News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terbongkar! Modus Baru Penyelundupan Narkoba Disamarkan dalam Oseng Cumi, Lapas Narkotika Jakarta Sita 12 Paket Terlarang

Modus baru penyelundupan narkoba terungkap di Lapas Narkotika Jakarta. Petugas menemukan 12 paket narkoba yang disembunyikan dalam oseng cumi saat pemeriksaan
Jumat, 26 Juni 2026 - 00:04 WIB
Terbongkar! Modus Baru Penyelundupan Narkoba Disamarkan dalam Oseng Cumi, Lapas Narkotika Jakarta Sita 12 Paket Terlarang
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

tvOnenews.com - Kasus penyelundupan narkoba terus berkembang dengan berbagai cara yang semakin tidak terduga. 

Para pelaku kini tak lagi hanya memanfaatkan barang-barang bawaan biasa, tetapi juga menggunakan makanan sebagai media untuk menyamarkan barang terlarang agar lolos dari pemeriksaan petugas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fenomena ini menjadi tantangan tersendiri bagi aparat penegak hukum dan petugas pemasyarakatan. Beragam modus baru penyelundupan narkoba bermunculan, mulai dari menyembunyikannya di dalam kemasan makanan, minuman, hingga barang kebutuhan sehari-hari yang tampak tidak mencurigakan.

Upaya penyelundupan narkoba menggunakan makanan kembali terungkap di Jakarta. Kali ini, petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Narkotika Jakarta berhasil menggagalkan masuknya barang terlarang yang disembunyikan di dalam hidangan oseng-oseng cumi yang dibawa oleh seorang pengunjung pada Kamis (25/6/2026).

Modus Baru Penyelundupan Narkoba Disembunyikan dalam Oseng Cumi

Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Narkotika Jakarta berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba yang dilakukan dengan cara menyembunyikan barang terlarang di dalam makanan.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Lapas Narkotika Jakarta, Edi Sigit Budiman, mengungkapkan bahwa petugas menemukan sebanyak 12 paket yang diduga narkoba saat melakukan pemeriksaan terhadap makanan yang dibawa pengunjung.

"Kami berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba. Modusnya, yang bersangkutan melakukan kunjungan, membawa makanan dan ditemukan di dalam oseng cumi barang yang diduga barang terlarang narkoba sebanyak 12 paket," kata Edi Sigit Budiman di Jakarta, Kamis.

Menurut Edi, pengungkapan kasus tersebut bermula dari pemeriksaan rutin yang dilakukan petugas terhadap seluruh pengunjung beserta barang bawaan mereka sebelum memasuki area lapas. Pemeriksaan dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

Petugas kemudian memeriksa sejumlah makanan yang dibawa pengunjung, mulai dari nasi, sayuran hingga oseng cumi. Dari proses pemeriksaan itulah ditemukan paket-paket mencurigakan yang disembunyikan di dalam masakan cumi tersebut.

"Dari barang bawaan yang bersangkutan itu membawa makanan ada nasi, oseng cumi, sayur, nah makanan tersebut kami periksa sesuai dengan SOP, di situlah ditemukan barang terlarang di dalam oseng cumi," jelasnya.

Dua Pengunjung Diamankan, Dijanjikan Imbalan Rp500 Ribu

Setelah penemuan tersebut, pihak lapas langsung melaporkan kejadian itu kepada pimpinan dan berkoordinasi dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jakarta untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya.

Edi mengatakan, sesuai arahan pimpinan, kasus tersebut segera dilimpahkan kepada aparat kepolisian agar dapat dilakukan penyelidikan lebih mendalam.

"Setelah melaporkan kepada pimpinan, dalam hal ini Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jakarta, sesuai arahan kami melaporkan kasus ini kepada pihak berwajib yakni Polres Metro Jakarta Timur," ujarnya.

Petugas mengamankan dua orang pengunjung berinisial K dan RP. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, K diketahui berencana menemui seorang warga binaan dan menyerahkan narkoba tersebut. Sementara itu, RP hanya berperan sebagai teman yang mengantar.

Dari keterangan awal yang diperoleh petugas, pelaku mengaku bersedia menjalankan aksi tersebut karena tergiur imbalan sebesar Rp500 ribu jika berhasil memasukkan barang terlarang ke dalam lapas.

