News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jonathan Frizzy Bongkar Neraka di Balik Jeruji: Tidur Berdiri Hingga Makan Bekas Tikus!

Jonathan Frizzy akhirnya buka suara mengenai pengalaman paling kelam dalam hidupnya setelah menjalani hukuman penjara selama enam bulan terkait kasus vape mengadung obat keras.
Minggu, 19 Juli 2026 - 02:20 WIB
Jonathan Frizzy
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Aktor Jonathan Frizzy akhirnya buka suara mengenai pengalaman paling kelam dalam hidupnya setelah menjalani hukuman penjara selama enam bulan terkait kasus vape yang mengandung obat keras jenis etomidate. Untuk pertama kalinya, ia menceritakan kondisi di balik jeruji besi yang disebutnya begitu berat hingga meninggalkan trauma mendalam.

Dalam perbincangan di podcast Billy's Coffee Table, Jonathan mengaku kehidupan di dalam rumah tahanan jauh dari bayangannya. Selama menjalani masa hukuman, ia harus tinggal di sel yang dipenuhi puluhan tahanan lain dengan fasilitas yang sangat terbatas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut pria yang akrab disapa Ijonk itu, kepadatan penghuni menjadi tantangan terbesar yang harus dihadapinya setiap hari. Jumlah tahanan yang melebihi kapasitas membuat mereka kesulitan mendapatkan ruang untuk sekadar beristirahat.

Ia bahkan menggambarkan bagaimana para penghuni harus bergantian mencari posisi tidur karena sempitnya ruangan.

"Tidurnya, tiduran tidur posisi yang pertama. Yang posisi kedua tiduran duduk. Posisi ketiga tiduran berdiri. Karena nggak ada tempat sudah," kata Jonathan Frizzy, dikutip Minggu (19/7/2026).

Tak hanya ruang tidur, keterbatasan fasilitas sanitasi juga menjadi pengalaman yang sulit dilupakan. Jonathan mengungkapkan bahwa puluhan penghuni hanya mengandalkan satu kamar mandi, sehingga aktivitas sehari-hari seperti mandi maupun buang air menjadi hal yang sangat sulit dilakukan.

Kondisi tersebut membuatnya merasa tertekan secara fisik maupun mental.

"Tujuh puluh orang, kamar mandi satu satu saja. Itu aku gak bisa mandi, gak bisa ngapa-ngapain, gak bisa buang apa semuanya gak bisa di sana. Gila ini neraka apa yang Tuhan kasih sih gitu," kenang Jonathan Frizzy.

Selain kondisi sel yang padat, Jonathan juga mengaku syok melihat standar kebersihan makanan yang diterima para tahanan. Salah satu momen yang paling membekas dalam ingatannya adalah ketika melihat makanan yang akan dibagikan sempat dihinggapi tikus.

Pemandangan itu membuatnya kehilangan selera makan hingga hanya bisa menahan tangis.

"Tuh lihat di depan, lagi dimakanin tikus. Terus dibawa masuk, mereka makan. Aku gak makan, cuma aku nangis," bebernya.

Tekanan selama berada di balik jeruji besi perlahan memengaruhi kondisi psikologis sang aktor. Jauh dari keluarga, kehilangan kebebasan, serta harus beradaptasi dengan lingkungan penjara membuatnya sempat berada di titik terendah dalam hidup.

Jonathan mengaku pernah memiliki pikiran untuk mengakhiri hidup karena merasa tidak sanggup menghadapi tekanan yang dialaminya. Namun, niat tersebut urung dilakukan karena tidak menemukan cara untuk melakukannya.

"Sempat mikir mau bunuh diri sih gitu. Sempat mikir tapi pakai apa ya gitu yang cepat ya. Karena di sana dilarang ada benda tajam, tali dilarang. Itu melawan diri sendiri tuh susah banget, parah sih," pungkasnya.

Pengakuan tersebut menjadi kali pertama Jonathan menceritakan secara terbuka pergulatan mental yang dialaminya selama menjalani masa hukuman.

Sebagai informasi, Jonathan Frizzy tersandung kasus hukum pada Mei 2025 terkait penyalahgunaan vape yang mengandung obat keras jenis etomidate. Perkara tersebut kemudian bergulir ke pengadilan hingga Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tangerang menjatuhkan vonis 8 bulan penjara pada 22 Oktober 2025.

