News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Orang Kepercayaan Fredy Pratama Akhirnya Tertangkap! Ini Peran Vital Frans Antoni dalam Jaringan Narkoba Internasional

Bareskrim Polri menangkap Frans Antoni, orang dekat Fredy Pratama yang diduga menjadi pengendali keuangan dan operasional jaringan narkoba internasional. Begini peran dan jejak
Sabtu, 20 Juni 2026 - 02:43 WIB
Orang Kepercayaan Fredy Pratama Akhirnya Tertangkap! Ini Peran Vital Frans Antoni dalam Jaringan Narkoba Internasional
Sumber :
  • ANTARA/Nadia Putri Rahmani

tvOnenews.com - Upaya aparat membongkar jaringan narkotika internasional yang dikendalikan gembong buronan Fredy Pratama terus menunjukkan perkembangan signifikan. 

Setelah berbagai pengungkapan besar dilakukan dalam beberapa tahun terakhir, satu per satu orang kepercayaan sang bandar mulai berhasil dijerat aparat penegak hukum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus terbaru yang menyita perhatian adalah penangkapan Frans Antoni, sosok yang disebut sebagai tangan kanan Fredy Pratama. 

Penangkapannya menjadi bagian penting dalam upaya membongkar struktur organisasi sindikat narkoba yang selama ini diduga mengendalikan peredaran narkotika lintas negara dari kawasan Asia Tenggara.

Penangkapan Frans juga memperkuat dugaan bahwa jaringan Fredy Pratama masih memiliki mata rantai yang aktif hingga saat ini. 

Sebelumnya, publik dikejutkan oleh keberhasilan Polda Kalimantan Selatan menggagalkan peredaran 128,7 kilogram sabu dengan nilai barang bukti mencapai Rp231 miliar. 

Dalam kasus tersebut, aparat menduga adanya keterkaitan dengan jaringan internasional yang selama ini dikaitkan dengan Fredy Pratama. 

Kini, tertangkapnya sosok yang diduga mengatur keuangan dan operasional sindikat tersebut membuka peluang baru untuk menelusuri aliran dana serta struktur jaringan yang lebih luas.

Buron Sejak 2023, Hidup Berpindah-Pindah di Thailand

Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri mengungkapkan bahwa Frans Antoni telah menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 12 November 2023.

Penetapan status buronan tersebut dilakukan setelah penyidik menemukan keterlibatan Frans dalam perkara tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berkaitan dengan aktivitas jaringan narkotika internasional Fredy Pratama.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso menjelaskan bahwa selama dalam pelarian, Frans menjalani kehidupan berpindah-pindah lokasi untuk menghindari pelacakan aparat.

“Berdasarkan penyidikan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dilakukan oleh Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Frans Antoni telah resmi ditetapkan sebagai DPO pada tanggal 12 November 2023,” kata Eko.

Menurutnya, keberadaan Frans sempat terlacak di sejumlah kawasan elite di Bangkok, Thailand. Salah satu lokasi yang diketahui pernah menjadi tempat tinggalnya adalah kawasan Phatthanakan yang dikenal sebagai area permukiman kelas atas di ibu kota Thailand.

“Frans Antoni sempat berpindah-pindah tempat kami monitor mulai dari daerah Phatthanakan, tempat elite di Kota Bangkok, Thailand, sampai akhirnya menetap kurang lebih selama dua tahun di daerah Narasiri, Thailand,” ujar Eko.

Selama bersembunyi, Frans tidak bergerak sendiri. Ia diduga mendapat bantuan dari sejumlah orang yang masih terhubung dengan jaringan Fredy Pratama, termasuk warga negara Thailand yang bertugas membantu mobilitas dan keamanan selama pelarian.

Ditangkap di Malaysia Setelah Menyeberang Secara Ilegal

Pelarian panjang Frans Antoni akhirnya berakhir di Malaysia.

Tim delegasi Polri yang terdiri dari Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri berhasil mengamankannya di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur pada Kamis, 18 Juni 2026 pukul 07.30 waktu setempat.

Penangkapan ini menjadi hasil kerja sama lintas negara yang selama beberapa tahun terakhir terus diperkuat untuk memburu jaringan Fredy Pratama.

