News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kawal Implementasi Program Prioritas Presiden di Daerah, BSKDN Kemendagri Dorong Penguatan Sinergi Pemda dan Pusat

BSKDN Kemendagri memperkuat koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan program prioritas Presiden di daerah melalui proses monitoring dan evaluasi yang sistematis.
Jumat, 26 Juni 2026 - 21:54 WIB
Rakor Regional Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Program Direktif Presiden yang digelar BSKDN Kemendagri.
Sumber :
  • BSKDN

Jakarta, tvOnenews.com - Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengawal implementasi program prioritas Presiden terus diperkuat.

Hal itulah yang kembali ditekankan dalam Rapat Koordinasi Regional Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Program Direktif Presiden Batch V yang digelar Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Bandung, Jawa Barat pada Jumat (26/6/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Agenda ini jadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan program prioritas Presiden di daerah melalui proses monitoring dan evaluasi yang sistematis.

Selain memotret capaian pelaksanaan program, forum tersebut juga mengidentifikasi berbagai kendala, risiko, praktik baik, hingga kebutuhan penguatan kebijakan sebagai dasar penyusunan rekomendasi strategi yang lebih operasional dan responsif terhadap kondisi di daerah.

Kepala BSKDN Yusharto Huntoyungo dalam sambutannya menjelaskan, monitoring dan evaluasi merupakan instrumen penting untuk memastikan kebijakan nasional tidak berhenti pada tahap perencanaan, tetapi benar-benar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui implementasi yang efektif di daerah.

"Harapannya kegiatan ini dapat menghasilkan gambaran yang komprehensif mengenai capaian, kendala, serta kebutuhan penguatan kebijakan sebagai dasar penyusunan rekomendasi strategi kebijakan yang lebih operasional dan responsif terhadap kondisi daerah," ujarnya.

Yusharto menjelaskan, Rakor Regional Batch V bertujuan menjembatani kesenjangan antara desain kebijakan nasional dengan realisasi implementasinya di lapangan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat koordinasi, sinkronisasi, dan konsolidasi pelaksanaan program direktif Presiden, menghasilkan evaluasi yang komprehensif, serta menjadi landasan penyusunan rekomendasi kebijakan yang adaptif terhadap kebutuhan masing-masing daerah.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman menyampaikan,  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat terus mengawal implementasi sepuluh program direktif Presiden melalui berbagai upaya yang berorientasi pada efektivitas dan efisiensi pelaksanaan program. Menurutnya, kedua aspek tersebut harus berjalan beriringan agar setiap kebijakan mampu memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat. "Efektif kalau tidak efisien kan sayang, begitu juga sebaliknya," ujarnya.

Herman menjelaskan, sejumlah indikator pembangunan di Jawa Barat menunjukkan perkembangan yang positif. Salah satunya tercermin dari tingkat konsumsi masyarakat yang tetap terjaga seiring dengan keberhasilan pemerintah daerah mengendalikan laju inflasi. "Untuk tingkat konsumsi masyarakat relatif baik sampai saat ini karena inflasinya terkendali. Kami jaga di kisaran 2,5 persen," katanya.

Sejalan dengan hal tersebut, Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf Macan Effendi menegaskan, keberhasilan pelaksanaan sepuluh program direktif Presiden membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan lembaga legislatif. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi faktor penting dalam mewujudkan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen yang dicanangkan Presiden.

"Pak Presiden menginginkan pertumbuhan ekonomi mencapai 8 persen. Banyak orang mengatakan target itu sangat optimistis. Pertanyaannya, apakah achievable atau tidak? Di sinilah seluruh elemen pemerintah harus bekerja bersama agar target tersebut dapat diwujudkan," ujarnya.

Dede Yusuf menjelaskan bahwa salah satu faktor penentu dalam mencapai target tersebut adalah kemampuan pemerintah daerah menjaga stabilitas harga melalui pengendalian inflasi. Dia menilai langkah-langkah konkret, seperti pelaksanaan operasi pasar, merupakan instrumen yang efektif untuk menjaga daya beli masyarakat ketika terjadi kenaikan harga kebutuhan pokok.

"Inflasi itu sederhana saja. Ketika harga LPG naik atau harga cabai naik, apa yang perlu dilakukan? Salah satunya adalah melakukan operasi pasar. Kalau ada daerah tidak melakukan operasi pasar, berarti tidak ingin menjaga inflasi," tegasnya.

Selain pengendalian inflasi, Dede Yusuf juga menyoroti pentingnya percepatan Program Tiga Juta Rumah sebagai bagian dari agenda strategis pemerintah. Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak hanya diukur dari jumlah rumah yang dibangun atau direnovasi, tetapi juga harus disertai dengan kepastian hukum melalui kepemilikan sertifikat bagi masyarakat penerima manfaat.

"Kami juga mendukung agar rumah yang dibangun tidak hanya berdiri secara fisik, tetapi juga memiliki sertifikat. Kami telah menyiapkan 500 ribu sertifikat gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah," pungkasnya.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Aksi Unjuk Rasa Dinilai Sebagai Sosial Kontrol Kebijakan Publik

Aksi Unjuk Rasa Dinilai Sebagai Sosial Kontrol Kebijakan Publik

Belakangan aksi unjuk rasa marak terjadi merespons kondisi perekonomian nasional yang melemah.
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Memasuki Minggu, 28 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk menikmati keberuntungan dalam hal keuangan. Siapa saja mereka?
Prabowo Ajak 2.600 Akademisi Kembangkan Mobil Listrik Buatan Indonesia

Prabowo Ajak 2.600 Akademisi Kembangkan Mobil Listrik Buatan Indonesia

Baru-baru ini Presiden Prabowo Subianto menyinggung soal proyek mobil nasional dalam acara Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, & Industri Indonesia
Ketua Yayasan Diduga Perintahkan Pengasuh Ikat Balita, 13 Tersangka Kasus Daycare Little Aresha Segera Disidang

Ketua Yayasan Diduga Perintahkan Pengasuh Ikat Balita, 13 Tersangka Kasus Daycare Little Aresha Segera Disidang

Kasus dugaan kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta memasuki tahap baru. Sebanyak 13 tersangka dilimpahkan ke Kejari Yogyakarta setelah berkas dinyatakan lengkap (P21).

Trending

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Memasuki Minggu, 28 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk menikmati keberuntungan dalam hal keuangan. Siapa saja mereka?
Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Merosotnya peringkat daya saing Indonesia dalam World Competitiveness Ranking 2026 dinilai bukan sekadar penurunan statistik, melainkan sinyal bahaya bagi iklim
Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Polda Metro Jaya membongkar praktik judi berkedok permainan ketangkasan mirip Timezone di Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Sebanyak 69 tersangka ditetapkan.
Prabowo Ajak 2.600 Akademisi Kembangkan Mobil Listrik Buatan Indonesia

Prabowo Ajak 2.600 Akademisi Kembangkan Mobil Listrik Buatan Indonesia

Baru-baru ini Presiden Prabowo Subianto menyinggung soal proyek mobil nasional dalam acara Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, & Industri Indonesia
Jaringan Judi Online Berkedok Aplikasi Digital Terbongkar, WN China Masuk DPO

Jaringan Judi Online Berkedok Aplikasi Digital Terbongkar, WN China Masuk DPO

Polda Metro Jaya mengungkap jaringan judi online dan pornografi melalui aplikasi HOT51. Sembilan tersangka ditangkap, sementara satu WN China masuk daftar buronan.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Selengkapnya

Viral