indonesia. Dukungan itu disebut mencakup upaya memperkuat promosi dan memperbesar jangkauan penayangan agar film dapat menjangkau lebih banyak penonton.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengamat menilai perkembangan tersebut perlu disikapi dengan kehati-hatian mengingat Indonesia selama ini menganut politik luar negeri bebas dan aktif. Dalam konteks tersebut, berbagai produk budaya yang mengangkat isu geopolitik dinilai perlu dipahami tidak hanya sebagai karya hiburan, tetapi juga sebagai bagian dari dinamika komunikasi dan diplomasi antarnegara.

Dalam beberapa tahun terakhir, industri perfilman India memang menjadi sorotan karena munculnya sejumlah film yang dinilai membawa pesan politik atau ideologis tertentu. Fenomena ini memunculkan perdebatan, baik di dalam maupun luar India, mengenai batas antara ekspresi artistik dan penyampaian pesan politik melalui medium film.

Pada penyelenggaraan Festival Film Internasional India (IFFI) ke-53, sutradara Israel sekaligus ketua dewan juri saat itu, Nadav Lapid, pernah mengkritik film *The Kashmir Files*. Ia menilai film tersebut mengandung unsur propaganda dan penyajian yang bersifat manipulatif.

Di sisi lain, aktor sekaligus sutradara ternama India, Aamir Khan, juga pernah menyampaikan keprihatinannya terhadap meningkatnya polarisasi sosial dan menguatnya nasionalisme di negaranya. Menurut dia, kondisi tersebut berpotensi memengaruhi nilai inklusivitas yang selama ini menjadi salah satu kekuatan perfilman India.

Sejumlah pengamat kemudian menempatkan Maatrubhumi: May War Rest in Peace sebagai bagian dari tren film yang mengangkat isu nasionalisme dan konflik geopolitik. Karena mengangkat peristiwa Galwan, film tersebut dinilai berpotensi memunculkan beragam persepsi publik terkait hubungan India dan Tiongkok.

Seorang sutradara yang enggan disebutkan namanya menilai setiap film yang membawa tema politik atau konflik internasional perlu dipahami secara kritis oleh penonton. Menurut dia, masyarakat perlu memperoleh ruang untuk melihat sebuah peristiwa dari berbagai sudut pandang agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam memahami konteks yang lebih luas.

“Jika film yang memiliki muatan politik tertentu ditayangkan di bioskop, masyarakat perlu mendapatkan informasi yang berimbang sehingga dapat menilai isi film secara objektif,” ujarnya.

Pandangan serupa disampaikan analis geopolitik Eko Sulistyanto. Ia menilai setiap produk budaya yang berkaitan dengan isu hubungan internasional perlu memperhatikan sensitivitas diplomatik dan kondisi sosial di negara tujuan penayangan.

“Pemutaran film yang berkaitan dengan isu geopolitik perlu mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk dampaknya terhadap persepsi publik dan hubungan antarnegara,” kata Eko.

Karena itu, sejumlah pihak berharap proses penayangan film asing di Indonesia tetap mengikuti ketentuan yang berlaku. Mereka juga menilai lembaga terkait, termasuk Lembaga Sensor Film (LSF), memiliki peran penting dalam memastikan setiap karya yang beredar memenuhi standar regulasi nasional serta mempertimbangkan aspek sosial, budaya, dan kepentingan publik.

Dengan pendekatan yang objektif dan sesuai aturan, industri perfilman Indonesia diharapkan tetap berkembang secara sehat, terbuka terhadap berbagai karya internasional, sekaligus menjaga keseimbangan nilai budaya dan kepentingan nasional.

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Chelsea Siapkan 4 Pengganti Enzo Fernandez Jika Dibajak Manchester City, Ada Bintang Real Madrid

Chelsea Siapkan 4 Pengganti Enzo Fernandez Jika Dibajak Manchester City, Ada Bintang Real Madrid

Chelsea menyiapkan empat kandidat pengganti Enzo Fernandez jika sang gelandang pindah ke Manchester City, termasuk Alex Scott, Adam Wharton, Manu Kone, dan Camavinga.
Viral di Depok! Maling Motor Diduga Letupkan Senpi 3 Kali Saat Dikejar Warga, Begini Kronologinya

Viral di Depok! Maling Motor Diduga Letupkan Senpi 3 Kali Saat Dikejar Warga, Begini Kronologinya

Video pencurian motor di Sukmajaya, Depok, viral setelah pelaku diduga meletupkan senjata api tiga kali saat dikejar warga. Polisi kini menyelidiki
Dua Polisi Dikeroyok hingga Memar dan Benjol saat Mengamankan Karnaval di Blora, Tiga Orang Ditahan

Dua Polisi Dikeroyok hingga Memar dan Benjol saat Mengamankan Karnaval di Blora, Tiga Orang Ditahan

Dua anggota polisi dikeroyok saat mengamankan karnaval HUT ke-81 RI di Desa Rowobungkul, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Tiga tersangka diamankan.
Persib Bandung Tiba-tiba di-Mention Kontestan Premier League Leeds United, Ada Apa?

