News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral! Rekaman Warga Bongkar Dugaan Pungli Dishub Bekasi, Uang Rp1,7 Juta Dikembalikan di Depan Kamera

Viral, sebuah video warga membongkar dugaan pungli Rp1,7 juta terhadap sopir truk oleh oknum Dishub Kota Bekasi. Uang dikembalikan di depan kamera
Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:28 WIB
Viral! Rekaman Warga Bongkar Dugaan Pungli Dishub Bekasi, Uang Rp1,7 Juta Dikembalikan di Depan Kamera
Sumber :
  • Tangkapan layar X

tvOnenews.com - Sebuah rekaman singkat yang dibuat warga mendadak menjadi sorotan setelah memperlihatkan dugaan pungutan liar terhadap seorang sopir truk di Kota Bekasi, Jawa Barat. 

Video tersebut merekam momen ketika seorang pria mendatangi sejumlah petugas yang mengenakan atribut Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi dan menuntut pengembalian uang sebesar Rp1,7 juta yang disebut telah diminta dari sang sopir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan hanya memperlihatkan dugaan praktik pungli, rekaman itu juga menangkap situasi ketika sopir diminta menunjukkan petugas yang diduga meminta uang kepadanya. Sejumlah uang tunai kemudian terlihat dikembalikan kepada sopir di hadapan kamera. 

Video tersebut menyebar luas di media sosial dan memicu sorotan publik, hingga Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta Pemerintah Kota Bekasi menjatuhkan tindakan tegas terhadap pihak yang terbukti terlibat.

Rekaman Memperlihatkan Uang Rp1,7 Juta Dikembalikan

Dalam video yang beredar pada Sabtu (1/8/2026), perekam terlihat mendatangi sejumlah petugas Dishub Kota Bekasi yang sedang berkumpul di sebuah ruangan. Lokasi kejadian disebut berada di sekitar Pos Poncol, Jalan M. Hasibuan, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur.

Perekam video datang bersama seorang sopir truk yang diduga menjadi korban pungutan liar. Dengan nada tegas, pria tersebut meminta agar uang yang disebut telah diminta dari sopir segera dikembalikan.

“Pulangin duitnya semua! Sopir ini diminta Rp1,7 juta,” ujar pria tersebut dalam rekaman.

Setelah itu, perekam meminta sopir menunjukkan petugas yang diduga meminta uang. Sopir kemudian mengarahkan perhatian kepada salah satu petugas yang berada di lokasi. Namun, dalam rekaman, petugas yang disebut-sebut terlibat tampak menghindari sorotan kamera.

Viral! Rekaman Warga Bongkar Dugaan Pungli Dishub Bekasi, Uang Rp1,7 Juta Dikembalikan di Depan Kamera
Viral! Rekaman Warga Bongkar Dugaan Pungli Dishub Bekasi, Uang Rp1,7 Juta Dikembalikan di Depan Kamera
Sumber :
  • Tangkapan layar X

Sejumlah uang tunai kemudian terlihat diserahkan kembali kepada sopir. Momen pengembalian uang tersebut menjadi bagian yang paling banyak disorot warganet karena terjadi setelah perekam mendatangi langsung lokasi dan mempertanyakan dugaan pungutan tersebut.

Perekam juga menyinggung persoalan surat tanda nomor kendaraan atau STNK milik sopir. Ia mempertanyakan alasan dokumen kendaraan itu diambil dan meminta agar segera dikembalikan.

“STNK pulangin! Dishub enggak boleh meriksa-meriksa STNK,” ucapnya.

Namun, video yang beredar belum menjelaskan secara lengkap kronologi sebelum dugaan pungutan terjadi, alasan truk dihentikan, maupun dasar pemeriksaan yang dilakukan terhadap sopir. Informasi tersebut masih memerlukan klarifikasi dan pemeriksaan dari pihak berwenang.

Dedi Mulyadi Minta Pemkot Bekasi Bertindak Tegas

Viralnya rekaman tersebut langsung mendapat perhatian Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Melalui unggahan di akun Instagram resminya, @dedimulyadi71, Dedi menyatakan kekecewaannya atas dugaan tindakan pungli dan pemerasan terhadap sopir truk.

