Relawan Tegaskan Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran Sesuai Konstitusi
- tvOnenews - Syifa Aulia
Jakarta, tvOnenews.com - Pernyataan Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi terkait adanya dinamika politik sebelum 2029 turut menuai respons dari pendukung Presiden RI, Prabowo Subianto.
Ketua Umum Jarnas Prabowo-Gibran, Nasarudin mengkritik tajam pernyataan dari Budi Arie tersebut.
Ia menilai pernyataan itu dapat berpotensi menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.
"Kita sangat menyayangkan dan sangat kecewa dengan pernyataan Budi Arie. Ini sama saja seperti menjadi provokator," kata Nasarudin, Jakarta, Selasa (25/8/2026).
Nasrudin menekankan relawan yang selama ini bekerja untuk memenangkan dan mengawal pemerintahan tidak seharusnya justru membuka ruang bagi spekulasi.
Ia menegaskan, Praja Astacita Nusantara dan Jarnas Prabowo-Gibran akan tetap berada di garis depan untuk mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran dalam menjalankan mandatnya sesuai konstitusi.
"Kita sebagai relawan Ketua Umum Praja Astacita Nusantara dan juga Jarnas Prabowo-Gibran pasang badan untuk pemerintahan ini supaya berjalan lima tahun sesuai konstitusi," katanya.
Menurut dia, persoalan utama yang dihadapi masyarakat saat ini bukanlah perebutan kekuasaan, melainkan bagaimana pemerintah memastikan kebijakan negara benar-benar memberikan dampak terhadap kehidupan rakyat.
"Karena kita sebagai masyarakat bawah, yang dibutuhkan adalah kebijakan pro-rakyat. Kita meminta anggaran negara bisa digunakan untuk kesejahteraan rakyat," katanya.
Selain itu, Nasrudin menejelaskan pemerintahan Prabowo-Gibran harus diberikan ruang untuk menjalankan program dan mandat yang diperoleh melalui proses konstitusional.
Karena itu, ia mengingatkan agar tak adanya wacana politik yang berpotensi menimbulkan persepsi publik.
"Kita ingin pemerintahan ini bekerja. Rakyat ingin melihat hasilnya. Jangan sampai energi bangsa justru habis untuk membicarakan siapa yang akan berkuasa berikutnya," kata Nasarudin.
Ia juga meminta seluruh elemen politik untuk menjaga stabilitas nasional dan tidak memperkeruh situasi dengan pernyataan yang dapat ditafsirkan sebagai upaya mendorong percepatan pergantian kekuasaan.
Ia menegaskan bahwa relawan pendukung pemerintahan Prabowo-Gibran akan tetap fokus mengawal pemerintahan sampai akhir masa jabatan sesuai ketentuan konstitusi.
"Yang paling penting sekarang adalah bagaimana pemerintah bekerja untuk rakyat. Kami akan tetap pasang badan untuk mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran sampai lima tahun sesuai konstitusi," pungkasnya.(raa)
Load more