News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap! 7 Fakta Terbaru Kasus Mutilasi Depok: Motif Motor Honda PCX, Kenalan di Aplikasi hingga Pelaku Kabur ke Pandeglang

Kasus mutilasi Depok mengungkap sederet fakta baru. Saepul diduga membunuh dan memutilasi Kunaefi setelah berkenalan lewat aplikasi. Ini fakta terbaru
Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:42 WIB
Terungkap! 7 Fakta Terbaru Kasus Mutilasi Depok: Motif Motor Honda PCX, Kenalan di Aplikasi hingga Pelaku Kabur ke Pandeglang
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews

tvOnenews.com - Kasus mutilasi di Depok perlahan mulai menemukan titik terang setelah polisi mengungkap identitas korban dan menangkap pria yang diduga sebagai pelakunya. 

Saepul (26) ditetapkan sebagai tersangka setelah jasad pria berinisial K atau Kunaefi (51) ditemukan dalam sebuah karung di lahan kosong kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, pada 4 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari penyidikan, polisi menemukan sejumlah fakta yang membuat perkara ini semakin terang. Saepul disebut mengenal korban melalui aplikasi media sosial Hornet sebelum keduanya bertemu di sebuah kontrakan di Cipayung, Depok. 

Polisi menduga pertemuan tersebut telah dimanfaatkan tersangka untuk menguasai sepeda motor Honda PCX milik korban. Berikut sejumlah fakta kasus mutilasi Depok yang telah diungkap polisi hingga saat ini.

1. Korban dan pelaku berkenalan melalui aplikasi

Penyidik mengungkap Saepul dan Kunaefi pertama kali berkenalan melalui aplikasi Hornet. Dari komunikasi di media sosial tersebut, keduanya kemudian sepakat bertemu.

Pertemuan berlangsung di kontrakan Saepul di kawasan Cipayung pada 23 Juli 2026. Polisi menduga sejak awal tersangka telah memiliki niat untuk menguasai barang milik korban.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin mengatakan korban diundang ke kontrakan dan di lokasi tersebut pembunuhan terjadi.

"Korban diundang pelaku ke kontrakan pelaku dan di sana lah terjadi pembunuhan. Pelaku dari awal sudah mempersiapkan diri untuk mengambil barang yang dimiliki korban," ujar Iman.

2. Motor Honda PCX diduga menjadi pemicu niat kejahatan

Polisi menyebut Saepul mengetahui korban memiliki Honda PCX berwarna hitam setelah melihat foto yang diunggah di media sosial. Dari situlah muncul keinginan untuk menguasai kendaraan tersebut.

Katimsus 2 Unit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ipda Breggy Yesaya Imanuel Sutijono menjelaskan bahwa desakan ekonomi turut disebut sebagai latar belakang niat tersebut.

"Untuk motif dari hasil pendalaman penyelidikan, setelah berkenalan dengan korban, pelaku melihat salah satu foto korban itu menggunakan motor Honda PCX warna hitam," jelas Breggy.

Bahkan, polisi menyebut Saepul sempat membicarakan niatnya kepada seorang teman pada 23 Juli 2026. 

Ketika ditanya bagaimana cara mendapatkan motor tersebut, Saepul disebut menjawab, "nggak tahu, mungkin membunuh orang."

Setelah pembunuhan, motor korban dibawa ke Pandeglang dan dijual.

3. Korban tewas setelah terjadi cekcok

Di dalam kontrakan, polisi menyebut terjadi pertengkaran antara Saepul dan Kunaefi. Menurut keterangan penyidik, Saepul kemudian mengambil pisau dari dapur.

"Kemudian pelaku mengambil pisau dari dapur dan melakukan penusukan ke bagian perut korban," kata Iman.

Keterangan lain dari penyidik menyebut korban juga mengalami luka pada bagian leher. Setelah korban meninggal, jasadnya dipotong sebelum dibuang.

Polisi menduga kedua kaki korban dipotong dan sebagian potongan tubuh kemudian dibuang di lokasi berbeda. Jasad korban dimasukkan ke dalam karung dan ditinggalkan di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas.

