News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Troya Pernah Dianggap Sekadar Dongeng, hingga Seorang Saudagar Menggalinya Berbekal Puisi Homer

Selama berabad-abad, kota Troya hanya dikenal sebagai latar dalam The Iliad, epos karya penyair Yunani kuno Homer yang diperkirakan ditulis sekitar abad ke-8 SM. 
Jumat, 17 Juli 2026 - 22:20 WIB
Kuda Troya dari Film Troy (2004)
Sumber :
  • Warner Bros. Pictures

Jakarta, tvOnenews.com - Selama berabad-abad, kota Troya hanya dikenal sebagai latar dalam The Iliad, epos karya penyair Yunani kuno Homer yang diperkirakan ditulis sekitar abad ke-8 SM. 

Banyak cendekiawan pada abad ke-18 hingga pertengahan abad ke-19 menganggap kisah Perang Troya hanyalah legenda tanpa dasar sejarah, sebagaimana dijelaskan dalam berbagai kajian sejarah klasik oleh Encyclopaedia Britannica dan UNESCO.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pandangan tersebut mulai berubah pada akhir abad ke-19 ketika seorang saudagar kaya asal Jerman bernama Heinrich Schliemann memutuskan mencari kota Troya. 

Berbekal keyakinan bahwa deskripsi geografis dalam puisi Homer mengandung petunjuk nyata, Schliemann melakukan penggalian di bukit Hisarlık, wilayah Çanakkale, Turki barat laut, yang kini diakui sebagai lokasi kota kuno Troya oleh UNESCO.

Terobsesi membuktikan kisah Homer
Heinrich Schliemann lahir pada 1822 di Jerman dan mengumpulkan kekayaan melalui bisnis perdagangan internasional. Setelah pensiun pada usia relatif muda, ia mengabdikan hidupnya untuk arkeologi meski tidak memiliki pendidikan formal di bidang tersebut. 

Johann Ludwig Heinrich Julius Schliemann (1822-1890)
Johann Ludwig Heinrich Julius Schliemann (1822-1890)
Sumber :
  • World History Encyclopedia

Menurut Encyclopaedia Britannica, Schliemann sejak kecil telah terpesona oleh kisah-kisah Homer dan bercita-cita membuktikan bahwa Troya benar-benar pernah ada.

Saat itu, sebagian besar akademisi Eropa masih memandang The Iliad sebagai karya sastra, bukan catatan sejarah. Namun Schliemann berpendapat bahwa Homer mendeskripsikan lokasi-lokasi geografis secara cukup rinci sehingga memungkinkan untuk ditelusuri di dunia nyata.

Ia mempelajari The Iliad secara mendalam sebelum melakukan perjalanan ke Yunani dan wilayah Kekaisaran Ottoman untuk mencocokkan deskripsi dalam puisi tersebut dengan kondisi geografis sebenarnya.

Bukan orang pertama yang menemukan lokasi Troya
Meski sering disebut sebagai penemu Troya, sejarah menunjukkan bahwa Schliemann bukan orang pertama yang mengidentifikasi lokasi kota tersebut.

Menurut UNESCO dan Encyclopaedia Britannica, seorang diplomat Inggris sekaligus arkeolog amatir bernama Frank Calvert telah lebih dahulu meyakini bahwa bukit Hisarlık merupakan lokasi Troya kuno. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Calvert bahkan membeli sebagian lahan di kawasan tersebut dan melakukan penggalian awal, tetapi keterbatasan dana membuat penelitiannya tidak berkembang.

Schliemann kemudian bekerja sama dengan Calvert dan memulai penggalian berskala besar pada 1870. Dari sinilah dunia mulai mengetahui bahwa bukit Hisarlık menyimpan sisa-sisa beberapa kota yang dibangun secara bertumpuk selama ribuan tahun.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

34 Tahun Perjuangan Ponpes Assalam, Cetak Santri Berprestasi Dunia dari Pedalaman Kutai Barat

34 Tahun Perjuangan Ponpes Assalam, Cetak Santri Berprestasi Dunia dari Pedalaman Kutai Barat

Ponpes Assalam Kutai Barat genap 34 tahun berdakwah di pedalaman, membina mualaf, dan mencetak santri berprestasi hingga kejuaraan internasional.
Presiden Prabowo Kucurkan Kredit Produktif Rp53,15 Triliun Bagi 2,1 Juta Petani, Nelayan, Pedagang, hingga Ojol

Presiden Prabowo Kucurkan Kredit Produktif Rp53,15 Triliun Bagi 2,1 Juta Petani, Nelayan, Pedagang, hingga Ojol

