GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menkes Budi Sebut DNA Bakal Ubah Dunia Kesehatan, Ini yang Sedang Disiapkan Indonesia

Menurut Menkes Budi Gunadi Sadikin, perkembangan pengobatan masa depan tidak dapat dilepaskan dari pemanfaatan data biologis dan genomik.
Minggu, 30 Agustus 2026 - 02:50 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengakui banyak masalah pada tata kelola obat-obatan di Indonesia sehingga menyebabkan mahalnya harga obat.
Sumber :
  • Kemenkes

Jakarta, tvOnenews.com - Perkembangan teknologi kedokteran berbasis genomik dan terapi sel mulai membuka babak baru dalam penanganan berbagai penyakit, termasuk kanker.

Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin menilai Indonesia perlu mempersiapkan ekosistem kesehatan agar perkembangan bioteknologi tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperkuat ketahanan kesehatan nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Budi, perkembangan pengobatan masa depan tidak dapat dilepaskan dari pemanfaatan data biologis dan genomik. Teknologi tersebut memungkinkan tenaga kesehatan memahami karakteristik penyakit secara lebih mendalam, sehingga pendekatan pencegahan, diagnosis, maupun terapi dapat semakin disesuaikan dengan kondisi pasien.

"Tugas utama saya sebagai Menteri Kesehatan adalah memfasilitasi sektor industri agar siap menyambut gelombang bioteknologi baru, yang bersumber dari penemuan elemen fundamental kehidupan, yakni DNA," ujar Menkes berbicara di forum ilmiah Dr. Boenjamin Setiawan Distinguished Lecture Series (DBSDLS) 2026 di Jakarta, Sabtu (29/8/2026).

"Kita harus terus merangkul sains demi mewujudkan ketahanan kesehatan nasional. Indonesia saat ini telah memiliki dua basis data tingkat populasi yang mencakup 280 juta jiwa, dan melalui pembangunan BGSI (Biomedical and Genome Science Initiative) yang diinisiasi pada tahun 2022, kita bersama-sama membangun basis data tingkat populasi yang ketiga, yaitu basis data genomik," sambungnya.

Pembangunan basis data genomik melalui Biomedical and Genome Science Initiative (BGSI) menjadi salah satu langkah yang ditempuh pemerintah untuk memperkuat fondasi kedokteran presisi di Indonesia. Data tersebut diharapkan dapat membantu pengembangan riset serta pemahaman yang lebih baik mengenai karakteristik penyakit pada populasi Indonesia.

Kebutuhan terhadap pendekatan baru tersebut semakin besar seiring meningkatnya beban penyakit, terutama kanker. Data Global Cancer Observatory dari International Agency for Research on Cancer (IARC) mencatat sekitar 408.661 kasus baru kanker dan 242.099 kematian akibat kanker di Indonesia pada 2022.

Secara global, World Health Organization (WHO) dalam Global Status Report on Cancer 2026 memperkirakan kasus baru kanker dapat mencapai hampir 35 juta kasus per tahun pada 2050. Kondisi ini membuat penguatan pencegahan, deteksi dini, diagnosis, hingga pengembangan terapi yang lebih tepat menjadi semakin penting.

Selain genomik, perkembangan terapi sel dan gen juga menjadi perhatian. Dalam satu dekade terakhir, hampir 50 terapi sel dan gen telah memperoleh persetujuan dari U.S. Food and Drug Administration (FDA). Salah satu teknologi yang berkembang adalah CRISPR/Cas9, yang sebelumnya banyak digunakan dalam penelitian dasar dan kini mulai diterapkan dalam terapi yang telah memperoleh persetujuan regulator.

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Prof. dr. Taruna Ikrar mengatakan perkembangan teknologi tersebut perlu dibarengi dengan kerangka regulasi yang mampu mengikuti inovasi tanpa mengesampingkan aspek keselamatan pasien.

“Melalui Peraturan BPOM No. 8 Tahun 2025, kami berkomitmen untuk mereformasi proses regulasi dan mempercepat jalur perizinan guna mendukung kemajuan riset kedokteran masa depan (future medicine) seperti terapi sel punca, RNA, dan gen," ungkapnya.

"Dalam mengawal babak baru pengobatan presisi ini, yang juga kita peringati melalui Dr. Boenjamin Setiawan Lecture Series, kami mengapresiasi kolaborasi erat bersama Kalbe. BPOM memastikan bahwa percepatan regulasi ini tetap berpijak pada prinsip tanpa kompromi terhadap aspek keamanan, kualitas, dan efikasi demi melindungi kesehatan seluruh masyarakat Indonesia," tambahnya.