Penemuan korban mutilasi di Depok
Penemuan korban mutilasi di Depok
Sumber :
  • Istimewa

4. Jasad ditemukan dalam karung

Warga menemukan karung berisi jasad manusia pada 4 Agustus 2026. Polisi kemudian melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi korban dan menelusuri pelaku.

Hasil penyelidikan mengarah kepada Saepul. Polisi kemudian menangkapnya pada Rabu, 5 Agustus 2026 sekitar pukul 04.15 WIB di wilayah Pandeglang, Banten, ketika tersangka diduga tengah melarikan diri.

Penangkapan itu mengakhiri pelarian Saepul setelah jasad Kunaefi ditemukan.

5. Saepul disebut pernah menjadi guru dan peserta ajang TV

Sebelum kasus ini mencuat, Saepul ternyata memiliki sejumlah aktivitas lain. Polisi menyebut pria tersebut pernah bekerja sebagai guru matematika di sebuah SMP di Pandeglang, Banten.

Ia juga diketahui pernah mengikuti ajang pencarian bakat dangdut di televisi. Dalam rekaman lama, Saepul menjelaskan bahwa dirinya mengikuti kompetisi tersebut dengan harapan dapat membantu kondisi ekonomi ibunya yang berjualan sayuran.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto juga membenarkan bahwa Saepul saat ini berdagang pisang cokelat di Stasiun Pondok Cina, Depok.

"Yang bersangkutan benar berdagang," kata Budi.

6. Polisi menyebut aksi dilakukan seorang diri

Dalam perkembangan penyidikan, polisi menegaskan bahwa kekasih Saepul yang disebut bernama Jeje tidak ikut melakukan pembunuhan maupun mutilasi.

Kombes Pol Iman Imanuddin menyatakan proses pembunuhan dilakukan Saepul seorang diri. Saepul sendiri juga membantah kekasihnya ikut dalam aksi tersebut.

"Adapun temannya yang lain itu hanya sebatas teman yang memiliki hubungan khusus dengan pelaku. Namun dalam proses pembunuhan pelaku melakukannya sendirian," kata Iman.

Menurut pengakuan Saepul, Jeje disebut hanya mengetahui dan membantu menutupi cerita setelah kejadian, bukan ikut melakukan pembunuhan ataupun membuang jasad.

7. Polisi menetapkan Saepul sebagai tersangka pembunuhan berencana

Saepul kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan untuk menjalani proses penyidikan. Polisi menyebut adanya dugaan perencanaan sebelum pembunuhan dilakukan, termasuk niat menguasai kendaraan korban.

Karena kejadian berlangsung pada 2026, ketentuan pidana yang berlaku adalah KUHP Nasional berdasarkan UU No. 1 Tahun 2023 yang mulai berlaku 2 Januari 2026. Pasal 459 mengatur pembunuhan berencana dengan ancaman pidana mati, penjara seumur hidup, atau penjara paling lama 20 tahun. 

Selain itu, jika dalam proses hukum terbukti terdapat tindak pidana lain terkait penguasaan atau penjualan barang milik korban, penyidik dapat menerapkan ketentuan pidana lain sesuai hasil pembuktian. Ketentuan tersebut tidak dapat disimpulkan hanya berdasarkan informasi awal dan tetap bergantung pada hasil penyidikan serta proses persidangan.

Kasus ini masih bergulir. Polisi terus mendalami rangkaian peristiwa, motif, barang bukti, serta kemungkinan adanya fakta lain yang belum terungkap. (udn)
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Daftar Fasilitas Mewah yang Ditemukan Ombudsman saat Sidak Lapas Cibinong

Daftar Fasilitas Mewah yang Ditemukan Ombudsman saat Sidak Lapas Cibinong

Ketika tim Ombudsman RI berhasil masuk ke dalam salah satu rumah di dalam Lapas Cibinong, ditemukan fasilitas layaknya apartemen.
Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang dan Investasi Jatim–Arab Saudi, Catatkan Potensi Transaksi Fantastis Rp6,71 triliun

Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang dan Investasi Jatim–Arab Saudi, Catatkan Potensi Transaksi Fantastis Rp6,71 triliun