“Saya sangat kecewa dengan perilaku oknum aparat Dishub Kota Bekasi yang melakukan tindakan pungli pemerasan terhadap para sopir,” ujar Dedi, dikutip Minggu (2/8/2026).

Dedi mengatakan telah berkoordinasi dengan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto karena petugas Dishub tersebut berada dalam lingkungan Pemerintah Kota Bekasi. Ia meminta agar tindakan tegas diberikan apabila dugaan pelanggaran terbukti melalui pemeriksaan.

“Apakah dia ASN atau PPPK atau PPPK paruh waktu, saya sudah menyampaikan ke Pak Wali Kota Bekasi untuk dilakukan tindakan tegas dengan diberhentikan dari pekerjaannya secara tidak hormat,” katanya.

Pernyataan itu menunjukkan bahwa status kepegawaian pihak yang diduga terlibat masih perlu dipastikan. Proses pemeriksaan juga diperlukan untuk mengetahui peran masing-masing pihak serta memastikan apakah terdapat pelanggaran disiplin, pelanggaran administrasi, atau unsur pidana.

Dugaan Pungli Berpotensi Dijerat Aturan Pidana

Apabila hasil penyelidikan menemukan adanya unsur pemaksaan atau permintaan uang tanpa dasar hukum, perkara tersebut dapat dikaji berdasarkan ketentuan pidana yang berlaku. 

Namun, penerapan pasal bergantung pada fakta, alat bukti, status pelaku, serta hasil pemeriksaan aparat penegak hukum.

Jika pihak yang terlibat merupakan aparatur sipil negara atau penyelenggara negara, dugaan penerimaan uang yang berkaitan dengan jabatan dapat dikaitkan dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.

Pasal 12 huruf e UU Tipikor mengatur perbuatan pegawai negeri atau penyelenggara negara yang memaksa seseorang memberikan sesuatu, membayar, atau menerima pembayaran dengan potongan, maupun mengerjakan sesuatu bagi dirinya sendiri, dengan menyalahgunakan kekuasaan. 

Ancaman pidananya dapat berupa penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 20 tahun, serta denda sesuai ketentuan undang-undang.

Selain itu, apabila terdapat unsur pemaksaan dengan ancaman atau kekerasan untuk memperoleh keuntungan secara melawan hukum, penyidik dapat mempertimbangkan ketentuan pidana lain sesuai fakta perkara. 

Namun, dugaan dalam video belum dapat langsung disimpulkan sebagai tindak pidana sebelum melalui proses klarifikasi, pemeriksaan, dan pembuktian.

Peristiwa ini kembali memperlihatkan peran rekaman warga dalam membuka dugaan pelanggaran pelayanan publik. Meski demikian, publik juga perlu menunggu hasil pemeriksaan resmi dan tidak menghakimi individu tertentu hanya berdasarkan potongan video.

Pemerintah Kota Bekasi diharapkan segera memberikan penjelasan mengenai identitas, status kepegawaian, serta langkah pemeriksaan terhadap petugas yang diduga terlibat. 

Jika pelanggaran terbukti, sanksi yang tegas dan transparan menjadi penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan publik. (udn)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Menegangkan Polda Jateng Bongkar Jaringan Narkoba Gunakan Kondektur Bus

Detik-detik Menegangkan Polda Jateng Bongkar Jaringan Narkoba Gunakan Kondektur Bus

Baru-baru ini mencuat soal kabar detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Jateng bongkar jaringan peredaran narkoba yang memanfaatkan kondektur bus sebagai
PTPN I Regional 5 Raih Gold Winner di Debut Kategori Program Media Relations Awards SPS

PTPN I Regional 5 Raih Gold Winner di Debut Kategori Program Media Relations Awards SPS

PT Perkebunan Nusantara I (Persero) Regional 5 kembali mengukir prestasi di tingkat nasional dengan meraih Gold Winner pada ajang Media Relations Awards (MRA) 2026.
PN Cikarang Jalankan Penetapan Sita Eksekusi terhadap Aset Chadstone Superblok

PN Cikarang Jalankan Penetapan Sita Eksekusi terhadap Aset Chadstone Superblok

Panitera Pengadilan Negeri Cikarang, Entis Sutisna SH MH, mengatakan pihaknya hadir untuk membacakan penetapan sita eksekusi sekaligus melaksanakan putusan arbitrase yang telah berkekuatan hukum.
Kabar Gembira dari Aceh, Bayi Orangutan Sumatera Lahir Hasil Program Rehabilitasi Kemenhut