Eko menjelaskan bahwa sebelum ditangkap, Frans diduga masuk ke Malaysia melalui jalur ilegal. Dalam proses tersebut, ia kembali memperoleh bantuan dari orang-orang yang bekerja untuk jaringan Fredy.

“Frans Antoni juga dibantu oleh orang suruhan dari Fredy Pratama pada saat memasuki wilayah Malaysia secara ilegal sebelum akhirnya berhasil diamankan oleh tim delegasi Polri di Kuala Lumpur,” jelas Eko.

Setelah diamankan, Frans langsung dipulangkan ke Indonesia. Ia tiba di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, pada Jumat (19/6) sekitar pukul 15.28 WIB untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Keberhasilan ini menambah daftar panjang operasi internasional yang dilakukan aparat Indonesia dalam memburu jaringan narkoba lintas negara yang selama ini beroperasi dari kawasan Golden Triangle atau Segitiga Emas.

Peran Strategis Frans dalam Sindikat Fredy Pratama

Penyidik menyebut Frans Antoni bukan sekadar anggota biasa dalam organisasi kriminal tersebut.

Ia diduga memegang posisi penting yang menghubungkan aktivitas operasional lapangan dengan pengelolaan keuangan jaringan.

“Peranan Frans Antoni dia merupakan pengendali keuangan, pengendali lapangan, dan pengendali operasional dari sindikat narkotika pimpinan Fredy Pratama,” kata Eko.

Peran itu menjadikan Frans sebagai salah satu figur kunci yang memahami pergerakan dana, distribusi barang, hingga mekanisme kerja sindikat.

Posisi tersebut sangat penting mengingat jaringan Fredy Pratama selama ini dikenal sebagai salah satu sindikat narkoba terbesar yang pernah diungkap aparat Indonesia.

Dalam pengungkapan sebelumnya, Polri menyebut jaringan Fredy memiliki keterkaitan dengan ratusan kasus narkotika yang tersebar di berbagai daerah. 

Sejumlah operasi gabungan dengan aparat Thailand, Malaysia, hingga lembaga internasional juga berhasil menyita aset triliunan rupiah yang diduga berasal dari hasil perdagangan narkotika dan tindak pidana pencucian uang.

Kini, dengan tertangkapnya Frans Antoni, penyidik berharap dapat membuka lebih banyak informasi mengenai alur keuangan sindikat, identitas para kurir, hingga keberadaan Fredy Pratama yang hingga kini masih menjadi buronan internasional.

“Rencana kami selanjutnya, ini baru datang. Akan dilakukan pemeriksaan intensif dan proses penyidikan lanjutan di Bareskrim Polri untuk mengembangkan kasus ini lebih luas,” ujar Eko.

Penangkapan Frans Antoni menjadi sinyal bahwa pengejaran terhadap jaringan Fredy Pratama belum berhenti. Aparat masih terus memburu para pelaku lain yang diduga terlibat dalam operasi peredaran narkotika lintas negara. 

Di sisi lain, kasus ini menunjukkan bahwa perang melawan narkoba tidak hanya dilakukan dengan menyita barang bukti, tetapi juga memutus aliran dana dan menangkap orang-orang yang berada di balik layar sindikat internasional tersebut. (udn)
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 21 Juni 2026: Sagitarius Panen Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 21 Juni 2026: Sagitarius Panen Uang Kaget

Tanggal 21 Juni 2026 diprediksi menjadi salah satu momentum paling panas dalam pergerakan energi keuangan bagi beberapa zodiak. Ini zodiak yang bercuan deras.
Dugaan Pelecehan Verbal Terhadap Mahasiswi, Mahasiswa di Semarang Jadi Tersangka

Dugaan Pelecehan Verbal Terhadap Mahasiswi, Mahasiswa di Semarang Jadi Tersangka

Seorang mahasiswa berinisial MFA (19) resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian atas dugaan kasus kekerasan seksual secara verbal di lingkungan kampus di Semarang. 
Daftar Kasus Kriminal di Indonesia yang Masih Menggantung hingga 2026

