News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

25 Merek Beras Fortifikasi Kena Sanksi, Kandungan Gizi Tak Sesuai Label

Pemerintah menindak 25 merek beras fortifikasi setelah hasil uji laboratorium menemukan kandungan gizi dan mutu tidak sesuai label kemasan.
Minggu, 20 September 2026 - 15:00 WIB
Penemuan Pemalsuan Beras Fortifikasi.
Sumber :
  • Dok. Kementan

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah menindak tegas 25 merek beras fortifikasi yang terbukti memiliki kandungan gizi dan mutu tidak sesuai dengan informasi pada label kemasan.

Temuan tersebut diketahui setelah pemerintah melakukan pengawasan dan pengujian laboratorium terhadap produk beras fortifikasi. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara kandungan nutrisi yang tercantum pada kemasan dengan kondisi produk sebenarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penindakan dilakukan di tengah maraknya produk beras yang mengklaim sebagai beras fortifikasi, tetapi diduga tidak memenuhi ketentuan yang berlaku.

Produk yang terbukti bermasalah kemudian dikenakan sejumlah tindakan, mulai dari penghentian produksi, penarikan produk dari peredaran, hingga pencabutan izin edar.

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, menegaskan pemerintah langsung mengambil tindakan setelah hasil pengujian laboratorium menunjukkan adanya ketidaksesuaian.

"Setelah kita cek di laboratorium, ternyata tidak sesuai dengan labelnya. Ini yang kita tindak," ujar Amran dalam pengawasan dan pengujian laboratorium di Jakarta, Selasa, 15 September 2026.

Beras Fortifikasi Wajib Penuhi Standar Mutu

Penertiban terhadap produk beras fortifikasi berkaitan dengan standar mutu yang berlaku di Indonesia.

Berdasarkan SNI 9372:2025 tentang Beras Fortifikasi, produk tersebut wajib memenuhi sejumlah persyaratan mutu fisik. Ketentuan itu mencakup warna, aroma, kadar air, hingga tingkat homogenitas produk.

Kadar air beras fortifikasi ditetapkan maksimal 14 persen. Sementara itu, tingkat homogenitas maksimal yang diperbolehkan sebesar 15 persen.

Selain persyaratan fisik, beras fortifikasi juga harus memenuhi ketentuan kandungan gizi mikro minimal dalam setiap 100 gram produk.

Adapun ketentuan kandungan gizi mikro tersebut meliputi:

  • Vitamin B1: minimal 0,25 mg per 100 gram.

  • Asam folat: 0,25–0,38 mg per 100 gram.

  • Vitamin B12: 1–1,5 mcg per 100 gram.

  • Zat besi: 3,50–5,25 mg per 100 gram.

  • Seng: 3–4,5 mg per 100 gram.

Sementara proses pembuatan beras fortifikasi mengacu pada SNI 9314:2024 tentang Kernel Beras Fortifikan.

Dengan adanya standar tersebut, produk yang mencantumkan klaim sebagai beras fortifikasi harus memenuhi persyaratan mutu serta kandungan gizi yang telah ditetapkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apa Itu Beras Fortifikasi?

Ahli gizi Tri Mutiara Ramdani menjelaskan, beras fortifikasi pada dasarnya merupakan beras biasa yang mendapatkan tambahan zat gizi mikro esensial.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jargas Resmi Beroperasi di Sidoarjo, Warga Klaim Pengeluaran Gas Lebih Hemat

Jargas Resmi Beroperasi di Sidoarjo, Warga Klaim Pengeluaran Gas Lebih Hemat

Program Jargas di Kabupaten Sidoarjo telah resmi dioperasikan. KSP Dudung Abdurachman, didampingi Bupati Sidoarjo Subandi, meninjau langsung kesiapan dan pelaksanaan Jargas di Desa Kalipecabean, Kecamatan Candi, Sidoarjo.
KPK Temukan BBE dan Dokumen Petunjuk Aliran Uang dari Rumah Dirjen di ATR/BPN

KPK Temukan BBE dan Dokumen Petunjuk Aliran Uang dari Rumah Dirjen di ATR/BPN

Juru bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan bahwa penggeledahan dilakukan di rumah tersangka Lampri yang berlokasi di wilayah Bekasi, Jawa Barat.
Positivity Rate Influenza Naik Jadi 46 Persen, Rumkitalmar Ewa Pangalila Gelar Pemeriksaan Gratis di Surabaya

Positivity Rate Influenza Naik Jadi 46 Persen, Rumkitalmar Ewa Pangalila Gelar Pemeriksaan Gratis di Surabaya

