News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

6 Desa di Karawang Krisis Air Bersih Akibat Kemarau

Warga Karawang dan sekitarnya perlu bersiap untuk menghadapi musim kemarau. Sebanyak 6 desa mengalami krisis air.
Senin, 20 Juli 2026 - 16:41 WIB
Musim Kemarau- Kekeringan
Sumber :
  • antara

Jakarta, tvOnenews.com- Musim kemarau di Indonesia sudah dirasakan banyak daerah, salah satunya di 6 Desa di Karawang, Jawa Barat. Warga mengalami krisis air bersih.

Melihat data dari Antara, disebutkan sebanyak 2.585 keluarga yang terdiri atas 7.704 jiwa di enam desa sekitar Karawang. Diketahui terdampak krisis air bersih pada musim kemarau tahun ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sejak beberapa bulan terakhir hingga saat ini, kami terus menyalurkan bantuan air bersih ke daerah kekeringan," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Karawang Ferry Muharram saat dihubungi di Karawang, Senin (20/7).

Memasuki Musim Kemarau Praktisi Kesehatan Ingatkan Fenomena Godzilla El Nino, Apakah Berbahaya untuk Kesehatan?
Memasuki Musim Kemarau Praktisi Kesehatan Ingatkan Fenomena Godzilla El Nino, Apakah Berbahaya untuk Kesehatan?
Sumber :
  • viva.co.id/Bing Image Creative

Lebih lanjut disampaikan, dari Enam desa yang mengalami krisis air bersih, meliputi Desa Mulangsari di Kecamatan Pangkalan, Desa Kutalanggeng dan Desa Cintalanggeng di Kecamatan Tegalwaru, serta Desa Mulyasejati, Desa Kutanegara, dan Desa Parungmulya di Kecamatan Ciampel.

Secara keseluruhan, wilayah terdampak kemarau pada tahun ini, tersebar di tiga kecamatan dengan total 2.585 kepala keluarga atau 7.704 jiwa yang membutuhkan pasokan air bersih.

Sementara jumlah warga dan wilayah terdampak kemarau di Karawang telah meluas jika dibandingkan dengan tiga hari lalu. Warga Karawang dan sekitarnya juga perlu bersiap.

Sejauh ini, berdasarkan data pembaruan per Senin pagi (20/7), total kebutuhan air bersih yang telah didistribusikan mencapai 152.000 liter untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.

Sebelumnya, BPBD Karawang mencatat 5.494 warga atau 1.836 KK terdampak kekeringan, tersebar di empat desa, antaranya Desa Kutalanggeng, Kecamatan Tegalwaru. Kemudian di Desa Kutanegara, Desa Mulyasejati dan Desa Parungmulya, Kecamatan Ciampel.

Dijelaskan kalau pemerintah daerah bersama instansi terkait terus melakukan distribusi air bersih ke wilayah-wilayah terdampak guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau berlangsung.

Dengan begitu, masyarakat diimbau menggunakan air secara bijak serta segera melaporkan kepada pemerintah desa maupun instansi terkait apabila mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai tambahan, perlu diketahui dampak dari kemarau bukan hanya krisis air bersih. Namun juga adanya ancaman kebakaran lahan atau kebakaran hutan.

Menurut Kehutanan (Kemenhut) mencatat luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) nasional selama periode Januari hingga Juni 2026 mencapai 107.465,47 hektare.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hadapi Kekurangan Penyuluh KB, BKKBN Jatim Optimalkan TPK Sebanyak 93 Orang

Hadapi Kekurangan Penyuluh KB, BKKBN Jatim Optimalkan TPK Sebanyak 93 Orang

Keterbatasan jumlah PKB masih menjadi tantangan bagi BKKBN Jawa Timur dalam menjalankan program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga.
Goodbye Messi, La Pulga Akan Tampil di Laga Perpisahan Timnas Argentina, Catat Jadwalnya

Goodbye Messi, La Pulga Akan Tampil di Laga Perpisahan Timnas Argentina, Catat Jadwalnya

