Baru Sebulan Bebas, Pasutri Residivis Curanmor Beraksi Lagi di Jaktim, Modus Bawa Anak Bikin Geleng-Geleng
- Gambar ilustrasi AI
tvOnenews.com - Sepasang suami istri (residivis) yang baru menghirup udara bebas sekitar satu bulan justru kembali beraksi mencuri sepeda motor. Yang mengejutkan, keduanya menggunakan anak mereka sendiri sebagai bagian dari modus untuk mengelabui warga agar tidak curiga terhadap aktivitas mereka.
Baru Sebulan Bebas, Kembali Lakukan Kejahatan Serupa
Polsek Duren Sawit, Jakarta Timur mengungkap bahwa pasangan suami istri berinisial PF dan MK merupakan residivis kasus pencurian kendaraan bermotor yang pernah menjalani hukuman penjara atas tindak pidana serupa.
Kapolsek Duren Sawit Kompol Sutikno menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan, kedua pelaku diketahui telah beberapa kali terlibat dalam aksi pencurian motor. Bahkan, mereka baru sekitar satu bulan keluar dari lembaga pemasyarakatan sebelum kembali menjalankan aksinya.
"Mereka residivis kasus serupa, berdasarkan pengakuan mereka sudah dua kali melakukan pencurian sepeda motor, baru sebulan mereka keluar dari lembaga pemasyarakatan," kata Sutikno melansir dari Antara, Selasa (23/06/26).
Sutikno mengungkapkan salah satu pelaku sebelumnya pernah diproses hukum oleh Polda Metro Jaya dan dijatuhi hukuman penjara sekitar dua tahun. Namun setelah bebas, pelaku kembali melakukan tindak pidana yang sama di wilayah hukum Duren Sawit.
"Yang pertama mungkin ditangani oleh Polda Metro Jaya sehingga mereka mendapatkan vonis kurang lebih dua tahun. Sehingga ketika keluar, kami lakukan penyelidikan kembali ternyata dia melakukan tindak pidana yang sama di wilayah hukum Duren Sawit sehingga kami proses. Berarti dua kali," jelas Sutikno.
Kasus ini kembali menyoroti persoalan residivisme di Indonesia, yakni kondisi ketika mantan narapidana kembali melakukan tindak kejahatan setelah menyelesaikan masa hukumannya.
- ANTARA/Siti Nurhaliza
Modus Bawa Anak untuk Kelabui Warga
Salah satu hal yang membuat kasus ini menjadi perhatian adalah modus yang digunakan pasangan tersebut. Polisi mengungkap bahwa PF dan MK sengaja membawa anak mereka ketika menjalankan aksi pencurian.
Menurut Sutikno, keberadaan anak tersebut dimanfaatkan untuk menciptakan kesan bahwa mereka hanyalah keluarga biasa yang sedang beraktivitas, sehingga tidak menimbulkan kecurigaan masyarakat sekitar.
"Modus pelaku pasutri ini membawa anak untuk memudahkan suami melakukan aksinya," kata Sutikno.
Load more