Peningkatan positivity rate influenza menjadi perhatian di tengah kewaspadaan terhadap penyakit saluran pernapasan di Surabaya.
Teknologi Makin Canggih, Begini Masa Depan Penanganan Penyakit Otak dan Saraf

Teknologi Makin Canggih, Begini Masa Depan Penanganan Penyakit Otak dan Saraf

Perkembangan AI, advanced imaging, neuromodulasi hingga teknologi bedah membuka era baru penanganan penyakit otak dan saraf di Indonesia.
Belum Debut Resmi di Korea, Jordan Wilson Bongkar Pesan Megawati Hangestri Jelang V-League 2026/2027

Belum Debut Resmi di Korea, Jordan Wilson Bongkar Pesan Megawati Hangestri Jelang V-League 2026/2027

Belum debut resmi di Korea Selatan, Jordan Wilson bongkar pesan Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate jelang V-League 2026/2027.
Ojol Pekerja atau Mitra? Pemerintah Dihadapkan pada Status Baru di Era Ekonomi Platform

Ojol Pekerja atau Mitra? Pemerintah Dihadapkan pada Status Baru di Era Ekonomi Platform

Status ojol kembali menjadi sorotan. Ada yang mendorong status pekerja, sementara lainnya mempertahankan kemitraan dan fleksibilitas kerja.

Trending

Lepas Rindu Jelang V-League, Kapten Red Sparks Sambangi Megawati Hangestri ke Suwon

Lepas Rindu Jelang V-League, Kapten Red Sparks Sambangi Megawati Hangestri ke Suwon

Setelah Vanja Bukilic, kini giliran pemain Red Sparks lainnya yakni kapten Yeum Hye-seon yang sempatkan diri kunjungi Megawati Hangestri langsung ke Suwon.
Top 3 Voli: Megawati Hangestri Pecahkan Rekor, Pelatih Hyundai Hillstate Bicara Jujur, hingga Vanja Bukilic Datangi Megatron

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Pecahkan Rekor, Pelatih Hyundai Hillstate Bicara Jujur, hingga Vanja Bukilic Datangi Megatron

Redaksi tvOnenews.com telah memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar Megawati Hangestri dan dunia olahraga voli. Berikut rangkumannya.
Warga Inggris Berbondong-bondong Hina Elkan Baggott usai Main di Laga Milwall Vs West Ham, sampai Sebut Pemain Terkutuk Gara-gara Ini

Warga Inggris Berbondong-bondong Hina Elkan Baggott usai Main di Laga Milwall Vs West Ham, sampai Sebut Pemain Terkutuk Gara-gara Ini

Elkan Baggott disorot usai Millwall gagal mempertahankan keunggulan 2-0 atas West Ham. Sejumlah warga Inggris bahkan menyebutnya sebagai pemain kutukan.
Rupiah Tertekan 7 Hari Beruntun, Industri Mulai Waspadai Lonjakan Biaya Impor

Rupiah Tertekan 7 Hari Beruntun, Industri Mulai Waspadai Lonjakan Biaya Impor

Rupiah melemah tujuh sesi beruntun ke Rp17.758 per dolar AS. Industri manufaktur, tekstil, dan farmasi mulai menghadapi tekanan biaya impor.
Nasibnya Beda 180 Derajat, Apa Kabar Ferdy Sambo dan Bharada E yang Jadi Tersangka Utama Kematian Brigadir J?

Nasibnya Beda 180 Derajat, Apa Kabar Ferdy Sambo dan Bharada E yang Jadi Tersangka Utama Kematian Brigadir J?

Setelah 4 tahun berlalu sejak kasus kontroversial kematian Brigadir J, berikut kabar terbaru kehidupan Ferdy Sambo dan Bharada E yang jauh dari sorot kamera.
Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 21 September 2026: Virgo Panen Dana Ekstra

Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 21 September 2026: Virgo Panen Dana Ekstra

Senin, 21 September 2026, diprediksi membawa suasana berbeda bagi kehidupan finansial sejumlah zodiak. Siapa saja yang diprediksi bakal berlimpah cuan besok?
Tempuh Jarak 130 Km, Yeum Hye-seon Rela Jauh-jauh ke Suwon untuk Kasih Surprise Ulang Tahun Megawati Hangestri

Tempuh Jarak 130 Km, Yeum Hye-seon Rela Jauh-jauh ke Suwon untuk Kasih Surprise Ulang Tahun Megawati Hangestri

Demi rayakan ulang tahun Megawati Hangestri yang ke-27, kapten Red Sparks Yeum Hye-seon rela tempuh jarak 130 km dari Daejeon ke Suwon dengan waktu 1,5 jam.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT