News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pembantu Presiden Diminta Jaga Program Prioritas Prabowo dari Praktik Korupsi

Pemerintah era Presiden RI, Prabowo Subianto bertekad menciptakan generasi emas anak Indonesia melalui gencarnya pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Senin, 13 Juli 2026 - 22:31 WIB
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah (kiri) menyampaikan konferensi pers di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (10/7/2026).
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/agr

Jakarta, tvOnenews.com - 

Tokoh muda NU, HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur
Tokoh muda NU, HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur
Sumber :
  • Istimewa

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemerintah era Presiden RI, Prabowo Subianto bertekad menciptakan generasi emas anak Indonesia melalui gencarnya pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Namun, kenyataannya program prioritas era kepemimpinan Prabowo justru diciderai dengan praktik korupsi yang belakangan terkuak.

Penulis Buku Prabowo untuk Indonesia Raya, HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur mengingatkan agar para pembantu Presiden maupun aparat penegak hukum mengutamakan agenda prioritas nasional khususnya pemberantasan korupsi dan penyelamatan kekayaan negara.

Menurut Khalilur berbagai langkah strategis yang ditempuh Presiden Prabowo, mulai dari kebijakan ekspor satu pintu komoditas strategis hingga penyelamatan aset negara melalui Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH), membutuhkan dukungan aparatur negara yang bekerja dengan integritas.

"Presiden tidak bisa bekerja sendirian. Visi besar Presiden hanya akan berhasil apabila para pembantu dan aparat penegak hukum menjalankannya dengan jujur. Jangan sampai Presiden dibohongi oleh orang-orang yang justru diberi amanah menjalankan program prioritas," ujar Khalilur dalam keterangan diterima, Senin (13/7/2026).

Khalilur lalu mencontohkan kasus yang terjadi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Ia menilai program yang dirancang untuk meningkatkan kualitas gizi anak Indonesia semestinya menjadi salah satu wajah keberhasilan pemerintahan.

Namun sayangnya, apabila benar terjadi penyimpangan dalam pengelolaan program tersebut maka hal itu merupakan bentuk pengkhianatan terhadap kepercayaan Presiden sekaligus kepentingan masyarakat.

"Program MBG adalah program yang sangat mulia. Kalau di dalam pelaksanaannya justru disalahgunakan oleh oknum, maka yang dirugikan bukan hanya negara, tetapi juga Presiden yang mempercayakan program tersebut kepada bawahannya," jelas dia.

Selain MBG, Khalilur juga menyoroti kasus yang menyeret eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Ardiansyah. 

Dia meyakini hal itu menjadi ujian besar bagi komitmen penegakan hukum, mengingat posisi strategis yang pernah diemban Febrie dalam upaya penyelamatan aset negara.

"Kalau aparat penegak hukum yang selama ini dipercaya menjaga aset negara justru diduga terlibat dalam perkara korupsi, maka Presiden juga menjadi pihak yang dibohongi. Karena itu proses hukumnya harus dibuka secara terang dan diselesaikan sampai tuntas," tegas dia.

Khalilur juga menyoroti kritik yang disampaikan Peneliti Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) UGM, Zaenur Rohman, terkait penanganan perkara Febrie Ardiansyah. 

Sebab, pandangan dari kalangan akademisi tersebut perlu dijadikan masukan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) agar proses hukum berjalan sesuai prinsip negara hukum.

Ia meminta Kejaksaan Agung menunjukkan komitmen terhadap transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme dengan membuka perkembangan penanganan perkara kepada publik secara berkala.

"Semakin besar perhatian publik terhadap perkara ini, semakin besar pula tanggung jawab Kejaksaan Agung untuk membuktikan bahwa penegakan hukum dilakukan secara transparan, akuntabel, dan bebas dari konflik kepentingan," yakin dia.

Di sisi lain, Khalilur menilai Indonesia membutuhkan rekonsiliasi nasional untuk memperkuat kohesi antarlembaga negara. Namun rekonsiliasi tersebut, tidak boleh dibangun di atas kompromi terhadap pelanggaran hukum. Contoh pengalaman Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela yang membentuk Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi setelah berakhirnya rezim apartheid.

"Mandela mengajarkan bahwa urutannya jelas ungkap dulu kebenaran, baru rekonsiliasi. Rekonsiliasi tanpa kebenaran hanya akan menjadi kompromi yang menyisakan persoalan di kemudian hari," wanti Khalilur.

Khalilur mencatat, rekonsiliasi nasional setidaknya harus memenuhi sejumlah syarat.

Pertama, seluruh proses penegakan hukum harus berjalan tanpa perlakuan istimewa terhadap siapa pun. Kedua, seluruh institusi penegak hukum harus menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan korps masing-masing. Ketiga, keterbukaan informasi harus menjadi prinsip utama sehingga masyarakat dapat mengawasi jalannya proses hukum.

"Kalau ketiga syarat itu sudah dipenuhi, barulah rekonsiliasi bisa dilakukan. Jaksa, polisi, dan TNI adalah anak kandung republik yang sama. Tetapi rekonsiliasi harus lahir dari kebenaran dan keadilan, bukan dari kompromi," pungkasnya.(raa)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pertamina Jadi Wajib Pajak Pertama di Indonesia Terapkan Integrasi Data Perpajakan Bersama DJP

Pertamina Jadi Wajib Pajak Pertama di Indonesia Terapkan Integrasi Data Perpajakan Bersama DJP

Pertamina menjadi wajib pajak pertama di Indonesia yang menjadi pilot project penerapan TCF dan integrasi data perpajakan bersama Direktorat Jenderal Pajak (DJP).
3 Shio yang Mendadak Dapat Rezeki Nomplok pada 15 Juli 2026, Siapa Saja?

