Cekcok Soal Narkoba Berujung Maut, Suami Bun*h Istri di Tambora, Keluarga Minta Pelaku Dihukum Berat
- Antara
tvOnenews.com - Kasus tragis yang terjadi di kawasan Angke, Tambora, Jakarta Barat, menjadi salah satu contoh nyata bagaimana konflik rumah tangga yang dipicu penyalahgunaan narkotika dapat berakhir fatal.
Seorang perempuan berinisial R (40) ditemukan tewas di rumahnya setelah diduga dibunuh oleh suaminya sendiri, ES (30). Peristiwa ini tidak hanya mengejutkan warga sekitar, tetapi juga meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban.
Keluarga Pelaku Dukung Penegakan Hukum
Keluarga ES menyatakan tidak akan menghalangi proses hukum yang tengah berjalan. Adik pelaku, Tasya, menegaskan pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada kepolisian.
"Kalau memang itu dia yang melakukan ya harus dihukum. Dari keluarga sudah menyerahkan ke polisi saja. Pada dasarnya dia salah dan harus menerima hukuman yang adil," kata Tasya melansir dari Antara, Selasa (23/06/26).
Menurut Tasya, hubungan rumah tangga kakaknya dengan korban memang telah lama diwarnai pertengkaran. Bahkan, korban diduga beberapa kali menjadi korban kekerasan fisik sebelum akhirnya meninggal dunia.
Ia mengungkapkan bahwa pada 2024 lalu, korban sempat meninggalkan rumah karena mengalami penganiayaan yang menyebabkan tubuhnya penuh memar. Namun, korban akhirnya kembali karena tidak tega meninggalkan anak-anaknya.
"Memang dari dulu suka bertengkar, istrinya itu pernah sampai kabur dari rumah karena dipukuli. Badannya memar semua, pas 2024 itu. Tapi dia pulang lagi karena tidak tega meninggalkan anaknya," ujar Tasya.
Meski mengakui sang kakak memiliki karakter keras, keluarga mengaku tidak pernah membayangkan perselisihan rumah tangga tersebut akan berakhir dengan pembunuhan.
Diduga Dipicu Masalah Ekonomi dan Narkoba
Selain persoalan rumah tangga yang telah berlangsung lama, keluarga menyebut kondisi ekonomi menjadi salah satu pemicu pertengkaran antara pasangan tersebut.
"Memang ada masalah ekonomi juga, sampai jadi sering bertengkar," kata Tasya.
Namun, hasil penyelidikan sementara polisi mengarah pada dugaan lain yang lebih serius. Kepolisian mengungkap bahwa sebelum peristiwa tragis itu terjadi, pasangan suami istri tersebut diduga terlibat cekcok terkait penggunaan narkotika oleh pelaku.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Wisnu Wirawan, menjelaskan bahwa pertengkaran dipicu oleh kebiasaan pelaku menggunakan narkoba.
Load more