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin langsung Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur di Jeddah, Arab Saudi.
Anak Diduga Dianiaya Teman hingga Pembuluh Darah Mata Pecah dan Lebam di Sekolah Bekasi, Polisi Turun Tangan

Anak Diduga Dianiaya Teman hingga Pembuluh Darah Mata Pecah dan Lebam di Sekolah Bekasi, Polisi Turun Tangan

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang anak diduga menjadi korban penganiayaan oleh temannya di salah satu sekolah di Bekasi.
Cristiano Ronaldo Gagal Cetak Gol dan Buang Peluang saat Portugal Kalahkan Wales

Cristiano Ronaldo Gagal Cetak Gol dan Buang Peluang saat Portugal Kalahkan Wales

Cristiano Ronaldo gagal mencetak gol meski mendapat sejumlah peluang saat Portugal menghadapi Wales di UEFA Nations League, termasuk satu gol yang dianulir VAR.
Ramalan Zodiak Cinta Besok Sabtu 26 September 2026: Leo Jadi Pusat Perhatian Malam Minggu, Scorpio Awas Provokasi Orang Luar

Ramalan Zodiak Cinta Besok Sabtu 26 September 2026: Leo Jadi Pusat Perhatian Malam Minggu, Scorpio Awas Provokasi Orang Luar

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Sabtu, 26 September 2026, membawa energi yang sangat dinamis untuk urusan hati. Beberapa zodiak diprediksi
Soal Isu Ferdy Sambo Diduga Menikmati 'Klaster Mewah' di Lapas Cibinong, Begini Kata Ombudsman RI

Soal Isu Ferdy Sambo Diduga Menikmati 'Klaster Mewah' di Lapas Cibinong, Begini Kata Ombudsman RI

Ombudsman RI tidak mempunyai salinan data dokumen nama narapidana (napi) termasuk isu mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor.

Trending

Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Kabar Ombudsman sidak Lapas Cibinong, merupakan tempat Ferdy Sambo ditahan saat ini. Lantas bagaimana kondisinya sekarang? Simak penjelasan di bawah ini
Timnas Indonesia Diakui Dunia, Pelatih Jerman Sampai Ketar-ketir Lihat Kualitas Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Mereka Sulit Dikalahkan

Timnas Indonesia Diakui Dunia, Pelatih Jerman Sampai Ketar-ketir Lihat Kualitas Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Mereka Sulit Dikalahkan

Kekuatan Timnas Indonesia mendapat pengakuan dari pelatih Bangladesh, Thomas Dooley. Ia menilai skuad Garuda kini menjadi tim yang sangat sulit dikalahkan.
Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Laga FIFA ASEAN Cup 2026, Imbau Penonton Jaga Ketertiban

Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Laga FIFA ASEAN Cup 2026, Imbau Penonton Jaga Ketertiban

Ribuan personel gabungan dikerahkan dalam rangka pelayanan dan pengamanan dua pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di GBK.
Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar surat pemberitahuan soal pemadaman internet yang akan terjadi pada 25-27 September 2026. Kemkomdigi memastikan informasi tersebut merupakan hoax.
Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan penikmat musik punk rock dari berbagai daerah di Indonesia bersiap untuk berkumpul di Yogyakarta akhir September 2026 untuk menyaksikan perhelatan musik
Ferdy Sambo Disebut Lebih Aktif di Gereja Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar: Tidak Ada Temuan Eks Kadiv Propam Nikmati Fasilitas "Khusus"

Ferdy Sambo Disebut Lebih Aktif di Gereja Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar: Tidak Ada Temuan Eks Kadiv Propam Nikmati Fasilitas "Khusus"

Ditjenpas Jawa Barat menyebut tidak ada temuan atau informasi bahwa eks Kadiv Propam Polri menikmati fasilitas “khusus” di Lapas Kelas II A Cibinong, Kabupaten Bogor.
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Laos dan Myanmar Buka Divisi 2 dengan Kemenangan

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Laos dan Myanmar Buka Divisi 2 dengan Kemenangan

Divisi 2 FIFA ASEAN Cup 2026 digelar di Hong Kong dengan penampilan dua pertandingan dari Grup A dan Grup B. 
Selengkapnya

Viral