Sama-sama Diangkat dari Mitologi Yunani, Apa Bedanya Troy dan The Odyssey?
- Warner Bros. Pictures
Film Troy menghapus hampir seluruh elemen tersebut sehingga perang digambarkan sebagai konflik antarmanusia semata.
Perubahan lain terdapat pada karakter Patroclus. Dalam mitologi Yunani, Patroclus merupakan sahabat terdekat Achilles dan dalam banyak interpretasi klasik maupun modern dianggap sebagai kekasihnya. Namun di film, hubungan tersebut diubah menjadi sepupu agar lebih mudah diterima penonton pada saat itu.
Selain itu, film juga mengubah nasib beberapa tokoh. Menelaus dalam mitologi tetap hidup setelah perang, sedangkan di film ia tewas dalam duel melawan Hector.
Agamemnon juga digambarkan terbunuh saat Troya jatuh, padahal dalam mitologi ia selamat dari perang dan baru dibunuh setelah kembali ke rumah oleh istrinya, Clytemnestra, bersama kekasihnya, Aegisthus.
Film juga mempersingkat durasi perang menjadi hanya beberapa minggu, padahal dalam mitologi Perang Troya berlangsung selama sekitar sepuluh tahun.
Apa perbedaan Troy dan The Odyssey?
Meski sama-sama berasal dari mitologi Yunani, Troy dan The Odyssey sebenarnya menceritakan dua kisah yang sangat berbeda.
Troy berfokus pada Perang Troya. Ceritanya dipenuhi strategi militer, duel antarpejuang, perebutan kekuasaan, dan konflik politik antara Yunani dan Troya. Tokoh sentralnya adalah Achilles dan Hector, sementara Odysseus hanya menjadi karakter pendukung.
Sebaliknya, The Odyssey dimulai setelah Perang Troya berakhir. Fokusnya bukan lagi peperangan, melainkan perjalanan pulang Odysseus menuju Ithaca selama sepuluh tahun. Di sepanjang perjalanan itu, ia menghadapi berbagai makhluk mitologi seperti Cyclops Polyphemus, Sirens, Scylla, Charybdis, Circe, hingga Calypso.
Perbedaan lainnya terletak pada karakter utama. Di Film Troy, Achilles adalah simbol kekuatan fisik dan keberanian di medan perang. Sementara dalam The Odyssey, Odysseus dikenal bukan karena menjadi petarung terkuat, melainkan karena kecerdikan dan strategi.
Dalam epos Homer, ia bahkan dijuluki polymetis atau man of many wiles karena hampir selalu mengalahkan musuh dengan akal daripada kekuatan.
Secara tema, kedua film juga menawarkan pendekatan yang berbeda. Troy berbicara tentang kehormatan, ambisi, perang, dan warisan yang ditinggalkan seorang pahlawan. Sementara The Odyssey lebih menyoroti ketahanan, kecerdikan, kerinduan akan rumah (nostos), serta perjalanan seseorang untuk menemukan kembali identitasnya setelah perang.
Load more