3 Shio yang Mendadak Dapat Rezeki Nomplok pada 15 Juli 2026, Siapa Saja?

3 shio yang mendadak dapat rezeki nomplok pada 15 Juli 2026 terungkap! Cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Rabu besok, siapa yang paling beruntung ?
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki dalam Keuangan 15 Juli 2026: Taurus Dapat Bonus, Cancer Ada Kabar Baik

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki dalam Keuangan 15 Juli 2026: Taurus Dapat Bonus, Cancer Ada Kabar Baik

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki dalam keuangan pada 15 Juli 2026, di antaranya Taurus peluang dapat bonus dan Cancer ada kabar baik. Ada zodiakmu?
Di Tengah Konflik AS-Iran Makin Memanas, Dubes Pastikan Saudi Aman bagi Jamaah Umrah Indonesia

Di Tengah Konflik AS-Iran Makin Memanas, Dubes Pastikan Saudi Aman bagi Jamaah Umrah Indonesia

Di tengah eskalasi terbaru Amerika Serikat dan Iran, Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia Faisal Abdullah Al Amoudi menegaskan bahwa Arab Saudi tetap aman bagi masyarakat Indonesia yang akan menunaikan ibadah umrah maupun haji
Jadwal AVC Boys' U-18 Championship 2026, Selasa 14 Juli: Kesempatan Terakhir Timnas Voli Indonesia U-18 Perbaiki Nasib

Jadwal AVC Boys' U-18 Championship 2026, Selasa 14 Juli: Kesempatan Terakhir Timnas Voli Indonesia U-18 Perbaiki Nasib

Jadwal AVC Boys' U-18 Championship 2026 hari ini pada Selasa (14/7/2026), di mana Timnas Voli Indonesia U-18 akan berusaha tampil mati-matian untuk memperbaiki nasib mereka di ajang bergengsi ini.
Begini Penjelasan Koh Dondy Tan di Tengah Isu Keyakinan Komedian Temon Diduga Mualaf tapi Dikuburkan secara Nasrani

Begini Penjelasan Koh Dondy Tan di Tengah Isu Keyakinan Komedian Temon Diduga Mualaf tapi Dikuburkan secara Nasrani

Kabar tutup usia komedian Temon Templar menjadi duka bersama, terutama di dunia hiburan Indonesia. Sebab ia salah satu komedian dan artis yang menghibur

Trending

Temon Meninggal Dunia, Pesan Terakhir untuk Kesembilan Anaknya Akhirnya Terungkap!

Temon Meninggal Dunia, Pesan Terakhir untuk Kesembilan Anaknya Akhirnya Terungkap!

Kepergian komedian senior Simson Rarameha Ngadang atau yang akrab disapa Temon masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga.
Terkuak Motif Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Tak Percaya

Terkuak Motif Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Tak Percaya

Pihak kepolisian dari Polda Metro Jaya tidak lantas percaya begitu saja dengan pengakuan pelaku teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. 
Modal Lem Hingga Cat Semprot, Pria di Tangerang Sulap Kertas Jadi Uang: Polisi Buru Sosok Misterius Ini

Modal Lem Hingga Cat Semprot, Pria di Tangerang Sulap Kertas Jadi Uang: Polisi Buru Sosok Misterius Ini

Petualangan WW (32) dalam dunia gelap peredaran uang palsu berakhir di tangan jajaran Polres Metro Tangerang Kota.
Pengakuan Keluarga Santri Dibakar Bikin Merinding, Polisi Sampai Turun Tangan Paksa Setujui Surat Damai

Pengakuan Keluarga Santri Dibakar Bikin Merinding, Polisi Sampai Turun Tangan Paksa Setujui Surat Damai

Komisi III DPR RI dibuat gempar dengan kesaksian ketiga anggota keluarga santri dibakar oleh seniornya di Pondok Pesantren (Ponpes) Rosyidatusshaulatiyyah Al Ibrahimy NW.
Begini Penjelasan Koh Dondy Tan di Tengah Isu Keyakinan Komedian Temon Diduga Mualaf tapi Dikuburkan secara Nasrani

Begini Penjelasan Koh Dondy Tan di Tengah Isu Keyakinan Komedian Temon Diduga Mualaf tapi Dikuburkan secara Nasrani

Kabar tutup usia komedian Temon Templar menjadi duka bersama, terutama di dunia hiburan Indonesia. Sebab ia salah satu komedian dan artis yang menghibur
Temon Diam-diam Berjuang Lawan Hipertensi, Diabetes dan Stroke! Berujung Ngeluh Sakit Dada Hingga Pergi untuk Selamanya

Temon Diam-diam Berjuang Lawan Hipertensi, Diabetes dan Stroke! Berujung Ngeluh Sakit Dada Hingga Pergi untuk Selamanya

Kepergian komedian senior Simson Rarameha Ngadang atau yang akrab disapa Temon masih menyisakan duka bagi keluarga, sahabat, dan para penggemarnya.
Upaya Bantu Pemulihan Fasilitas Kesehatan di Aceh, DPN KORPRI Salurkan Tiga Unit Ambulans

Upaya Bantu Pemulihan Fasilitas Kesehatan di Aceh, DPN KORPRI Salurkan Tiga Unit Ambulans

Berbagai pihak turut andil dalam pemulihan pasca bencana di Aceh pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor.
Selengkapnya

Viral