News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Senin, 2 November 2026 - 16:41 WIB
Viral nasabah bank swasta hanya boleh tarik tunai Rp2 juta per hari
Sumber :
  • Threads/nova_rena_kao

tvOnenews.com - Jagad media sosial Threads kembali dihebohkan dengan curahan hati seorang pengguna Threads dengan akun @nova_rena_kao.

Melalui unggahan yang dipublikasikan pada Senin (2/11/2026), ia mengungkapkan rasa kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi secara oleh pihak bank.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam narasinya, ia mengaku sedang sangat memerlukan uang tunai untuk keperluan mendesak. Sayangnya, harapan untuk segera mencairkan dananya langsung pupus setelah pihak bank memberlakukan kebijakan pembatasan penarikan tunai harian yang sangat minim, yakni hanya memperbolehkan maksimal Rp2 juta per hari. 

"Bayangin lagi butuh duit ..yg mana duitnya yg mau diambil itu duit kita sendiri tapi dibatasi cuma 2 juta per hari. Buang-buang waktu tenaga dan bensin tiap hari kesini buat ngosongin saldo, gak percaya lagi dah pakai bank ini," tulis @nova_rena_kao, dikutip Senin (2/11/2026).

Viral nasabah bank swasta hanya boleh tarik tunai Rp2 juta per hari
Viral nasabah bank swasta hanya boleh tarik tunai Rp2 juta per hari
Sumber :
  • Threads?nova_rena_kao

Tidak hanya membagikan cerita lewat narasi teks, unggahan tersebut juga melampirkan sebuah video yang menampilkan suasana di dalam area pelayanan bank.

Dalam rekaman video itu, tampak sejumlah nasabah tengah duduk antre menunggu giliran untuk mendapatkan pelayanan langsung dari petugas. Menariknya, identitas dari bank swasta tersebut terpampang jelas dalam video, yakni MNC Bank.

Untuk menepis keraguan publik, @nova_rena_kao menegaskan dalam kolom komentar, bahwa video yang diunggahnya murni bukan berita bohong atau hoaks.

Ia memastikan kevalidannya karena dirinya mendatangi langsung kantor pusat bank yang berlokasi di Kebon Sirih, Jakarta, untuk melakukan penarikan tunai secara manual.

Langkah terpaksa tersebut ia ambil karena seluruh kanal transaksi alternatif miliknya lumpuh total. Mulai dari layanan transfer antarbank, pembayaran non-tunai menggunakan QRIS, hingga tarik tunai lewat mesin ATM, semuanya gagal berfungsi.

"Ini ga hoax kak, saya antri langsung ke pusatnya buat tarik itupun dibatasi hanya dua juta doang. Tf (transfer) ke bank lain, qris, tarik tunai di atm gabisa semua zonk," tulisnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Sontak saja, postingan ini langsung memancing atensi dan dibanjiri komentar dari netizen Threads lainnya. Sebagian besar warganet mengaku terheran-heran dengan kendala yang dialami oleh pengguna akun tersebut.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Miris! 7 Fakta Kasus Pembunuhan Bayi 20 Bulan di Kebayoran Lama, Tersangka Sempat Tutupi Lokasi Jasad

Miris! 7 Fakta Kasus Pembunuhan Bayi 20 Bulan di Kebayoran Lama, Tersangka Sempat Tutupi Lokasi Jasad

Kasus pembunuhan bayi perempuan berusia 20 bulan di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, viral di media sosial. Berikut 7 fakta soal kasus tersebut.
Peran Keji Pasangan AR dan J Habisi Nyawa Balitanya di Jaksel: Satu Lakukan Kekerasan, Ibu Kandung Rela Tutupi Jejak

Peran Keji Pasangan AR dan J Habisi Nyawa Balitanya di Jaksel: Satu Lakukan Kekerasan, Ibu Kandung Rela Tutupi Jejak

Kasus tragis menimpa balita perempuan yang meregang nyawa akibat tindak kekerasan. Polres Metro Jakarta Selatan bersama Polsek Kebayoran Lama menetapkan dua tersangka, yakni pria AR dan wanita J, yang merupakan ibu kandung korban.
Bisa Jadi Penerus Ole Romeny di Timnas Indonesia, Top Skor Klub Belanda Keturunan Bandung Ini Layak Dilirik Jadi Mesin Gol Garuda

Bisa Jadi Penerus Ole Romeny di Timnas Indonesia, Top Skor Klub Belanda Keturunan Bandung Ini Layak Dilirik Jadi Mesin Gol Garuda

Timnas Indonesia berpotensi memiliki opsi baru di lini depan. Nama Siegert Baartmans layak dilirik berkat produktivitasnya bersama FC Eindhoven di Liga Belanda.
Terketuk Kondisi Mak Een, Bupati Jeje Turun Tangan Bantu Wujudkan Rumah Layak di Bandung Barat

Terketuk Kondisi Mak Een, Bupati Jeje Turun Tangan Bantu Wujudkan Rumah Layak di Bandung Barat

Bupati Bandung Barat, Ritchie Ismail atau akrab disapa Jeje, sebelumnya turun langsung melihat kondisi tempat tinggal Mak Een. Dalam kunjungannya, Jeje mengaku
Buntut Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, Kapolda Jateng dan Kapolres Sukoharjo Dilaporkan ke Propam Polri

Buntut Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, Kapolda Jateng dan Kapolres Sukoharjo Dilaporkan ke Propam Polri

Kapolda Jateng, Irjen Hardi Siahaan dan Kapolres Sukoharjo AKBP Andika Dharma dilaporkan ke Divpropam Polri buntut penggeledahan di Pesantren Hamalatul Quran.
Siap Tempur di Dunia Industri, Mahasiswa Kini Wajib Paham Pemanfaatan AI

Siap Tempur di Dunia Industri, Mahasiswa Kini Wajib Paham Pemanfaatan AI

Dalam perhelatan bertema “USBR Mengabdi” ini, kampus menegaskan urgensi penguasaan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai modal utama lulusan dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang kian kompetitif.

Trending

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Mengenang sosok Fatih Waluyo Wahid alias Gus Firry, keponakan Gus Dur yang pernah menjabat Direktur BPJS Kesehatan. Simak pendidikan dan perjalanan kariernya.
DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

TGPF independen tersebut perlu melibatkan sejumlah lembaga, di antaranya Komnas HAM, KPAI, Ombudsman, Kompolnas, serta para ahli yang memiliki kompetensi..
Selengkapnya

Viral