Meski divonis 8 bulan, Jonathan tidak menjalani hukuman secara penuh. Ia memperoleh program Cuti Bersyarat (CB) dan resmi menghirup udara bebas dari Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang pada 7 Januari 2026.

Artikel ini tidak untuk menginspirasi dan diimbau Anda tidak menirunya. Jika Anda merasakan gejala depresi, permasalahan psikologi yang berujung pemikiran untuk melakukan bunuh diri, segera konsultasikan ke pihak-pihak yang dapat membantu Anda seperti psikolog, psikiater atau klinik kesehatan mental. (cmi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tindak Korupsi Kawasan Hutan di Lampung, Kejagung Jampidsus 'Pamer' Uang Rp1 Triliun

Tindak Korupsi Kawasan Hutan di Lampung, Kejagung Jampidsus 'Pamer' Uang Rp1 Triliun

Tim Penyidik pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) menyita uang sebesar Rp1 Triliun lebih dan USD 166.000 terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam Penggunaan dan Pemanfaatan Kawasan Hutan untuk Perkebunan oleh PT PSMI pada areal PT INHUTANI V Provinsi Lampung.
Pelabuhan Ciwandan Terapkan SLA dan SLG

Pelabuhan Ciwandan Terapkan SLA dan SLG

Memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, Pelindo Regional 2 Banten terus berkomitmen menghadirkan pelayanan prima bagi pengguna jasa di Pelabuhan Ciwandan.
Seret Anggota Polri Terkait Kasus Suap Proyek di Bekasi, KPK Keluarkan Sprindik Baru

Seret Anggota Polri Terkait Kasus Suap Proyek di Bekasi, KPK Keluarkan Sprindik Baru

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeluarkan surat perintah penyidikan (sprindik) baru terkait kasus suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi.
Indonesia dan 7 Negara Desak Dunia Ikuti Jejak Inggris Larang Impor dari Permukiman Israel Ilegal

Indonesia dan 7 Negara Desak Dunia Ikuti Jejak Inggris Larang Impor dari Permukiman Israel Ilegal

Indonesia bersama tujuh negara lainnya mendorong masyarakat internasional memperluas tekanan terhadap aktivitas permukiman Israel ilegal di Wilayah Pendudukan Palestina.
Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

KAI Bandara mencatat pertumbuhan positif jumlah pengguna KA Bandara YIA Reguler (PSO) sepanjang periode 1 Januari–31 Agustus 2026 sebanyak 1.230.728 penumpang
Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) Muara Enim, Yulius, Kamis (10/9/2026).

Trending

Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

KAI Bandara mencatat pertumbuhan positif jumlah pengguna KA Bandara YIA Reguler (PSO) sepanjang periode 1 Januari–31 Agustus 2026 sebanyak 1.230.728 penumpang
Indonesia dan 7 Negara Desak Dunia Ikuti Jejak Inggris Larang Impor dari Permukiman Israel Ilegal

Indonesia dan 7 Negara Desak Dunia Ikuti Jejak Inggris Larang Impor dari Permukiman Israel Ilegal

Indonesia bersama tujuh negara lainnya mendorong masyarakat internasional memperluas tekanan terhadap aktivitas permukiman Israel ilegal di Wilayah Pendudukan Palestina.
KLH Dukung PPLI Perkuat Pengelolaan Limbah PCB, Targetkan Zero PCB 2028

KLH Dukung PPLI Perkuat Pengelolaan Limbah PCB, Targetkan Zero PCB 2028

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menegaskan komitmennya mendukung PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) dalam memperkuat kapasitas pengelolaan limbah
Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Ratusan mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar aksi unjuk rasa.
Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Sumatera Bagian Barat (Sumbagbar) & Bea Cukai Bandar Lampung musnahkan barang kena cukai (BKC) berupa 44.698.060 batang rokok
BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

Isu terkait dugaan pemberian uang Rp40 miliar dari pengusaha properti Tan Kian kepada sejumlah pejabat di Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait dugaan TPPU yang menyeret eks Jampidsus, Febrie Adriansyah tengah menjadi sorotan.
Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) Muara Enim, Yulius, Kamis (10/9/2026).
Selengkapnya

Viral