Kabar Gembira dari Aceh, Bayi Orangutan Sumatera Lahir Hasil Program Rehabilitasi Kemenhut

Seekor bayi Orangutan Sumatera (Pongo abelii) lahir di Pusat Reintroduksi Orangutan Jantho di Cagar Alam (CA) Jantho, Kabupaten Aceh Besar.
Muktamar NU Harus Lahirkan Ketum yang Berintegritas

Muktamar NU Harus Lahirkan Ketum yang Berintegritas

PBNU membutuhkan pemimpin yang independen, tidak menjadi bagian dari partai politik, dan bukan pejabat politik. 
Juara Taipei Open 2026, Leo/Daniel Pasang Target Lebih Tinggi

Juara Taipei Open 2026, Leo/Daniel Pasang Target Lebih Tinggi

Pasangan ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin memasang tarket lebih tinggi usai akhirnya kembali merasakan manisnya berdiri di podium tertinggi usai menjuarai Taipei Open 2026.

Trending

PN Cikarang Jalankan Penetapan Sita Eksekusi terhadap Aset Chadstone Superblok

PN Cikarang Jalankan Penetapan Sita Eksekusi terhadap Aset Chadstone Superblok

Panitera Pengadilan Negeri Cikarang, Entis Sutisna SH MH, mengatakan pihaknya hadir untuk membacakan penetapan sita eksekusi sekaligus melaksanakan putusan arbitrase yang telah berkekuatan hukum.
Detik-detik KM Mutiara Sentosa 2 Dilalap Api di Perairan Sumenep, Basarnas Berjibaku Evakuasi Ratusan Penumpang

Detik-detik KM Mutiara Sentosa 2 Dilalap Api di Perairan Sumenep, Basarnas Berjibaku Evakuasi Ratusan Penumpang

Kapal penumpang yang melayani rute Surabaya–Makassar itu dilaporkan membawa ratusan orang saat insiden kebakaran terjadi.
Kim Sang-sik Tebar Ancaman ke John Herdman: Vietnam Bakal Tampil dengan Wajah Berbeda  ​​​​​​

Kim Sang-sik Tebar Ancaman ke John Herdman: Vietnam Bakal Tampil dengan Wajah Berbeda ​​​​​​

Pelatih kepala Timnas Vietnam, Kim Sang-sik, melontarkan gertakan tajam kepada Timnas Indonesia jelang duel panas penentu nasib di Grup A Piala AFF 2026. Juru -
Satgas Pangan Bongkar Modus Mafia Jual Beras Fortifikasi hingga Rp42 Ribu per Kg

Satgas Pangan Bongkar Modus Mafia Jual Beras Fortifikasi hingga Rp42 Ribu per Kg

Mentan Amran Sulaiman mengungkap potensi kerugian yang ditanggung konsumen akibat praktik mafia beras fortifikasi diperkirakan mencapai sekitar Rp71 triliun.
Belum Sekali pun Main, 3 Pemain Timnas Indonesia Masih 'Disimpan' John Herdman di Piala AFF 2026

Belum Sekali pun Main, 3 Pemain Timnas Indonesia Masih 'Disimpan' John Herdman di Piala AFF 2026

John Herdman sudah merotasi hampir seluruh skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Namun 3 pemain ini belum juga dapat kesempatan bermain, siapa saja?
Video “Yang Wes Yang” Viral, Pelajar SMK Banyuwangi Minta Maaf Usai Rekaman Pribadi Tersebar

Video “Yang Wes Yang” Viral, Pelajar SMK Banyuwangi Minta Maaf Usai Rekaman Pribadi Tersebar

Video “Yang Wes Yang” viral di media sosial. Seorang pelajar SMK di Banyuwangi berinisial MD menyampaikan permintaan maaf dan mengaku menyesal
Muak Ditanya soal Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Akui Sudah Analisis Skuad John Herdman

Muak Ditanya soal Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Akui Sudah Analisis Skuad John Herdman

Pelatih Vietnam Kim Sang-sik akhirnya buka suara setelah terus ditanya soal Timnas Indonesia. Begini katanya.
Selengkapnya

Viral