News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nyaris Jual Rumah untuk Berobat, Sudarno Bersyukur Adanya JKN

Sudarno (49) warga Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, menceritakan bagaimana manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) saat harus menjalani pengobatan.
Rabu, 22 Juli 2026 - 18:27 WIB
Sudarno (49) warga Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, merasakan dampak program JKN.
Sumber :
  • BPJS Kesehatan

Selama menjalani pengobatan, Sudarno harus berpindah-pindah rumah sakit untuk mendapatkan pelayanan sesuai dengan kebutuhan medisnya. Ia pernah menjalani rawat inap selama 17 hari di salah satu rumah sakit di Sukabumi, kemudian dirawat selama dua minggu di rumah sakit lainnya, hingga akhirnya menjalani perawatan selama 27 hari di rumah sakit di Bandung.

"Setelah menjalani perawatan tersebut, dokter meminta saya untuk menjalani istirahat total selama satu tahun. Hingga saat ini saya juga masih rutin mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski harus menjalani perawatan dalam waktu yang panjang, Sudarno mengaku tidak mengeluarkan biaya sedikit pun selama proses pengobatan berlangsung. Tidak hanya dari sisi pembiayaan, Sudarno juga mengapresiasi pelayanan yang diterimanya selama menjalani pengobatan di berbagai rumah sakit.

"Selama menjalani perawatan, alhamdulillah tidak sepeser pun saya mengeluarkan uang. Semua biaya pengobatan ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Perawat dan dokternya sangat baik, ramah, dan profesional. Saya merasa mendapatkan pelayanan yang terbaik selama menjalani pengobatan," katanya.

Selain pelayanan kesehatan, Sudarno juga mengaku terbantu dengan berbagai layanan administrasi yang disediakan BPJS Kesehatan. Ia mengatakan kerap mendapatkan bantuan dari Kader JKN ketika membutuhkan layanan administrasi sehingga tidak perlu datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan.
"Saya juga sering dibantu oleh Kader JKN ketika membutuhkan pelayanan administrasi. Jadi saya tidak perlu datang jauh-jauh ke kantor cabang BPJS Kesehatan," ujarnya.

Sudarno berharap BPJS Kesehatan dapat terus memperluas jangkauan pelayanannya kepada masyarakat. Menurutnya, berbagai inovasi seperti layanan BPJS Keliling dan keberadaan Kader JKN telah memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

"Harapan saya pelayanan BPJS Kesehatan semakin luas lagi. Saat ini sudah sangat baik dengan adanya BPJS Keliling dan Kader JKN. BPJS Kesehatan sangat penting bagi semua kalangan masyarakat, karena kita tidak pernah tahu kapan sakit datang dan saat sakit kita tidak perlu lagi memikirkan biaya pengobatan," pungkasnya. (rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai Sekarang Amalkan Ini Insyaallah Menambah Rezeki, Kata Ustaz Khalid Basalamah Dibaca Setiap Hari

Mulai Sekarang Amalkan Ini Insyaallah Menambah Rezeki, Kata Ustaz Khalid Basalamah Dibaca Setiap Hari

Mulai sekarang belajar mengamalkan amalan rezeki ini. Sangat mudah dan dianjurkan langsung Ustaz Khalid Basalamah.
3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

Sebelum dihampiri OTK usai menyinggung Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Adi Hidayat, Herri Pras ternyata sudah beberapa kali disorot karena kontroversinya sejak 2023
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40) mengungkap suaminya baru mengakui mempunyai istri siri, Dini Hardiyanti (30) pada 10 Oktober 2026.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kapolri mengatakan pertemuan tersebut membahas peningkatan penyalahgunaan narkoba, obat terlarang, rokok elektrik (vape), kratom, hingga kosmetik ilegal...

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Selengkapnya

Viral