News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KDM Ajak Warga Jabar Tidak Takut Melapor atau Memviralkan Kasus Kejahatan dan Penjualan Tramadol

Gubernur Jawa Barat, KDM membagikan informasi berupa sayembara untuk masyarakat umum, terutama warga Jabar, simak
Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:13 WIB
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM)
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Lembur Pakuan Channel

Jakarta, tvOnenews.com- Gubernur Dedi Mulyadi disapa KDM mengajak warga jabar untuk tidak takut melapor dan memviralkan aksi kejahatan. 

Hal itu sampaikan sebagai bentuk perlindungan di tengah aksi kejahatan, seperti begal marak teejadi di Jawa Barat. Itu juga melawan penjualan bebas tramadol. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bagi warga Jabar siapa yang bisa memposting, menceritakan warung-warung tramadol di media sosial, saya akan kasih hadiah juga. Ayo kita ramaikan media sosial dengan menayangkan orang-orang yang berjualan di Jabar dan merusak moral anak-anak Jabar," tutur Dedi Mulyadi dikutip dari Instagram pribadinya.

Selain itu, Dedi mengimbau masyarakat agar tidak takut menghadapi berbagai bentuk kriminalitas, seperti begal dan pencuri.

Menurutnya, rasa takut justru memberi ruang bagi pelaku kejahatan untuk terus beroperasi. Dia berharap warga Jabar bisa berani melawan aksi demikian. 

Sebab bagi warga Jabar yang melaporkan dan bisa memviralkan bisa mendapat hadiah. Hadiah berupa uang jutaan.

“Hilangkan rasa takut karena rasa takut itu membuat mereka nyaman beroperasi,” ujarnya dalam laman Bapenda Jabar, Jumat (7/8). 

"Logikanya sederhana, maling motor digebukin sampai mati. Kalau ada sayembara dari saya, eh nggak usah digebukin sampai mati, lumayan Rp10 juta, udah dianterin aja. Itu secara psikologi akan mempengaruhi," pesan KDM.

Namun untuk mendapatkan hadiah tersebut, KDM beri syarat pelaku ditangkap tidak dengan kondisi babak belur.

Perlu diketahui, sepanjang Juli 2026 jajaran Polda Jawa Barat telah mengungkap 24 kasus begal dan kejahatan jalanan, termasuk 19 kasus yang sebelumnya viral di media sosial.

Sebelumnya, Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan masyarakat dapat melakukan perlawanan sebagai bentuk perlindungan diri sepanjang dilakukan secara proporsional dan tidak berlebihan.

"Upaya kita yang pertama adalah perintah Pak Kapolda untuk tindak tegas terukur. Ini tidak hanya kepada polisi, kepada masyarakat pun boleh, dengan catatan dilakukan secara tegas dan terukur," jelasnya.(klw).

    

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Agenda Khusus Timnas Indonesia di FIFA Matchday November, Ajang John Herdman Pantau Pemain untuk Piala Asia 2027

Agenda Khusus Timnas Indonesia di FIFA Matchday November, Ajang John Herdman Pantau Pemain untuk Piala Asia 2027

Timnas Indonesia memanfaatkan FIFA Matchday November untuk menjalankan agenda khusus. Ajang ini jadi kesempatan John Herdman buat memantau sejumlah pemain.
Polisi dan BNN Sisir Kebun Kopi hingga Pelosok Desa, Petani Diajak Perangi Narkoba

Polisi dan BNN Sisir Kebun Kopi hingga Pelosok Desa, Petani Diajak Perangi Narkoba

Upaya mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkotika terus diperluas hingga kawasan pedesaan. Kali ini, jajaran Polres Pagar Alam bersama Badan Narkotika Nasio
Amankan 6.000 Patok Batas RI-Malaysia, BNPPDT dan TNI AD Gelar Forum Kajian Strategis TW IV

Amankan 6.000 Patok Batas RI-Malaysia, BNPPDT dan TNI AD Gelar Forum Kajian Strategis TW IV

Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT) mengumpulkan jajaran Markas Besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Mabes TNI AD) ...
Kuasa Hukum Irjen Ahrie Sonta Angkat Bicara, Sebut Kliennya akan Kooperatif