Persib Bandung Tiba-tiba di-Mention Kontestan Premier League Leeds United, Ada Apa?

Juara bertahan Liga Indonesia yakni Persib Bandung mendadak disinggung oleh kontestan Premier League Inggris Leeds United dalam postingan Instagram terbarunya.
Viral Konvoi Rombongan Fortuner-Alphard Pelat Nomor ZZ Terobos Area CFD, Begini Kronologinya

Viral Konvoi Rombongan Fortuner-Alphard Pelat Nomor ZZ Terobos Area CFD, Begini Kronologinya

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo mengungkapkan rombongan 5 mobil Fortuner dan Alphard yang viral masuk area CFD Sudirman sempat dihalau Satpol PP.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri Ungkap Dua Sosok yang menjadi Panutannya Berkarier di Dunia Voli

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri Ungkap Dua Sosok yang menjadi Panutannya Berkarier di Dunia Voli

Megawati Hangestri kembali berbicara mengenai sosok yang menjadi inspirasinya dalam perjalanan sebagai pemain voli profesional.

Trending

Profil Kim Seung Yoon, Aktris Korea Calon Istri Jang Dong Yoon yang Debut di The Tale of Nokdu

Profil Kim Seung Yoon, Aktris Korea Calon Istri Jang Dong Yoon yang Debut di The Tale of Nokdu

Profil Kim Seung Yoon, aktris Korea calon istri Jang Dong Yoon, debut di drama The Tale of Nokdu.
6 Drama dan 7 Film yang Dibintangi Kim Seung Yoon, Aktris Korea yang Akan Menikah dengan Jang Dong Yoon

6 Drama dan 7 Film yang Dibintangi Kim Seung Yoon, Aktris Korea yang Akan Menikah dengan Jang Dong Yoon

Berikut daftar 6 drama dan 7 film yang dibintangi Kim Seung Yoon, aktris Korea yang akan menikah dengan Jang Dong Yoon.
Hitung-hitungan Timnas Voli Putri Indonesia Lolos ke Perempat Final AVC Women's Continental 2026

Hitung-hitungan Timnas Voli Putri Indonesia Lolos ke Perempat Final AVC Women's Continental 2026

Menilik hitung-hitungan peluang Timnas Voli Putri Indonesia untuk lolos ke perempat final AVC Women's Continental 2026. Garuda Pertiwi masih memiliki asa untuk lolos ke babak selanjutnya meski sebelumnya kalah telak dari Thailand.
Stigma "Gotham City" Disebut-sebut Melekat dengan Jakarta Barat, Begini Respons Wali Kota

Stigma "Gotham City" Disebut-sebut Melekat dengan Jakarta Barat, Begini Respons Wali Kota

Stigma "Gotham City" disebut-sebut melekat dengan Jakarta Barat karena dinilai tidak aman seperti kota fiksi yang penuh kejahatan di DC Comics.
Duel Sesama Perwira Polisi di Palangka Raya, Kanit Reskrim Dicopot Usai Kasat Lantas Masuk RS

Duel Sesama Perwira Polisi di Palangka Raya, Kanit Reskrim Dicopot Usai Kasat Lantas Masuk RS

Seorang perwira polisi berinisial EB harus rela kehilangan jabatannya sebagai Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Pahandut. 
Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Di balik keputusan seorang trader, terdapat ekosistem yang mencakup informasi, teknologi, eksekusi, hingga komunitas yang ikut memengaruhi cara mengambil keputusan.
Cekikan Ekonomi Amerika ke Iran Makin Kencang, Ini Lima Sektor Baru yang Terkena Sanksi

Cekikan Ekonomi Amerika ke Iran Makin Kencang, Ini Lima Sektor Baru yang Terkena Sanksi

Sanksi baru Amerika Serikat terhadap Iran berfokus pada lima sektor utama ekonomi negara tersebut, seperti penerbangan, pelayaran, teknologi, emas, dan aset digital, kata Menteri Keuangan AS Scott Bessent pada Senin (24/8).
Selengkapnya

Viral