Lionel Messi dipastikan masuk skuad Argentina untuk laga perpisahan bersama tim nasional. La Albiceleste dijadwalkan menghadapi Benin pada 6 Oktober, sekaligus.
Sudah Lupakan Red Sparks, Megawati Hangestri Ingin Fokus Bidik Juara Bersama Hyundai Hillstate

Sudah Lupakan Red Sparks, Megawati Hangestri Ingin Fokus Bidik Juara Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate. Setelah sukses di Proliga 2026, Megatron kini membidik trofi V-League 2026/2027.
Karier Makin Moncer, 4 Zodiak ini Paling Hoki Besok 17 September 2026

Karier Makin Moncer, 4 Zodiak ini Paling Hoki Besok 17 September 2026

4 zodiak paling beruntung soal karier besok 17 September 2026. Virgo, Leo, Scorpio, dan Capricorn berpeluang menemukan momentum baru di pekerjaan.
ICA-CEPA Masuk Tahap Implementasi, Airlangga Bidik Lonjakan Ekspor RI ke Kanada hingga US$11,8 Miliar

ICA-CEPA Masuk Tahap Implementasi, Airlangga Bidik Lonjakan Ekspor RI ke Kanada hingga US$11,8 Miliar

Indonesia mulai menggeser fokus hubungan dagang dengan Kanada dari sekadar penyelesaian perjanjian menuju tahap yang lebih konkret, yaitu implementasi.
Eks Tandem Megawati Hangestri Ungkap Masalah yang Dialami Sebelum Kembali ke Red Sparks, Apa Itu?

Eks Tandem Megawati Hangestri Ungkap Masalah yang Dialami Sebelum Kembali ke Red Sparks, Apa Itu?

Eks tandem Megawati Hangestri, Vanja Bukilic mengungkapkan sempat mengalami sejumlah masalah sebelum comeback memperkuat Red Sparks di V-League musim 2026/2027.

Trending

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Purbaya Yudhi Sadewa, kini menjadi sorotan publik, usai dirinya dicopot Presiden Prabowo sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia. Tidak sedikit
Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Yudhi Sadewa, Ida Yulidina merespons pencopotan suaminya dari jabatan Menteri Keuangan (Menkeu) oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia bilang kalau...
KPK Ungkap Peran Fahd Arafiq dalam Kasus HGB Summarecon: Jadi Penampung Uang Korupsi ATR/BPN

KPK Ungkap Peran Fahd Arafiq dalam Kasus HGB Summarecon: Jadi Penampung Uang Korupsi ATR/BPN

Erwin dan Fakhry kemudian menyetorkan uang tersebut kepada mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, yang diduga juga termasuk salah satu orang kepercayaan Nusron Wahid.
Resmi Menjabat, Menkeu Suahasil Nazara Ucapkan Terima Kasih saat Bertemu Purbaya

Resmi Menjabat, Menkeu Suahasil Nazara Ucapkan Terima Kasih saat Bertemu Purbaya

Prosesi serah terima jabatan Menkeu Purbaya ke Suahasil Nazara, berlangsung di Aula Mezzanine, Kementerian Keuangan, Jakarta pada Selasa (15/9).
Terpopuler: Kata Anak Purbaya Yudhi Sadewa Usai Ayahnya Dicopot hingga Peringatan Media Korea untuk Megawati

Terpopuler: Kata Anak Purbaya Yudhi Sadewa Usai Ayahnya Dicopot hingga Peringatan Media Korea untuk Megawati

Tiga berita jadi sorotan pembaca tvOnenews.com Selasa (15/9), mulai dari respons putra Purbaya Yudhi Sadewa usai sang ayah dicopot hingga Megawati Hangestri.
Terbongkar Orang Kepercayaan Nusron Wahid Terima Rp1,5 Miliar dari Presdir Summarecon

Terbongkar Orang Kepercayaan Nusron Wahid Terima Rp1,5 Miliar dari Presdir Summarecon

KPK mengatakan orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menerima uang Rp1,5 miliar dari Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto Pitojo Adhi.
Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Mantan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa berkelakar usai dirinya dipecat dari jabatannya. Dia akan memancing di kolam sambil memikirkan kenapa dirinya dipecat. 
Selengkapnya

Viral