News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sudah Diniatkan Sejak Awal, 2 Barang Berharga Korban Diambil Pelaku dalam Kasus Mutilasi di Depok

Sejauh ini penyidik belum menyimpulkan dugaan hubungan sesama jenis menjadi motif pembunuhan tersebut. Sehingga masih didalami, dan mencari bagian tubuh yang...
Senin, 10 Agustus 2026 - 08:00 WIB
Saepul (26) mengungkap detik-detik dirinya nekat menghabisi nyawa dan mutilasi pria berinisial K (51).
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com- Kasus mutilasi di Depok masih bergulir, karena Kepolisian masih mencari bagian tubuh korban yang hilang. 

Di tengah proses pendalaman kasus ini, Pelaku mutilasi di Depok ini ternyata bukan hanya membunuh tapi juga mengambil barang berharga milik korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, media sosial diramaikan dengan kabar kasus mutilasi di Depok ini. Sebab adanya dugaan pelaku dan korban memiliki hubungan sejenis atau gay. 

Namun masih didalami pihak Polisi. Pelaku mutilasi di Depok bernama Saepul (26), dikrtahui telah menjual sepeda motor Honda PCX milik korban (Kunaefi, 51) seharga Rp9,9 juta melalui Marketplace Facebook. 

Perjalanan Karier Saepul, Tersangka Mutilasi Depok: Pernah Jadi Guru Matematika hingga Tampil di TV
Perjalanan Karier Saepul, Tersangka Mutilasi Depok: Pernah Jadi Guru Matematika hingga Tampil di TV
Sumber :
  • Tangkapan Layar TikTok

Selain sepeda motor, pelaku juga menjual ponsel pintar OPPO Reno 5 milik korban seharga Rp950 ribu di platform yang sama, dengan total uang yang didapatkan mencapai Rp10.850.000.

Berdasarkan penyelidikan Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, pelaku memang sudah mengincar motor Honda PCX hitam milik korban sejak awal. 

Niat buruk itu muncul, setelah pelaku berkenalan lewat aplikasi kencan media sosial dan melihat foto korban menunggangi motor tersebut.

"Update hasil pemeriksaan dengan saksi-saksi dan pengecekan HP (telepon genggam) milik tersangka, bahwa tersangka tergabung dalam grup (komunitas gay)," kata Kanit 1 Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kompol Dimitri Mahendra Kartika saat dikonfirmasi di Jakarta, dikutip dari Antara, Sabtu (8/8).

"Terjadi perencanaannya karena pelaku ingin melakukan pencurian motor dan barang-barang milik korban serta untuk menguasai barang milik korban, dan adanya niat untuk membunuh korban," jelas Dimitri.

Polisi masih mencari kaki milik K (51) yang menjadi korban pembunuhan disertai mutilasi oleh Saepullah (26) di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Kota Depok, Selasa (4/8).
Polisi masih mencari kaki milik K (51) yang menjadi korban pembunuhan disertai mutilasi oleh Saepullah (26) di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Kota Depok, Selasa (4/8).
Sumber :
  • Istimewa

Kronologi Kasus

Pembunuhan berencana ini terjadi pada 23 Juli 2026 di sebuah rumah kontrakan di kawasan Cipayung, Depok. 

Pelaku menghabisi nyawa korban setelah terlibat cekcok, kemudian memutilasi jasad korban menjadi dua bagian demi menyembunyikan jejak karena kontrakan berada di lingkungan padat penduduk

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian bagian tubuh korban dibungkus karung dan dibuang di lahan kosong kawasan Tanah Merah, sementara potongan kakinya dibuang ke aliran sungai di wilayah Pitara, Pancoran Mas. 

Kasus ini pun terungkap pada 4 Agustus 2026 saat warga mencium bau menyengat dari karung tersebut. Bikin geger warga setempat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Head to Head Timnas Indonesia Vs Singapura Jelang FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Punya Modal Penting

Head to Head Timnas Indonesia Vs Singapura Jelang FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Punya Modal Penting

Timnas Indonesia menghadapi Singapura pada laga pembuka Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK. Rekor pertemuan unggul, tetapi laga terbaru berakhir imbang.
Penjelasan Lengkap Ombudsman soal Sidak Lapas Cibinong yang Ternyata Punya Fasilitas Bak Apartemen Mewah

Penjelasan Lengkap Ombudsman soal Sidak Lapas Cibinong yang Ternyata Punya Fasilitas Bak Apartemen Mewah

