News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Baru Sebulan Bebas, Pasutri Residivis Curanmor Beraksi Lagi di Jaktim, Modus Bawa Anak Bikin Geleng-Geleng

Pasutri residivis pencurian motor di Duren Sawit, Jakarta Timur, kembali beraksi hanya sebulan setelah bebas dari penjara. Mereka menggunakan modus membawa anak
Selasa, 23 Juni 2026 - 23:11 WIB
ilustrasi Baru Sebulan Bebas, Pasutri Residivis Curanmor Beraksi Lagi di Jaktim, Modus Bawa Anak Bikin Geleng-Geleng
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

tvOnenews.com - Sepasang suami istri (residivis) yang baru menghirup udara bebas sekitar satu bulan justru kembali beraksi mencuri sepeda motor. Yang mengejutkan, keduanya menggunakan anak mereka sendiri sebagai bagian dari modus untuk mengelabui warga agar tidak curiga terhadap aktivitas mereka.

Baru Sebulan Bebas, Kembali Lakukan Kejahatan Serupa

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polsek Duren Sawit, Jakarta Timur mengungkap bahwa pasangan suami istri berinisial PF dan MK merupakan residivis kasus pencurian kendaraan bermotor yang pernah menjalani hukuman penjara atas tindak pidana serupa.

Kapolsek Duren Sawit Kompol Sutikno menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan, kedua pelaku diketahui telah beberapa kali terlibat dalam aksi pencurian motor. Bahkan, mereka baru sekitar satu bulan keluar dari lembaga pemasyarakatan sebelum kembali menjalankan aksinya.

"Mereka residivis kasus serupa, berdasarkan pengakuan mereka sudah dua kali melakukan pencurian sepeda motor, baru sebulan mereka keluar dari lembaga pemasyarakatan," kata Sutikno melansir dari Antara, Selasa (23/06/26).

Sutikno mengungkapkan salah satu pelaku sebelumnya pernah diproses hukum oleh Polda Metro Jaya dan dijatuhi hukuman penjara sekitar dua tahun. Namun setelah bebas, pelaku kembali melakukan tindak pidana yang sama di wilayah hukum Duren Sawit.

"Yang pertama mungkin ditangani oleh Polda Metro Jaya sehingga mereka mendapatkan vonis kurang lebih dua tahun. Sehingga ketika keluar, kami lakukan penyelidikan kembali ternyata dia melakukan tindak pidana yang sama di wilayah hukum Duren Sawit sehingga kami proses. Berarti dua kali," jelas Sutikno.

Kasus ini kembali menyoroti persoalan residivisme di Indonesia, yakni kondisi ketika mantan narapidana kembali melakukan tindak kejahatan setelah menyelesaikan masa hukumannya.

Baru Sebulan Bebas, Pasutri Residivis Curanmor Beraksi Lagi di Jaktim, Modus Bawa Anak Bikin Geleng-Geleng
Baru Sebulan Bebas, Pasutri Residivis Curanmor Beraksi Lagi di Jaktim, Modus Bawa Anak Bikin Geleng-Geleng
Sumber :
  • ANTARA/Siti Nurhaliza

Modus Bawa Anak untuk Kelabui Warga

Salah satu hal yang membuat kasus ini menjadi perhatian adalah modus yang digunakan pasangan tersebut. Polisi mengungkap bahwa PF dan MK sengaja membawa anak mereka ketika menjalankan aksi pencurian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Sutikno, keberadaan anak tersebut dimanfaatkan untuk menciptakan kesan bahwa mereka hanyalah keluarga biasa yang sedang beraktivitas, sehingga tidak menimbulkan kecurigaan masyarakat sekitar.

"Modus pelaku pasutri ini membawa anak untuk memudahkan suami melakukan aksinya," kata Sutikno.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi "Big Match" Tawuran Geng Motor di Deli Serdang, Remaja 14 Tahun Tewas Dikeroyok Ratusan Orang

Kronologi "Big Match" Tawuran Geng Motor di Deli Serdang, Remaja 14 Tahun Tewas Dikeroyok Ratusan Orang

Tawuran geng motor di Patumbak, Deli Serdang, menewaskan remaja 14 tahun. Polisi mengungkap bentrokan telah direncanakan dengan label "Big Match" untuk adu dominasi antarkelompok
Haris Rusly Moti sebut Kaum Serakahnomic Dibalik Narasi 1998 Redux

