News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Oknum Polisi Dilaporkan atas Dugaan Penganiayaan Wartawan di Jakarta Barat, PWI Hormati Proses Hukum

PWI menghormati proses hukum dugaan penganiayaan terhadap wartawan saat meliput eksekusi di Jakarta Barat. Kasus dilaporkan ke Polda Metro Jaya dan Propam Polri.
Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:55 WIB
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pokja Wali Kota Jakarta Barat melaporkan dugaan penganiayaan ke Polda Metro Jaya, Kamis, 6 Agustus 2026.
Sumber :
  • Pokja Jakbar

Jakarta, tvOnenews.com - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kelompok Kerja (Pokja) Wali Kota Jakarta Barat menegaskan menghormati proses hukum atas laporan dugaan penganiayaan yang dialami seorang wartawan oleh oknum polisi saat menjalankan tugas.

Organisasi profesi itu juga menyatakan akan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah hingga proses penyelidikan selesai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini bermula setelah wartawan media online bernama Wilber Petrus Otto yang melaporkan dugaan penganiayaan ke Polda Metro Jaya pada Kamis (6/8/2026). Laporan disampaikan melalui Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) serta diteruskan dengan pengaduan ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri.

Wilber, yang merupakan anggota PWI Pokja Wali Kota Jakarta Barat, mengaku mengalami insiden saat melakukan peliputan eksekusi bangunan di Jalan Arteri Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Dalam laporannya, Wilber menduga dirinya didorong oleh seorang anggota Polri berpangkat Komisaris Polisi berinisial YAH. Akibat kejadian tersebut, tangannya mengenai kawat hingga mengalami luka ringan.

Laporan tersebut telah diterima Polda Metro Jaya dan tercatat dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan Nomor STTLP/B/5777/VIII/2026/SPKT/Polda Metro Jaya. Perkara itu diproses sebagai dugaan tindak pidana penganiayaan ringan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Selain menempuh jalur pidana, Wilber juga mengadukan peristiwa itu ke Divisi Propam Polri. Pengaduan tersebut diajukan agar dugaan pelanggaran disiplin maupun Kode Etik Profesi Polri dapat diperiksa sesuai mekanisme yang berlaku.

Kuasa hukum pelapor, Bryan Ghautama, menyampaikan bahwa kliennya telah memperkenalkan diri sebagai wartawan sebelum insiden terjadi. Ia juga menyebut Wilber telah menunjukkan kartu identitas pers saat menjalankan tugas peliputan.

"Saya sudah menyampaikan bahwa saya wartawan dan menunjukkan identitas pers. Namun, saya tetap didorong saat menjalankan tugas peliputan," ujar Wilber.

Ketua PWI Pokja Wali Kota Jakarta Barat, Bambang GS, mengungkapkan keprihatinannya atas dugaan insiden tersebut. Menurutnya, kebebasan pers merupakan salah satu pilar demokrasi yang dijamin oleh undang-undang dan harus dihormati seluruh pihak.

Ia berharap setiap pihak menghargai kerja jurnalistik serta menyerahkan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum. PWI, lanjutnya, tetap mendukung proses hukum yang berjalan dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah.

"Apabila benar terjadi tindakan yang menghalangi atau mengintimidasi wartawan saat menjalankan tugas jurnalistik, maka hal itu harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Di sisi lain, kami juga menghormati asas praduga tak bersalah dan menunggu hasil penyelidikan maupun pemeriksaan dari pihak berwenang," kata Bambang GS.

Hingga berita ini diterbitkan, Kompol berinisial YAH maupun Polres Metro Jakarta Barat belum menyampaikan keterangan resmi. (rpi)

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Peduli Bencana, Unisbar Dan Pariaman Women Power Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Padang

Peduli Bencana, Unisbar Dan Pariaman Women Power Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Padang

Universitas Sumatera Barat (Unisbar) Pariaman berkolaborasi dengan organisasi Pariaman Women Power (PWP) menunjukkan aksi nyata kepedulian sosial dengan menyera
Hasil Piala AFF 2026, Jumat 7 Agustus: Singapura Kubur Mimpi Timnas Indonesia untuk Melangkah ke Babak Semifinal

Hasil Piala AFF 2026, Jumat 7 Agustus: Singapura Kubur Mimpi Timnas Indonesia untuk Melangkah ke Babak Semifinal

Hasil Piala AFF 2026 di grup A yang mempertemukan Timnas Indonesia menghadapi Singapura yang berlangsung di Jalan besar Stadium, Singapura, Jumat (7/8/2026).
Febrie Adriansyah Tiba di Rutan KPK Usai 7 Jam Diperiksa Kejagung