Heboh kabar tim Ombudsman melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di Lapas Cibinong, meski sebelumnya sempat ditolak oleh petugas saat hendak melakukan sidak.
Begini Reaksi Jujur Pemain Hyundai Hillstate soal Popularitas Megawati Hangestri, Beri Pesan Khusus

Begini Reaksi Jujur Pemain Hyundai Hillstate soal Popularitas Megawati Hangestri, Beri Pesan Khusus

Popularitas Megawati Hangestri di Indonesia turut menarik perhatian rekan-rekan barunya di Hyundai Hillstate, yang mengungkapkan reaksi mereka dan beri pesan.
Meski Targetkan Juara, John Herdman Minta Suporter Timnas Indonesia Tetap Realistis di FIFA ASEAN Cup 2026

Meski Targetkan Juara, John Herdman Minta Suporter Timnas Indonesia Tetap Realistis di FIFA ASEAN Cup 2026

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, meminta suporter tetap realistis menjelang FIFA ASEAN Cup 2026. Ia mengingatkan bahwa membangun kekompakan tim dalam waktu singkat bukan perkara mudah.
Pesan Edhie Baskoro Yudhoyono ke Generasi Muda: Miliki Karya dan Bermanfaat Buat Bangsa

Pesan Edhie Baskoro Yudhoyono ke Generasi Muda: Miliki Karya dan Bermanfaat Buat Bangsa

Ibas ajak generasi muda Indonesia tidak berhenti pada pencapaian personal, tetapi menjadikan prestasi, kreativitas, dan platform yang mereka miliki sebagai kekuatan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan memajukan Indonesia.
Mas Bechi Bebas Bersyarat, LPSK Pantau Keamanan Saksi dan Korban

Mas Bechi Bebas Bersyarat, LPSK Pantau Keamanan Saksi dan Korban

Moch. Subchi Azal Tsani alias Mas Bechi, terpidana kasus kekerasan seksual di Jombang, bebas bersyarat. LPSK memantau kondisi dan keamanan saksi dan korban. 

Trending

Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler seputar pilar baru pengganti Megawati Hangestri hingga kehebohan sesi latihan tim. Berikut rangkumannya.
Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Kabar Ombudsman sidak Lapas Cibinong, merupakan tempat Ferdy Sambo ditahan saat ini. Lantas bagaimana kondisinya sekarang? Simak penjelasan di bawah ini
Timnas Indonesia Diakui Dunia, Pelatih Jerman Sampai Ketar-ketir Lihat Kualitas Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Mereka Sulit Dikalahkan

Timnas Indonesia Diakui Dunia, Pelatih Jerman Sampai Ketar-ketir Lihat Kualitas Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Mereka Sulit Dikalahkan

Kekuatan Timnas Indonesia mendapat pengakuan dari pelatih Bangladesh, Thomas Dooley. Ia menilai skuad Garuda kini menjadi tim yang sangat sulit dikalahkan.
Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Laga FIFA ASEAN Cup 2026, Imbau Penonton Jaga Ketertiban

Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Laga FIFA ASEAN Cup 2026, Imbau Penonton Jaga Ketertiban

Ribuan personel gabungan dikerahkan dalam rangka pelayanan dan pengamanan dua pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di GBK.
Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar surat pemberitahuan soal pemadaman internet yang akan terjadi pada 25-27 September 2026. Kemkomdigi memastikan informasi tersebut merupakan hoax.
Ferdy Sambo Disebut Lebih Aktif di Gereja Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar: Tidak Ada Temuan Eks Kadiv Propam Nikmati Fasilitas "Khusus"

Ferdy Sambo Disebut Lebih Aktif di Gereja Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar: Tidak Ada Temuan Eks Kadiv Propam Nikmati Fasilitas "Khusus"

Ditjenpas Jawa Barat menyebut tidak ada temuan atau informasi bahwa eks Kadiv Propam Polri menikmati fasilitas “khusus” di Lapas Kelas II A Cibinong, Kabupaten Bogor.
Polisi Dalami Kasus Video A Day in My Life, Keduanya Bersepakat buat Video Mesum Sejak Juli 2026

Polisi Dalami Kasus Video A Day in My Life, Keduanya Bersepakat buat Video Mesum Sejak Juli 2026

Media sosial sebelumnya dihebohkan dengan isu video mesum a day in my life. Keduanya diduga merupakan pasangan sesama jenis atau gay masih didalami kepolisian.
Selengkapnya

Viral