News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral! Dua Pria Terekam Diduga Lakukan Aksi Asusila di Sungai Brantas Malang, Polisi Mulai Investigasi

Video dugaan aksi asusila dua pria di pinggir Sungai Brantas Malang viral di media sosial. Polisi melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan
Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:24 WIB
ilustrasi: Viral! Dua Pria Terekam Diduga Lakukan Aksi Asusila di Sungai Brantas Malang, Polisi Mulai Investigasi
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

tvOnenews.com - Sebuah video berdurasi singkat yang memperlihatkan dugaan aksi tidak senonoh dua pria di kawasan Sungai Brantas, Kabupaten Malang, Jawa Timur, mendadak menjadi perhatian publik. 

Rekaman yang beredar luas di media sosial tersebut memicu respons kepolisian setelah masyarakat melaporkan adanya dugaan tindakan asusila yang dilakukan di ruang terbuka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa yang disebut terjadi di wilayah Desa Tambaksari, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, itu kini tengah ditangani Polres Malang. 

Polisi bergerak melakukan pemeriksaan awal untuk memastikan fakta kejadian, mengidentifikasi pihak yang berada dalam rekaman, serta mendalami bagaimana video tersebut bisa tersebar luas di masyarakat.

Kasihumas Polres Malang AKP M Budiono mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti laporan masyarakat dengan mendatangi lokasi yang diduga menjadi tempat kejadian.

"Setelah menerima informasi dan adanya pengaduan masyarakat terkait video yang beredar, anggota Polsek Tajinan bersama Polsek Pakisaji langsung mendatangi lokasi yang diduga menjadi tempat kejadian," kata Budiono, Sabtu (1/8/2026).

Polisi Periksa Saksi dan Telusuri Lokasi dalam Video

Setelah mendatangi lokasi, petugas kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi yang mengetahui atau melihat kejadian tersebut. Langkah ini dilakukan untuk mencocokkan informasi dalam video dengan kondisi sebenarnya di lapangan.

Berdasarkan keterangan sementara dari saksi, kejadian tersebut diduga berlangsung pada Selasa (28/7/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Saat itu, dua pria disebut datang menggunakan sepeda motor Honda Vario berwarna putih. Kendaraan tersebut kemudian diparkir di sekitar area ruko sebelum keduanya berjalan menuju tepian Sungai Brantas.

"Waktu itu saksi sedang melintas dan melihat dua pria sedang melakukan tindakan asusila. Ia kemudian merekam aksi tersebut menggunakan ponsel," jelas AKP Budiono.

Rekaman yang awalnya dibuat oleh warga tersebut kemudian sempat diunggah melalui status WhatsApp. Namun, video itu kemudian dihapus oleh pengunggah.

Meski demikian, video tersebut diduga telah lebih dulu tersebar ke berbagai platform media sosial hingga menarik perhatian masyarakat luas.

Identitas Dua Pria dalam Rekaman Masih Didalami

Polres Malang memastikan proses penyelidikan masih berjalan. Polisi belum mengungkap identitas dua orang yang terlihat dalam video karena masih melakukan pendalaman terhadap berbagai informasi yang diperoleh.

AKP Budiono menjelaskan bahwa pihaknya masih mengumpulkan keterangan saksi serta mencari fakta terkait peristiwa yang sebenarnya terjadi.

"Untuk motif dan identitas pihak yang ada dalam video masih kami dalami. Kami masih mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan rangkaian peristiwa yang sebenarnya," ujarnya.

Selain mencari identitas pihak yang diduga berada dalam video, polisi juga mendalami unsur pelanggaran hukum yang mungkin berkaitan dengan tindakan tersebut.

Apabila hasil penyelidikan menemukan adanya unsur pidana, kasus tersebut dapat diproses sesuai aturan hukum yang berlaku. 

Salah satu aturan yang dapat berkaitan dengan penyebaran maupun produksi konten bermuatan asusila adalah Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang perubahan kedua atas UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), khususnya Pasal 27 ayat (1) mengenai larangan transmisi atau penyebaran konten elektronik bermuatan kesusilaan.