Febrie Adriansyah Tiba di Rutan KPK Usai 7 Jam Diperiksa Kejagung

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah kembali ke rumah tahanan negara (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai diperiksa Kejaksaan Agung.
Janggal Kematian Anaknya, Keluarga Mantan Istri Polisi Tewas di Medan Melapor ke Polda Sumut

Janggal Kematian Anaknya, Keluarga Mantan Istri Polisi Tewas di Medan Melapor ke Polda Sumut

Keluarga Winda Lorenza Gowasa, mantan istri polisi yang tewas di Kota Medan melaporkan dugaan tindak pidana pembunuhan ke Polda Sumatra Utara (Poldasu), Kamis
Jenis Senjata Api hingga Hasil Labfor Kasus Kematian Mantan Istri Polisi di Medan

Jenis Senjata Api hingga Hasil Labfor Kasus Kematian Mantan Istri Polisi di Medan

Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumatera Utara (Sumut) mengungkapkan hasil labfor senjata api dan jenis senpi diduga dipakai mantan istri polisi, WLG.
Sorot Kasus Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2, DPR RI Ungkap Keselematan Transportasi Laut Butuh Sinergitas Antar Pihak

Sorot Kasus Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2, DPR RI Ungkap Keselematan Transportasi Laut Butuh Sinergitas Antar Pihak

Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS) menilai penanganan korban insiden kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 telah berjalan baik khususnya dari sisi pelayanan selama di rumah sakit.

Trending

Duel Timnas Indonesia vs Singapura Awalnya Bukan di Stadion Jalan Besar

Duel Timnas Indonesia vs Singapura Awalnya Bukan di Stadion Jalan Besar

Timnas Indonesia melawan Singapura pada Jumat malam ini, 7 Agustus 2026 di Stadion Jalan Besar. Namun, tahukah kamu kalau awalnya dijadwalkan berlangsung di Stadion Nasional Kallang?
Jika Hasil Singapura vs Timnas Indonesia di Fase Grup Piala AFF 2026 Imbang, Apa yang akan Terjadi?

Jika Hasil Singapura vs Timnas Indonesia di Fase Grup Piala AFF 2026 Imbang, Apa yang akan Terjadi?

Setelah kekalahan telak 0-3 dari Vietnam pada matchday sebelumnya, Timnas Indonesia berada dalam posisi terdesak dan kini mereka wajib menang melawan Singapura.
Kapolresta dan Kasat Narkoba Banda Aceh Diperiksa Divpropam Mabes Polri, Ini Faktanya

Kapolresta dan Kasat Narkoba Banda Aceh Diperiksa Divpropam Mabes Polri, Ini Faktanya

Joko ajak seluruh pihak untuk tetap menghormati proses yang sedang berlangsung dan tidak berspekulasi sebelum adanya hasil pemeriksaan resmi dari Mabes Polri.
Beredar Diduga Curhatan Winda Lorenza ke Sahabat, Temukan Fakta Sebelum Mantan Istri Polisi di Medan Tewas

Beredar Diduga Curhatan Winda Lorenza ke Sahabat, Temukan Fakta Sebelum Mantan Istri Polisi di Medan Tewas

Sejumlah fakta baru kondisi sebelum Winda Lorenza Gowasa, mantan istri polisi, Bripka IH tewas muncul lewat tangkapan layar percakapan dengan sahabat viral.
Terbongkar, Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Ada 995 Senjata di Dalam Sekolah Jaksel Sejak 2020

Terbongkar, Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Ada 995 Senjata di Dalam Sekolah Jaksel Sejak 2020

Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin serta Kuasa Hukum Eks Ketua Yayasan, IWD, yakni Alhadid Endar Putra buka suara soal temuan 995 senjata airsoft gun di sebuah sekolah swasta, Pondok Pinang, Jakarta Selatan.
Fakta Baru Pelaku Mutilasi di Depok: Mendadak Resign Kerja Goreng Piscok Usai Izin Interview di Mal

Fakta Baru Pelaku Mutilasi di Depok: Mendadak Resign Kerja Goreng Piscok Usai Izin Interview di Mal

Di balik kasus pembunuhan disertai mutilasi yang menggegerkan Depok, muncul cerita dari tempat terakhir Saepul alias Saepullah (26) mencari nafkah.
Maia Estianty Soroti Kasus Yurizal Pasien BPJS, Ingatkan Nakes untuk Jaga Empati

Maia Estianty Soroti Kasus Yurizal Pasien BPJS, Ingatkan Nakes untuk Jaga Empati

Maia Estianty soroti kasus Yurizal pasien BPJS yang viral, ingatkan para nakes untuk jaga empati.
Selengkapnya

Viral