Amran Singgung Kerabat Dekat yang Ikut Dicopot Dugaan Penyimpangan Keuangan: Harus Sportif!
- tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar
"Jadi kita harus sportif, meritokrasi. Bahkan di antara mereka ada salah satu keluarga dekat saya. Tapi ini dilakukan atas nama negara. Di sini kita harus adil pada mereka, meritokrasi, merit system, karena kalau tidak, kita sama juga beternak kejahatan, membiarkan kejahatan terjadi di Kementerian Pertanian," ucap Amram.
Proses pemeriksaan terhadap dugaan penyimpangan tersebut diberikan waktu maksimal tiga bulan oleh Inspektorat Jenderal Kementan dengan harapan hasilnya dapat segera diketahui secara objektif dan memastikan penyelidikan berjalan dengan penuh kehati-hatian.
Lebih lanjut dia mengatakan pencopotan pejabat masih dapat berlanjut apabila ditemukan indikasi baru, karena pemerintah ingin memastikan seluruh jajaran Kementan mematuhi aturan, demi menjaga kualitas tata kelola pemerintahan yang terus membaik.
Langkah bersih-bersih birokrasi ini, menurut Amran, merupakan bagian dari upaya memperkuat sistem agar pencegahan penyimpangan dapat berjalan lebih efektif ke depan melalui pengawasan internal yang konsisten dan berorientasi pada pencegahan.
Amran menilai kejahatan tidak akan pernah berhenti sepenuhnya, sehingga pembangunan sistem meritokrasi dan kepatuhan terhadap aturan menjadi kunci menjaga pemerintahan yang bersih untuk menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari penyimpangan.
Dia menegaskan pula sistem harus menjadi panglima dalam organisasi, bukan kepentingan individu, sehingga setiap pejabat wajib bekerja sesuai ketentuan dan tanggung jawab serta memastikan seluruh pegawai menjalankan tugas sesuai aturan berlaku.
Kementerian Pertanian berharap langkah tegas tersebut dapat meningkatkan kepercayaan publik serta memperkuat pelayanan pertanian melalui birokrasi yang profesional, adil, dan berintegritas dalam mendukung pembangunan sektor pangan nasional yang berkelanjutan kuat.(ant)
Load more