Kuasa Hukum Irjen Ahrie Sonta Angkat Bicara, Sebut Kliennya akan Kooperatif

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto membentuk tim khusus untuk melakukan pendalaman terhadap kasus penyadapan secara ilegal dan penghapusan data elektronik serta illegal access terhadap Presiden RI, Prabowo Subianto. 
KX-1 Series Kembali Digelar, Petarung 3 Negara Berebut Sabuk Dankor Brimob di Depok

KX-1 Series Kembali Digelar, Petarung 3 Negara Berebut Sabuk Dankor Brimob di Depok

Empat petarung dari Indonesia, Malaysia, dan Singapura akan bersaing dalam KX-1 Series #10 di Depok untuk memperebutkan Sabuk Dankor Brimob kelas 85 kilogram.
Nasib Jorge Martin di MotoGP Qatar Masih Tanda Tanya, Jadwal Pemeriksaan Medis Kondisi Martinator Harus Diundur

Nasib Jorge Martin di MotoGP Qatar Masih Tanda Tanya, Jadwal Pemeriksaan Medis Kondisi Martinator Harus Diundur

Nasib rider Aprilia yakni Jorge Martin di MotoGP Qatar 2026 masih menjadi tanda tanya buntut cedera yang ia dapat saat Grand Prix Australia lalu.

Trending

Viral Pengakuan Pelari Perempuan Diduga Dilecehkan saat Sport Massage di GBK, Ini Kronologinya

Viral Pengakuan Pelari Perempuan Diduga Dilecehkan saat Sport Massage di GBK, Ini Kronologinya

Kasus dugaan pelecehan seksual saat sport massage di kawasan GBK viral di Threads. Korban mengaku diraba terapis tanpa persetujuan, Hamda DF akhirnya buka
Warga Binjai Ini Mencari Keadilan atas Saldo Senilai Rp 2,3 Miliar yang Raib di Maybank

Warga Binjai Ini Mencari Keadilan atas Saldo Senilai Rp 2,3 Miliar yang Raib di Maybank

Seorang nasabah Maybank, Mulyadi (54) warga Binjai, terus mencari keadilan atas dugaan saldo sebesar Rp2.349.000.000, di dalam rekening Maybank miliknya yang ti
Ganda tvOne Pertahankan Tradisi Medali di Kejuaraan Bulu Tangkis Antarmedia

Ganda tvOne Pertahankan Tradisi Medali di Kejuaraan Bulu Tangkis Antarmedia

Purwanto-Salamun memastikan medali perunggu setelah mengalahkan pasangan Eka-Jiyanto dalam dua gim langsung dengan skor 21-9 dan 21-15.
Respons Jokowi soal Tawa Roy Suryo Pecah saat Ijazahnya Ditunjukkan: Kita Lihat

Respons Jokowi soal Tawa Roy Suryo Pecah saat Ijazahnya Ditunjukkan: Kita Lihat

Inilah respons Jokowi soal tawa Roy Suryo pecah saat dirinya menunjukkan ijazah S1-nya. Jokowi menanggapi tawa Roy dengan meminta semua pihak untuk menunggu keputusan majelis hakim.
Pesan Menohok Roy Suryo setelah Sidang di PN Jakarta Timur, Singgung Perbedaan Ijazah Jokowi

Pesan Menohok Roy Suryo setelah Sidang di PN Jakarta Timur, Singgung Perbedaan Ijazah Jokowi

Jokowi hadir sebagai saksi dan memperlihatkan ijazah pendidikan mulai dari tingkat sekolah dasar sampai sarjana di UGM.
Beda dari Timnas Indonesia, Pemain Australia Mogok Main Imbas Paksakan Tetap ke Yordania

Beda dari Timnas Indonesia, Pemain Australia Mogok Main Imbas Paksakan Tetap ke Yordania

Australia akan menghadapi Yordania di Stadion Internasional Amman, 17 November 2026. Sebelum laga ini, Australia akan menghadapi Qatar pada 14 November 2026.
Timnas Indonesia Bikin Pusing Yordania, Badou Zaki Buka Semua Opsi untuk Isi FIFA Matchday Novemeber 2026

Timnas Indonesia Bikin Pusing Yordania, Badou Zaki Buka Semua Opsi untuk Isi FIFA Matchday Novemeber 2026

Federasi Sepak Bola Yordania kini berpacu dengan waktu untuk mencari lawan pengganti agar agenda FIFA Matchday November tidak hanya diisi satu pertandingan.
Selengkapnya

Viral