Viral Senam Andrie Wongso vs Line Dance, Mana yang Lebih Efektif untuk Menjaga Kebugaran?
- Istimewa
Ideal Dilakukan 3–5 Kali Seminggu
Agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal, Susanto menyarankan Senam AW maupun Line Dance dilakukan secara rutin sebanyak tiga hingga lima kali dalam seminggu.
Durasi latihan ideal berkisar antara 30 hingga 60 menit setiap sesi, yang terdiri atas pemanasan selama 5–10 menit, latihan inti sekitar 20–40 menit, kemudian diakhiri pendinginan selama 5–10 menit.
"Bagi pemula maupun lansia, latihan tidak perlu langsung dilakukan selama satu jam penuh. Waktu 20–30 menit dengan intensitas ringan sudah cukup sebagai tahap awal sebelum durasi dan intensitas ditingkatkan secara bertahap," bebernya.
Menurutnya, konsistensi menjadi faktor yang jauh lebih penting dibandingkan durasi latihan yang panjang tetapi jarang dilakukan.
Efektif Membantu Membakar Kalori
Selain menjaga kebugaran, kedua jenis olahraga tersebut juga dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin mengontrol berat badan.
Dalam sesi latihan selama 30–60 menit, Senam AW diperkirakan mampu membakar sekitar 150–300 kalori, bergantung pada intensitas gerakan dan berat badan peserta.
Sementara itu, Line Dance dapat membakar sekitar 200–400 kalori dalam durasi yang sama. Jumlah tersebut bahkan bisa lebih tinggi apabila gerakan dilakukan dengan tempo musik yang lebih cepat.
Meski demikian, olahraga saja tidak cukup untuk menurunkan berat badan secara optimal. Hasil terbaik tetap bergantung pada keseimbangan antara kalori yang dikonsumsi dan yang dibakar, sehingga perlu didukung pola makan bergizi seimbang, tidur yang cukup, serta gaya hidup aktif.
Motivator sekaligus pencipta Senam AW, Andrie Wongso, mengatakan olahraga ringan akan memberikan manfaat apabila dilakukan secara benar dan konsisten tanpa memaksakan kemampuan tubuh.
"Saya sangat senang melihat semangat masyarakat mengikuti Senam AW. Filosofi senam ini sederhana, yaitu bergerak dengan benar, dilakukan secara bertahap, dan dinikmati dengan hati yang gembira. Tidak perlu memaksakan diri, karena kesehatan dibangun dari kebiasaan yang dilakukan secara konsisten. Semoga semakin banyak masyarakat Indonesia yang menyadari pentingnya menjaga kesehatan melalui olahraga ringan yang mudah dilakukan siapa saja," ungkap Andrie Wongso.
Sejalan dengan itu, Kementerian Kesehatan RI juga merekomendasikan aktivitas fisik intensitas sedang secara rutin sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan dan menurunkan risiko berbagai penyakit tidak menular.
Load more