Haris Rusly Moti sebut Kaum Serakahnomic Dibalik Narasi 1998 Redux

Pemrakarsa 98 Resolution Network dan mantan Komandan Relawan TKN Prabowo-Gibran Haris Rusly Moti menyebutkan, mereka kaum oligarki serakahnomic itu terobsesi
Lucky Hakim Bongkar Dugaan Pengoplosan LPG Subsidi, Petani Indramayu Terancam Gagal Panen

Lucky Hakim Bongkar Dugaan Pengoplosan LPG Subsidi, Petani Indramayu Terancam Gagal Panen

Bupati Indramayu Lucky Hakim menanggapi serius keluhan masyarakat terkait kelangkaan gas LPG 3 kilogram bersubsidi yang terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Indramayu.
Kisah Hells Angels, Geng Motor Legendaris yang Kerap Dikaitkan dengan Narkoba dan Kekerasan

Kisah Hells Angels, Geng Motor Legendaris yang Kerap Dikaitkan dengan Narkoba dan Kekerasan

Hells Angels Motorcycle Club dikenal sebagai klub motor terbesar di dunia. Namun, berbagai lembaga penegak hukum mengaitkan organisasi ini dengan perdagangan narkoba, kekerasan
Dinamika Finansial 24 Juni 2026, 5 Weton Melesat Cuan vs 5 Weton yang Wajib Hemat

Dinamika Finansial 24 Juni 2026, 5 Weton Melesat Cuan vs 5 Weton yang Wajib Hemat

Berikut sepuluh weton yang diprediksi akan mengalami kenaikan dan penurunan finansial paling tajam pada tanggal 24 Juni 2026.
Program BOOM Periode 1 Resmi Diundi, Puluhan Mitra Ojol Dapat Hadiah Motor Gratis

Program BOOM Periode 1 Resmi Diundi, Puluhan Mitra Ojol Dapat Hadiah Motor Gratis

Program BOOM adalah ajang dari Pertamina Patra Niaga untuk mitra pengemudi ojek online (ojol) yang menggunakan Pertamax Series melalui aplikasi MyPertamina.

Trending

Haris Rusly Moti sebut Kaum Serakahnomic Dibalik Narasi 1998 Redux

Haris Rusly Moti sebut Kaum Serakahnomic Dibalik Narasi 1998 Redux

Pemrakarsa 98 Resolution Network dan mantan Komandan Relawan TKN Prabowo-Gibran Haris Rusly Moti menyebutkan, mereka kaum oligarki serakahnomic itu terobsesi
Kronologi "Big Match" Tawuran Geng Motor di Deli Serdang, Remaja 14 Tahun Tewas Dikeroyok Ratusan Orang

Kronologi "Big Match" Tawuran Geng Motor di Deli Serdang, Remaja 14 Tahun Tewas Dikeroyok Ratusan Orang

Tawuran geng motor di Patumbak, Deli Serdang, menewaskan remaja 14 tahun. Polisi mengungkap bentrokan telah direncanakan dengan label "Big Match" untuk adu dominasi antarkelompok
Breaking News: Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, DPO Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan di Bandung

Breaking News: Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, DPO Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan di Bandung

Polda Jawa Barat bergerak cepat menangkap Taufik Hidayat, yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) terkait kasus penganiayaan dan penyekapan wanita asal Rancaekek YTR (29) yang terjadi di Bandung.
Tampang Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Keji saat Ditangkap Polisi di Bandung

Tampang Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Keji saat Ditangkap Polisi di Bandung

Polda Jabar menangkap Taufik Hidayat, pelaku dugaan penyekapan dan penganiayaan keji terhadap wanita berinisial YTR (29).
KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh

KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta turun tangan mengusut dugaan korupsi dana beasiswa di Aceh.
Kenang saat Ditangkap, Apakah Bisa Terdakwa Penyelundup Sabu Dapat Perlindungan LPSK?

Kenang saat Ditangkap, Apakah Bisa Terdakwa Penyelundup Sabu Dapat Perlindungan LPSK?

Mangatur Nainggolan, kuasa hukum nahkoda kapal Sea Dragon, Hasiholan Samosir membuat pengaduan kepada LPSK buntut kasus penyelundupan narkoba jenis sabu 2 ton.
Viral Sejumlah Mahasiswa Diduga Terima Uang Rp2,5 Juta Usai Bertemu Gibran, BEM UBK Buka Suara

Viral Sejumlah Mahasiswa Diduga Terima Uang Rp2,5 Juta Usai Bertemu Gibran, BEM UBK Buka Suara

BEM Universitas Bung Karno (UBK) buka suara soal sejumlah mahasiswa diduga terima yang Rp2,5 juta usai bertemu Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.
Selengkapnya

Viral