Selain itu, apabila terdapat unsur mempertunjukkan atau membuat konten asusila untuk kepentingan tertentu, aparat dapat mendalami kemungkinan penerapan ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait perbuatan yang melanggar kesusilaan.

Polisi Imbau Warga Tidak Sebarkan Konten Asusila

Di tengah penyelidikan yang berlangsung, Polres Malang mengingatkan masyarakat agar tidak ikut menyebarluaskan kembali video bermuatan asusila tersebut.

Polisi menilai penyebaran ulang konten semacam itu dapat menimbulkan dampak negatif, termasuk merugikan pihak-pihak yang masih dalam proses pemeriksaan.

"Kami mengajak masyarakat apabila mengetahui adanya dugaan tindak pidana agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian melalui kanal yang tersedia, sehingga dapat segera ditindaklanjuti sesuai aturan hukum yang berlaku," kata Budiono.

Kasus video viral Sungai Brantas Malang kini masih berada dalam tahap penyelidikan. Kepolisian akan menentukan langkah hukum berikutnya setelah seluruh informasi, bukti, dan keterangan saksi berhasil dikumpulkan.

Hingga saat ini, polisi belum menyampaikan kesimpulan akhir terkait identitas maupun status hukum pihak yang berada dalam rekaman tersebut. (udn)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ucapan Tantang Fight sampai Mati Berujung Diserbu Sekelompok Pria, Ini Pesan Hanny Kristianto untuk Herri Pras

Ucapan Tantang Fight sampai Mati Berujung Diserbu Sekelompok Pria, Ini Pesan Hanny Kristianto untuk Herri Pras

YouTuber Herri Pras menjadi sorotan setelah kediamannya didatangi sekelompok pria yang diduga berasal dari komunitas bela diri. Ini pesan Hanny Kristianto.
Tak Lagi Jadi Pelengkap, Presiden Prabowo Dinilai Mulai Jadikan Sektor Kelautan Pilar Ekonomi RI

Tak Lagi Jadi Pelengkap, Presiden Prabowo Dinilai Mulai Jadikan Sektor Kelautan Pilar Ekonomi RI

Arah pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dinilai tengah mengalami pergeseran paradigma. 
Peredaran Kratom dan Vape akan Diperketat? Polri dan BPOM Siapkan Regulasinya

Peredaran Kratom dan Vape akan Diperketat? Polri dan BPOM Siapkan Regulasinya

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan menyiapkan regulasi terkait peredaran kratom dan rokok elektrik atau vape guna mencegah penyalahgunaan yang dapat membahayakan masyarakat.
Tak Perlu Dinaturalisasi, Eks Andalan Shin Tae-yong Ini Layak Dilirik John Herdman untuk Lini Depan Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Tak Perlu Dinaturalisasi, Eks Andalan Shin Tae-yong Ini Layak Dilirik John Herdman untuk Lini Depan Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Timnas Indonesia hadapi persoalan di lini depan jelang FIFA Matchday November 2026. Di tengah kondisi tersebut, nama Irfan Jaya layak masuk radar John Herdman.
Hasil Pemeriksaan Dokter Forensik Anak Korban Pembunuhan Orangtua di Kebayoran Lama: Ada Tanda Kekerasan-Gizi Tak Sesuai

Hasil Pemeriksaan Dokter Forensik Anak Korban Pembunuhan Orangtua di Kebayoran Lama: Ada Tanda Kekerasan-Gizi Tak Sesuai

Tim Spesialis Forensik Rumah Sakit Kramat Jati mengungkap hasil pemeriksaan anak (20 bulan) yang dibunuh ayah tiri, AR (22) dan ibu kandungnya, JM (20) di toilet umum Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Sabtu (31/10).
Sosok Pria Berkacamata Tendang Herri Pras hingga Tersungkur, Sosok Ini Ungkap Dugaan Tujuannya

Sosok Pria Berkacamata Tendang Herri Pras hingga Tersungkur, Sosok Ini Ungkap Dugaan Tujuannya

Video yang memperlihatkan YouTuber Herri Pras didatangi sekelompok pria hingga mendapat tindakan fisik mendadak viral di media sosial. Ini dugaan motifnya.

Trending

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Selengkapnya

Viral