News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Motor Pedagang Kopi Dibawa Kabur di Kelapa Gading, Modus “Pinjam Beli Bensin”

Motor pedagang kopi di Kelapa Gading dibawa kabur pria yang mengaku kehabisan bensin. Simak kronologi, modus pelaku, dan pasal pidana yang dapat menjeratnya.
Senin, 24 Agustus 2026 - 12:59 WIB
Ilustrasi Motor Pedagang Kopi Dibawa Kabur di Kelapa Gading, Modus “Pinjam Beli Bensin”
Sumber :
  • tim tvOnenews / Wildan Mustofa

tvOnenews.com - Kepercayaan terhadap orang yang datang meminta pertolongan justru berujung kerugian bagi seorang pedagang kopi di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Sepeda motor milik pedagang berinisial HRN (61) raib setelah dipinjam seorang pria yang mengaku kehabisan bensin.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Pelaku datang ketika korban sedang berjualan kopi dengan membawa sepeda motor dan gerobaknya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan alasan membutuhkan bensin, pria tersebut meminta korban meminjamkan kendaraan untuk membeli bahan bakar.

Permintaan itu awalnya terlihat sederhana. Korban bahkan percaya karena pelaku meninggalkan sepeda motor miliknya di dekat gerobak. 

Namun, setelah kunci diberikan, pria tersebut justru pergi menggunakan motor korban dan tidak pernah kembali. Korban akhirnya menyadari dirinya telah menjadi sasaran penipuan.

Pelaku Mengaku Kehabisan Bensin

Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading AKP Kiki Tanlim mengatakan polisi kini melakukan penyelidikan dan mengejar pelaku.

“Kami tengah mengejar pelaku dan mengumpulkan keterangan serta rekaman kamera yang ada di lokasi,” kata AKP Kiki, Senin (24/8/2026).

Berdasarkan keterangan polisi, kejadian bermula ketika HRN sedang berjualan di lokasi menggunakan sepeda motor sekaligus membawa perlengkapan dagangannya. Tak lama kemudian, seorang pria datang dengan sepeda motor dan meminta bantuan.

Pelaku mengaku kehabisan bensin dan mengatakan hendak membeli bahan bakar. Ia kemudian meminta meminjam kendaraan milik korban.

“Korban diiming-imingi pelaku akan dibelikan bensin setelah pelaku membeli bensin dan akhirnya korban setuju meminjamkan motor,” ujar Kiki.

Untuk meyakinkan korban, pelaku meninggalkan sepeda motor yang dibawanya di sekitar gerobak kopi. Situasi tersebut kemungkinan membuat korban percaya bahwa pria tersebut memang hanya membutuhkan kendaraan sementara untuk membeli bensin.

Namun setelah kunci berpindah tangan, pelaku justru membawa motor korban pergi. Waktu terus berjalan, tetapi pria tersebut tidak kunjung kembali.

Korban kemudian menyadari bahwa dirinya telah menjadi korban dan melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Kelapa Gading.

Polisi Periksa CCTV dan Saksi

Setelah menerima laporan, petugas Reserse Kriminal Polsek Kelapa Gading langsung mendatangi lokasi kejadian. Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi yang berada di sekitar tempat kejadian.

“Kami memeriksa sejumlah kamera pengintai yang ada di lokasi kejadian untuk memastikan pelaku. Kami masih dalam proses penyelidikan,” kata Kiki.

Rekaman kamera pengawas menjadi salah satu petunjuk penting untuk mengidentifikasi pelaku, termasuk mengetahui arah pelariannya setelah membawa motor korban.

Polisi masih mengumpulkan informasi mengenai ciri-ciri pelaku dan kendaraan yang digunakan sebelum kemudian meninggalkan lokasi.

Kasus tersebut menunjukkan bahwa modus penipuan tidak selalu dilakukan melalui skenario yang rumit. Permintaan bantuan sederhana, seperti alasan kehabisan bensin, dapat digunakan untuk mendapatkan kepercayaan korban sebelum kendaraan dibawa kabur.

Bisa Dijerat Pasal Penipuan dan Penggelapan?

Secara hukum, dugaan perbuatan tersebut perlu dilihat berdasarkan fakta hasil penyelidikan. Jika terbukti sejak awal pelaku menggunakan kebohongan atau tipu muslihat untuk membuat korban menyerahkan motor, unsur penipuan dapat menjadi salah satu yang diperiksa.