Daftar Kasus Kriminal di Indonesia yang Masih Menggantung hingga 2026

Dari kasus Sum Kuning, Marsinah, Munir hingga hilangnya Wiji Thukul, inilah deretan kasus kriminal di Indonesia yang belum terungkap hingga 2026 dan masih menyisakan tanda tanya besar
Sempat Dengar Cekcok Dini Hari, Warga Temukan Ibu Rumah Tangga di Tambora Tewas Mengenaskan

Sempat Dengar Cekcok Dini Hari, Warga Temukan Ibu Rumah Tangga di Tambora Tewas Mengenaskan

Sebuah insiden berdarah mengguncang warga di Jalan Padamulya VIII, Angke, Tambora, Jakarta Barat, pada Jumat (19/6) sore. 
Peran Vital Frans Antony di Jaringan Fredy Pratama, Dari Pengendali Keuangan hingga Otak Operasi Sindikat Narkoba Internasional

Peran Vital Frans Antony di Jaringan Fredy Pratama, Dari Pengendali Keuangan hingga Otak Operasi Sindikat Narkoba Internasional

Frans Antony, orang dekat Fredy Pratama yang buron sejak 2023, berhasil dipulangkan ke Indonesia. Simak peran vitalnya sebagai pengendali keuangan dan operasional jaringan narkoba
Miliki Nilai Strategis, Pmerintaha Diminta Lanjutkan Program MBG

Miliki Nilai Strategis, Pmerintaha Diminta Lanjutkan Program MBG

Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program prioritas era Presiden RI, Prabowo Subianto disebut memiliki nilai strategis bagi masa depan Indonesia.

Trending

Dermatitis Atopik Masih Jadi Kasus Terbanyak pada Anak, Ini Penjelasan Ahli

Dermatitis Atopik Masih Jadi Kasus Terbanyak pada Anak, Ini Penjelasan Ahli

Di Indonesia, dermatitis atopik bahkan tercatat sebagai salah satu penyakit kulit yang paling sering ditangani pada layanan dermatologi anak.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat Vs Australia

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat Vs Australia

Pertandingan Amerika Serikat vs Australia dapat disaksikan pada Sabtu (20/6/2026). Berikut link live streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Australia.
Survei Sebut Jokowi Dongkrak Citra Positif, PSI Perlu Konvensi Jadi Program Kerja

Survei Sebut Jokowi Dongkrak Citra Positif, PSI Perlu Konvensi Jadi Program Kerja

Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi) secara terang-terangan memberikan dukungannya kepada Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Polda Lampung Tetapkan Sekda Lampung Tengah Sebagai Tersangka Dugaan Kasus Rekrutmen Honorer Fiktif

Polda Lampung Tetapkan Sekda Lampung Tengah Sebagai Tersangka Dugaan Kasus Rekrutmen Honorer Fiktif

Kepolisian Daerah (Polda) Lampung secara resmi menaikkan status hukum Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Tengah, yang berinisial WA, menjadi tersangka. 
Sempat Dengar Cekcok Dini Hari, Warga Temukan Ibu Rumah Tangga di Tambora Tewas Mengenaskan

Sempat Dengar Cekcok Dini Hari, Warga Temukan Ibu Rumah Tangga di Tambora Tewas Mengenaskan

Sebuah insiden berdarah mengguncang warga di Jalan Padamulya VIII, Angke, Tambora, Jakarta Barat, pada Jumat (19/6) sore. 
Jamintel Kejagung Dorong Peran Aktif ABPEDNAS Realisasi Restorative Justice di Desa

Jamintel Kejagung Dorong Peran Aktif ABPEDNAS Realisasi Restorative Justice di Desa

Jamintel Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, Reda Manthovani hadir dalam pelantikan DPD dan DPC ABPEDNAS se-Maluku Utara.
Dugaan Pelecehan Verbal Terhadap Mahasiswi, Mahasiswa di Semarang Jadi Tersangka

Dugaan Pelecehan Verbal Terhadap Mahasiswi, Mahasiswa di Semarang Jadi Tersangka

Seorang mahasiswa berinisial MFA (19) resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian atas dugaan kasus kekerasan seksual secara verbal di lingkungan kampus di Semarang. 
Selengkapnya

Viral