Jaringan Berasal dari Tanjung Priok, Polisi Lakukan Pengembangan

Barang bukti beserta kedua pengunjung yang diamankan kemudian diserahkan kepada Polres Metro Jakarta Timur untuk menjalani proses penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut terkait jaringan yang terlibat.

Berdasarkan informasi sementara, narkoba tersebut berasal dari wilayah Tanjung Priok, Jakarta Utara. Barang diduga dikirim melalui perantara atau kurir sebelum akhirnya sampai ke tangan pelaku yang hendak memasukkannya ke dalam lapas.

"Informasinya mereka mendapatkan barang ini domisilinya daerah Jakarta Utara di Tanjung Priok. Jadi jaringan yang kita dapat informasi itu barangnya dititipkan melalui kurir kemudian sampai ke yang bersangkutan lalu rencana dikirim ke warga binaan yang ada di lapas," kata Edi.

Kasus ini menambah daftar panjang berbagai modus baru penyelundupan narkoba yang berhasil digagalkan petugas pemasyarakatan. Sebelumnya, sejumlah lapas di Indonesia juga pernah menemukan narkoba yang disembunyikan dalam berbagai bentuk dan barang bawaan pengunjung.

Lapas Narkotika Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus memperketat pengawasan terhadap seluruh pengunjung maupun barang bawaan yang masuk ke area pemasyarakatan. 

Langkah tersebut dilakukan guna mencegah masuknya narkoba dan berbagai barang terlarang lainnya ke dalam lingkungan lapas serta menjaga keamanan proses pembinaan warga binaan. (udn)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masih Ingat Imroatus? 'Alien' Viral 6 Tahun Lalu yang Kini Dikabarkan Sudah Menikah

Masih Ingat Imroatus? 'Alien' Viral 6 Tahun Lalu yang Kini Dikabarkan Sudah Menikah

Masih ingatkah Anda dengan sosok Imroatus? Sosok 'alien' yang pernah menggemparkan jagat media sosial terutama X tersebut kini diketahui telah resmi menikah.
Wamendagri Bima Arya Dorong Integrasi Sistem Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Daerah

Wamendagri Bima Arya Dorong Integrasi Sistem Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Daerah

Penguatan sistem di daerah tidak cukup hanya melalui pembentukan kelembagaan, tetapi juga perlu didukung ketersediaan sumber daya dan pembiayaan yang memadai.
Dedi Mulyadi Keluarkan Kebijakan Baru, Korban Begal hingga Penganiayaan di Jabar Tak Lagi Terbebani Tagihan RS

Dedi Mulyadi Keluarkan Kebijakan Baru, Korban Begal hingga Penganiayaan di Jabar Tak Lagi Terbebani Tagihan RS

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh rumah sakit di wilayah Jawa Barat usai dirinya menerima laporan soal korban begal.
Kabur Usai Gudang Minyakita Digeledah, Pemilik Gudang Oplosan Ditangkap Polisi

Kabur Usai Gudang Minyakita Digeledah, Pemilik Gudang Oplosan Ditangkap Polisi

Penangkapan dilakukan personel Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Bengkulu setelah memperoleh informasi mengenai keberadaan terduga pelaku. H-S diketahui bergerak menggunakan sepeda motor dari wilayah Sumatera Selatan menuju Kota Bengkulu.
Benarkah Tio Ferdian Rahmana Anak Pejabat? Ini Fakta di Balik Sosok Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Suruh Pacar Aborsi

Benarkah Tio Ferdian Rahmana Anak Pejabat? Ini Fakta di Balik Sosok Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Suruh Pacar Aborsi

Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026, jadi sorotan usai muncul dugaan meminta kekasihnya aborsi. Benarkah ia anak pejabat? Simak fakta selengkapnya.
Bali United Umumkan Format Dewata Challenge Series, Persib Wajib Sapu Bersih untuk Bayar Kegagalan di Piala Presiden 2026

Bali United Umumkan Format Dewata Challenge Series, Persib Wajib Sapu Bersih untuk Bayar Kegagalan di Piala Presiden 2026

Ini menjadi kembalinya Persib Bandung ke turnamen setelah gagal meraih gelar juara Piala Presiden 2026. Sementara itu, Bali United pun akhirnya membuka persiapan untuk menatap musim 2026-2027. 

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Siapa Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka-Raki Jatim 2026? Simak profil, pendidikan, perjalanan, serta fakta soal isu dirinya anak pejabat.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
Selengkapnya

Viral