News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Pegawai Padel Disekap 3 Hari di Jaksel, Polisi Ungkap Peran 4 Tersangka dan Grup WhatsApp Rahasia

Polisi mengungkap kronologi penyekapan pegawai padel di Jakarta Selatan. Korban diduga disekap selama tiga hari, dianiaya empat rekan kerja, sementara polisi mengungkap
Kamis, 9 Juli 2026 - 17:34 WIB
Ilustrasi Kronologi Pegawai Padel Disekap 3 Hari di Jaksel, Polisi Ungkap Peran 4 Tersangka dan Grup WhatsApp Rahasia
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

5. Dipindahkan ke Lift Barang
Keesokan harinya, Senin, 22 Juni 2026, korban dipindahkan ke ruang lift barang. Di lokasi inilah korban kembali mengalami penganiayaan oleh para tersangka.

6. Mengalami Penganiayaan Berulang
Polisi menyebut korban dipukul, ditendang, diinjak, hingga disiram air selama proses interogasi karena dianggap tidak mengakui dugaan pencurian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

7. Korban Berhasil Melarikan Diri
Pada Selasa, 23 Juni 2026 sekitar pukul 05.00 WIB, korban akhirnya berhasil keluar dari lokasi penyekapan setelah dibantu salah seorang petugas keamanan.

8. Kasus Dilaporkan ke Polisi
Setelah pulang ke rumah dan menceritakan seluruh kejadian kepada keluarganya, pihak keluarga bersama kuasa hukum melapor ke Polres Metro Jakarta Selatan pada 24 Juni 2026.

Peran Masing-Masing Tersangka

Dalam konferensi pers, Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKP Dwi Manggala Yudha menjelaskan peran setiap tersangka.

ASW yang merupakan kepala toko disebut sebagai aktor utama. Ia diduga memerintahkan penyekapan, memukul wajah korban, serta menendang bagian perut korban.

"Yang pertama, dengan inisial ASW, perannya adalah menyuruh untuk melakukan penyekapan terhadap korban, memukul korban di bagian wajah dan menendang perut korban," ujar Dwi.

Sementara itu, RRK diduga menendang bahu kiri korban, menginjak lengan kanan sebanyak dua kali, serta menyiram korban.

Pelaku AH disebut memukul dan menendang bagian dagu korban. Sedangkan DK bertugas mengikat kedua tangan korban menggunakan kabel ties sekaligus ikut melakukan pemukulan.

Menurut polisi, motif para tersangka berawal dari emosi setelah mengetahui adanya barang milik perusahaan yang diduga dicuri korban.

"Modus operandinya, tersangka emosi karena mengetahui adanya barang di toko hilang dicuri oleh korban, sehingga para tersangka melakukan penyekapan dan penganiayaan terhadap korban," kata Dwi.

Tidak Ada Alasan Melakukan Main Hakim Sendiri

Hasil penyidikan sementara menyebutkan belum ditemukan adanya perintah dari pihak manajemen perusahaan. Polisi juga mengungkap awalnya para pelaku hanya berniat menginterogasi korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun karena korban tidak segera mengakui dugaan pencurian, interogasi berubah menjadi penyekapan selama tiga hari.

"Awalnya tidak direncanakan. Jadi hanya mau menginterogasi saja. Nah kemudian karena prosesnya mungkin agak berbelit-belit sehingga jadi terlalu lama nahan," ujar Kanit Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan Iptu Satrio.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

10 Paket Narkoba dan Timbangan Digital Disita, Polisi Gerebek Pengedar Sabu di Marelan

10 Paket Narkoba dan Timbangan Digital Disita, Polisi Gerebek Pengedar Sabu di Marelan

Satres Narkoba Polres Pelabuhan Belawan menangkap seorang pria yang diduga mengedarkan sabu di Medan Marelan. Polisi menyita 10 paket sabu, timbangan digital, dan barang bukti lainnya.
Maroko Dapat Kabar Buruk, Striker Utama Mereka Dipastikan Absen Kontra Prancis di Perempat Final Piala Dunia 2026

Maroko Dapat Kabar Buruk, Striker Utama Mereka Dipastikan Absen Kontra Prancis di Perempat Final Piala Dunia 2026

Pelatih Timnas Maroko harus, Mohamed Ouahbi, harus memutar otak menjelang duel kontra Prancis di babak perempat final Piala Dunia 2026.
Update Kasus Daycare Little Aresha: Tersangka Bertambah Jadi 27 Orang, Polisi Soroti Dugaan Pembiaran Kekerasan Anak

Update Kasus Daycare Little Aresha: Tersangka Bertambah Jadi 27 Orang, Polisi Soroti Dugaan Pembiaran Kekerasan Anak

Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta memasuki babak baru. Total 27 orang kini menjadi tersangka, termasuk pengasuh, satpam, dan pegawai rumah tangga. Polisi mengungkap 
Rekomendasi HP 5G Harga Rp3 Jutaan, Ada Merek Xiaomi Redmi hingga Samsung Galaxy

Rekomendasi HP 5G Harga Rp3 Jutaan, Ada Merek Xiaomi Redmi hingga Samsung Galaxy

Segmen harga Rp3 jutaan bisa menjadi sweet spot yang ideal. Butuh rekomendasi? Berikut tiga rekomendasi yang bisa kamu pertimbangkan sebelum benar-benar beli.
Prediksi Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Mampukah Atlas Lions Membalaskan Dendam ke Mbappe Cs?

Prediksi Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Mampukah Atlas Lions Membalaskan Dendam ke Mbappe Cs?

Prediksi Prancis vs Maroko di perempat final Piala Dunia 2026. Simak analisis kekuatan, rekor pertemuan, hingga peluang Kylian Mbappe cs melaju ke semifinal.
Sri Sultan Hamengku Buwono X Napak Tilas Pangeran Mangkubumi di Sragen, Kunjungi Empat Petilasan

Sri Sultan Hamengku Buwono X Napak Tilas Pangeran Mangkubumi di Sragen, Kunjungi Empat Petilasan

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang juga Raja Kasultanan Yogyakarta melakukan napak tilas di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Kamis 9 Juli 2026.

Trending

Indonesia International Search and Rescue (IISAR) 2026: Pameran, Forum dan SAR Challenge

Indonesia International Search and Rescue (IISAR) 2026: Pameran, Forum dan SAR Challenge

Gelaran IISAR 2026 dilaksanakan di Nusantara International Convention Exhibiton (NICE), Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Tangerang.
Setelah Gelombang Serangan Baru AS, Iran Sebut Selat Hormuz Hanya Dibuka Sesuai Aturan Iran

Setelah Gelombang Serangan Baru AS, Iran Sebut Selat Hormuz Hanya Dibuka Sesuai Aturan Iran

Setelah gelombang serangan baru Amerika Serikat terhadap Iran, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf menegaskan, Selat Hormuz hanya akan dibuka sesuai aturan Iran dan bukan karena ancaman dari AS.
FBI Periksa Federasi Sepakbola Argentina di Tengah Piala Dunia 2026, AFA Diduga Lakukan Pencucian Uang di AS

FBI Periksa Federasi Sepakbola Argentina di Tengah Piala Dunia 2026, AFA Diduga Lakukan Pencucian Uang di AS

Di tengah perjuangan Tim Tango pada gelaran Piala Dunia 2026, belakangan mencuat kembali kabar terkait diperiksanya Federasi Sepakbola Argentina (AFA) oleh FBI.
3 Shio yang Tiba-tiba Ketiban Durian Runtuh pada 10 Juli 2026, Siapa Saja?

3 Shio yang Tiba-tiba Ketiban Durian Runtuh pada 10 Juli 2026, Siapa Saja?

3 shio yang tiba-tiba ketiban durian runtuh pada 10 Juli 2026 sudah terungkap! Cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Jumat ini, siapa yang paling beruntung?
Calvin Verdonk Sukses Bersama Lille, NEC Nijmegen Pecahkan Rekor Transfer pada Pemain yang Susul Bek Timnas Indonesia

Calvin Verdonk Sukses Bersama Lille, NEC Nijmegen Pecahkan Rekor Transfer pada Pemain yang Susul Bek Timnas Indonesia

Calvin Verdonk mengantarkan Lille ke peringkat ketiga klasemen akhir Liga Prancis musim 2025-2026 dan berpeluang lolos ke Liga Champions melalui jalur kualifikasi.
Ramalan Zodiak 10 Juli 2026: Leo Paling Cuan, Libra Disarankan Refleksi

Ramalan Zodiak 10 Juli 2026: Leo Paling Cuan, Libra Disarankan Refleksi

3 zodiak diprediksi cuan di ramalan zodiak 10 Juli 2026. Cek keuangan Aries hingga Pisces lengkap dengan angka keberuntungan dan siapa yang paling beruntung1
Bakti Sosial Program Kolaborasi Pemeriksaan Kesehatan & Sembako Gratis

Bakti Sosial Program Kolaborasi Pemeriksaan Kesehatan & Sembako Gratis

Pelindo  Regional 2 Tanjung Priok berkolaborasi dengan RS Pelabuhan Jakarta menyelenggarakan Bakti Sosial Program Kolaborasi Pemeriksaan Kesehatan & Sembako Gratis.
Selengkapnya

Viral