Ketentuan penipuan saat ini diatur dalam Pasal 492 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). 

Pasal tersebut mengatur perbuatan menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum dengan menggunakan nama atau kedudukan palsu, tipu muslihat, atau rangkaian kata bohong sehingga orang menyerahkan barang atau membuat suatu kewajiban.

Selain itu, apabila konstruksi perkara menunjukkan kendaraan awalnya diserahkan secara sah tetapi kemudian dikuasai secara melawan hukum, penyidik juga dapat mempertimbangkan tindak pidana penggelapan sesuai fakta perkara.

Yang perlu digarisbawahi, penentuan pasal bukan semata-mata berdasarkan cerita awal korban. Polisi harus memastikan unsur pidana, kronologi, niat pelaku, serta bukti pendukung melalui pemeriksaan saksi, rekaman CCTV, dan barang bukti.

Sementara itu, HRN harus menunggu proses penyelidikan untuk mengetahui identitas dan keberadaan pelaku. Polisi hingga kini masih mengejar pria yang membawa kabur sepeda motor tersebut.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa memberikan bantuan kepada orang lain tetap perlu disertai kewaspadaan. 

Terutama ketika bantuan yang diminta berkaitan dengan kendaraan, dokumen, uang, atau akses terhadap barang berharga. 

Modus yang terlihat sepele dapat berakhir dengan kerugian besar ketika kepercayaan diberikan tanpa memastikan identitas orang yang meminta bantuan. (udn)
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal F1 GP Singapura 2026, Sabtu 10 Oktober: Ada Kualifikasi dan Sprint Race di Sirkuit Jalanan Marina Bay Hari Ini

Jadwal F1 GP Singapura 2026, Sabtu 10 Oktober: Ada Kualifikasi dan Sprint Race di Sirkuit Jalanan Marina Bay Hari Ini

Jadwal F1 GP Singapura 2026 hari ini Sabtu 10 Oktober akan menghadirkan dua agenda penting di Sirkuit Jalanan Marina Bay yakni Sprint Race dan juga kualifikasi.
Lama Tak Tersentuh, Polisi Temukan Barang Haram Ini di Eks Lokalisasi Prostitusi Saritem

Lama Tak Tersentuh, Polisi Temukan Barang Haram Ini di Eks Lokalisasi Prostitusi Saritem

Eks lokalisasi prostitusi Saritem, Kota Bandung, digerebek petugas Polrestabes Bandung, Jumat (9/10/2026) sore. Operasi ini dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Kapolri sekaligus mendukung pelaksanaan Operasi Antik yang digelar Polda Jawa Barat.
Gelar Juara FIFA ASEAN Cup Jadi Pelipur Lara Joey Pelupessy Atas Kegagalan Timnas Indonesia ke Piala Dunia

Gelar Juara FIFA ASEAN Cup Jadi Pelipur Lara Joey Pelupessy Atas Kegagalan Timnas Indonesia ke Piala Dunia

Timnas Indonesia berhasil meraih gelar juara edisi pertama FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti dramatis pada Senin (5/10/2026) lalu. 
Efek Domino Bunuh Diri, Kenapa Satu Kasus Bisa Bayangi Kondisi Psikologis 30 Orang di Sekitarnya?

Efek Domino Bunuh Diri, Kenapa Satu Kasus Bisa Bayangi Kondisi Psikologis 30 Orang di Sekitarnya?

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membahas besarnya efek domino kasus bunuh diri berdampak kondisi perasaan dan psikologis 30 orang di lingkungan sekitar korban.
17 Daftar Pemain Doctor X: Mafia in White, Drama Korea Kedokteran yang Dibintangi Kim Ji Won

17 Daftar Pemain Doctor X: Mafia in White, Drama Korea Kedokteran yang Dibintangi Kim Ji Won

Berikut daftar 17 pemain drama Korea Doctor X: Mafia in White, berlatar medis kedokteran yang dibintangi Kim Ji Won.
Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Pastikan Polri Bersama Masyarakat

Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Pastikan Polri Bersama Masyarakat

Kapolda menegaskan kehadiran polisi harus dirasakan warga bukan hanya saat terjadi persoalan tetapi juga dalam memberikan rasa aman sehari-hari.

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Berbagai pihak turut ikut berperan dalam menopang mobilitas fasilitas kesehatan diberbagai daerah Indonesia.
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Selengkapnya

Viral