Rakernas Gema Keadilan 2026: Fokus Pendidikan, Ekonomi, Lingkungan hingga Pembelaan Palestina
- istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Generasi Muda Keadilan (Gema Keadilan) meluncurkan Gema Indonesia Emas sebagai gerakan nasional yang menjadi salah satu hasil strategis Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Gema Keadilan 2026.
Gerakan ini diarahkan untuk memperluas kontribusi generasi muda melalui tujuh isu utama, yakni pendidikan, lingkungan, pemakmuran masjid, pembelaan Palestina, pemberdayaan ekonomi generasi muda, pemberdayaan perempuan, serta penegakan hukum yang berkeadilan.
Ketua Umum Gema Keadilan Rahmat Saleh mengatakan, Gema Indonesia Emas merupakan ikhtiar untuk menerjemahkan optimisme menuju Indonesia Emas menjadi kerja nyata yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Indonesia Emas tidak boleh berhenti sebagai slogan atau sekadar cita-cita tahun 2045. Ia harus mulai dikerjakan hari ini. Karena itu, Gema Indonesia Emas kami hadirkan sebagai gerakan konkret anak muda untuk mengambil bagian dalam menyelesaikan persoalan masyarakat dan memajukan Indonesia,” kata Rahmat.
Menurutnya, tujuh bidang yang menjadi fokus Gema Indonesia Emas menggambarkan kebutuhan untuk membangun generasi muda secara utuh, baik dari sisi intelektual, spiritual, sosial, ekonomi, kepedulian lingkungan, maupun keberpihakan terhadap keadilan.
“Dengan semangat Gema Indonesia Emas, Gema Keadilan berkomitmen melahirkan generasi muda yang cerdas, peduli lingkungan, memiliki kepedulian terhadap persoalan kemanusiaan, mandiri secara ekonomi, aktif melakukan advokasi, serta siap mengambil peran dalam kepemimpinan bangsa,” ujarnya.
Rakernas Gema Keadilan 2026 juga menegaskan arah organisasi untuk menjadi rumah besar bagi para aktivis muda dari berbagai latar belakang. Gema Keadilan ingin menjadi ruang bagi anak muda untuk bertemu, bertumbuh, memperkuat kapasitas kepemimpinan, memperluas jejaring, dan bersama-sama memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.
“Gema Keadilan ingin menjadi rumah besar para aktivis muda. Tempat anak-anak muda bertemu dengan gagasan, bertumbuh dalam kepemimpinan, memperkuat kapasitas, dan menemukan ruang untuk memberikan kontribusi yang lebih besar bagi Indonesia,” kata Rahmat.
Lebih lanjut Rahmat yang juga merupakan Anggota DPR RI Fraksi PKS menegaskan, aktivisme anak muda harus diarahkan bukan hanya pada keberanian menyuarakan gagasan, tetapi juga pada kemampuan menghadirkan solusi dan manfaat konkret di tengah masyarakat.
Load more