Presiden RI Prabowo Subianto menyerahkan secara simbolis akad kredit dan pembiayaan produktif dengan nilai fantastis sebesar Rp53,15 triliun dalam puncak Rapat
Ketar-ketir Setelah Erick Thohir Buka Opsi Batal, Yordania Pastikan Keamanan Timnas Indonesia Selama FIFA Matchday November

Ketar-ketir Setelah Erick Thohir Buka Opsi Batal, Yordania Pastikan Keamanan Timnas Indonesia Selama FIFA Matchday November

Timnas Indonesia akan menjalani laga tandang di FIFA Matchday untuk pertama kalinya sejak 2019.
Ruben Onsu Kecam Komnas Anak soal Polemik Hak Asuh, Minta Tak Ikut Campur Lagi

Ruben Onsu Kecam Komnas Anak soal Polemik Hak Asuh, Minta Tak Ikut Campur Lagi

Ruben Onsu kecam Komnas Anak terkait polemik hak asuh dengan Sarwendah. Ia meminta lembaga tersebut tak ikut campur dalam perkara yang masih bergulir di pengadilan.
Petugas Gabungan Terus Berjibaku Padamkan Api di Hutan TNWK

Petugas Gabungan Terus Berjibaku Padamkan Api di Hutan TNWK

Sebanyak 350 petugas gabungan dari unsur TNI, Polri, Polhut, Brigade Manggala Agni masih berjibaku di lokasi untuk memadamkan api yang membakar sebagian kawasan
Rekam Jejak Irjen Pol. (Purn) A. Kamil Razak yang Tutup Usia, Pernah Jabat Kapolres hingga Rektor Universitas Langlangbuana

Rekam Jejak Irjen Pol. (Purn) A. Kamil Razak yang Tutup Usia, Pernah Jabat Kapolres hingga Rektor Universitas Langlangbuana

Rekam jejak Irjen Pol. (Purn) A. Kamil Razak yang meninggal dunia pada 22 Oktober 2026. Simak perjalanan kariernya dari Bareskrim Polri, lembaga negara, hingga menjadi Rektor Universitas Langlangbuana.

Trending

Heboh! Orang Tua Pukuli Dua Anak Balitanya di dalam Lift, Diduga Gegara Rebutan Stroller

Heboh! Orang Tua Pukuli Dua Anak Balitanya di dalam Lift, Diduga Gegara Rebutan Stroller

Media sosial Threads dihebohkan dengan video kekerasan yang dilakukan orang tua terhadap anak balitanya di dalam lift diduga dipicu rebutan naik ke stroller.
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Momentum Memperkuat Demokrasi Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Momentum Memperkuat Demokrasi Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

Dua tahun masa pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dinilai sebagai momentum krusial untuk memperkuat demokrasi ekonomi demi kesejahteraan masyarakat. 
Kabar Duka, Rektor Universitas Langlangbuana Bandung Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal Dunia

Kabar Duka, Rektor Universitas Langlangbuana Bandung Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal Dunia

Kabar duka, Rektor Universitas Langlangbuana Bandung Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. H. A. Kamil Razak, S.H., M.H. meninggal dunia.
Penanganan Karhutla 2026: PMKRI Dorong Penguatan Kebijakan Pelindungan Kemanusiaan dan Kesehatan Warga

Penanganan Karhutla 2026: PMKRI Dorong Penguatan Kebijakan Pelindungan Kemanusiaan dan Kesehatan Warga

PP PMKRI menyampaikan perhatian dan kepedulian mendalam terhadap penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang memengaruhi lingkungan hidup serta kesehat
Rektor Universitas Langlangbuana Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal, Polresta Bandung Sampaikan Belasungkawa

Rektor Universitas Langlangbuana Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal, Polresta Bandung Sampaikan Belasungkawa

Rektor Universitas Langlangbuana Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak meninggal dunia, Polresta Bandung sampaikan belasungkawa.
Kasus Bharatu Valdo Ditembak Juniornya di Mako Polairud: Mengapa Pelaku Akhirnya Menyerahkan Diri?

Kasus Bharatu Valdo Ditembak Juniornya di Mako Polairud: Mengapa Pelaku Akhirnya Menyerahkan Diri?

Insiden memilukan yang menimpa Bharatu Valdo di lingkungan Markas Ditpoludara, Pondok Cabe, kini memasuki babak krusial.
Video Orang Tua Kasar ke Dua Anak Balitanya di Lift saat Berada di Malaysia Viral, Diduga WNI

Video Orang Tua Kasar ke Dua Anak Balitanya di Lift saat Berada di Malaysia Viral, Diduga WNI

Media sosial X hingga Threads digegerkan dengan beredarnya video rekaman CCTV yang memperlihatkan orang tua berlaku kasar ke dua anaknya di lift. Diduga mereka adalah turis asal Indonesia atau WNI.
Selengkapnya

Viral