Dalam forum tersebut, para pakar juga membahas perkembangan immune cell therapy untuk kanker, terapi sel imun di era genomik, gene editing, serta adoptive T cell therapy untuk penanganan solid tumours. (cmi)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Himanu Ingatkan Hasil Muktamar NU Bisa Dianulir jika Politik Uang Terbukti

Himanu Ingatkan Hasil Muktamar NU Bisa Dianulir jika Politik Uang Terbukti

Himanu menyebut hasil Muktamar NU dapat dianulir jika politik uang terbukti secara hukum, dengan bukti kuat seperti video dan dokumen.
Belum Terlambat untuk Tinggi dan Bergizi: Kisah Akhtar Melawan Stunting di Lereng Puncak Bogor

Belum Terlambat untuk Tinggi dan Bergizi: Kisah Akhtar Melawan Stunting di Lereng Puncak Bogor

Program Japfa for Kids hadir membantu mengatasi stunting & masalah gizi di SDN 01 Megamendung lewat sebutir telur setiap hari & 4 pilar gizi seimbang. Akhtar ..
Desta Resmi Tinggalkan VINDES, Ternyata Bukan Cuma Vincent yang Pegang Kendali

Desta Resmi Tinggalkan VINDES, Ternyata Bukan Cuma Vincent yang Pegang Kendali

Selama sekitar lima tahun, Desta dan Vincent dikenal sebagai dua figur utama sekaligus pendiri VINDES. Keduanya membawa popularitas sebagai sahabat lama.
Nikita Mirzani Menang Banding Lawan Reza Gladys, Ini 7 Fakta yang Terungkap!

Nikita Mirzani Menang Banding Lawan Reza Gladys, Ini 7 Fakta yang Terungkap!

Setelah sebelumnya kalah di tingkat pertama, Nikita Mirzani kini mendapatkan hasil berbeda dalam proses banding perkara Perbuatan Melawan Hukum (PMH).
DHE SDA Berubah Mulai 1 September, Ini 5 Negara dan 15 Bank yang Masuk Skema Baru

DHE SDA Berubah Mulai 1 September, Ini 5 Negara dan 15 Bank yang Masuk Skema Baru

Pemerintah menetapkan aturan Pasal 18A DHE SDA mulai 1 September 2026, termasuk 5 negara, 64 eksportir, dan 15 bank devisa.
Ingin Kawinkan Juara Piala AFF 2026 dan FIFA ASEAN Cup, Kim Sang-sik Resmi Lepas Skuad Vietnam di Asian Games

Ingin Kawinkan Juara Piala AFF 2026 dan FIFA ASEAN Cup, Kim Sang-sik Resmi Lepas Skuad Vietnam di Asian Games

Juru taktik asal Korea Selatan itu memilih fokus menangani timnas senior yang akan tampil di FIFA ASEAN Cup 2026. Kim Sang-sik ingin mengawinkan gelar juara Piala AFF 2026 dan FIFA ASEAN Cup 2026. 

Trending

Nikita Mirzani Menang Banding Lawan Reza Gladys, Ini 7 Fakta yang Terungkap!

Nikita Mirzani Menang Banding Lawan Reza Gladys, Ini 7 Fakta yang Terungkap!

Setelah sebelumnya kalah di tingkat pertama, Nikita Mirzani kini mendapatkan hasil berbeda dalam proses banding perkara Perbuatan Melawan Hukum (PMH).
Kata-kata Shin Tae-yong Usai Persija Jakarta Libas Brisbane Roar Empat Gol Tanpa Balas

Kata-kata Shin Tae-yong Usai Persija Jakarta Libas Brisbane Roar Empat Gol Tanpa Balas

Kemenangan tersebut terasa semakin spesial karena diraih dalam malam peluncuran tim dan jersey anyar Persija. Jakarta International Stadium (JIS) menjadi panggung bagi pasukan Shin Tae-yong untuk memperlihatkan hasil persiapan mereka menuju musim baru.
Ingin Kawinkan Juara Piala AFF 2026 dan FIFA ASEAN Cup, Kim Sang-sik Resmi Lepas Skuad Vietnam di Asian Games

Ingin Kawinkan Juara Piala AFF 2026 dan FIFA ASEAN Cup, Kim Sang-sik Resmi Lepas Skuad Vietnam di Asian Games

Juru taktik asal Korea Selatan itu memilih fokus menangani timnas senior yang akan tampil di FIFA ASEAN Cup 2026. Kim Sang-sik ingin mengawinkan gelar juara Piala AFF 2026 dan FIFA ASEAN Cup 2026. 
Desta Resmi Tinggalkan VINDES, Ternyata Bukan Cuma Vincent yang Pegang Kendali

Desta Resmi Tinggalkan VINDES, Ternyata Bukan Cuma Vincent yang Pegang Kendali

Selama sekitar lima tahun, Desta dan Vincent dikenal sebagai dua figur utama sekaligus pendiri VINDES. Keduanya membawa popularitas sebagai sahabat lama.
Sudah Launching 29 Pemain, Shin Tae-yong Akui Masih Mau Tambah Legiun Asing ke Persija Jakarta

Sudah Launching 29 Pemain, Shin Tae-yong Akui Masih Mau Tambah Legiun Asing ke Persija Jakarta

Shin Tae-yong belum menganggap komposisi Persija yang diperkenalkan kepada publik sebagai skuad final.
Menkes Budi Sebut DNA Bakal Ubah Dunia Kesehatan, Ini yang Sedang Disiapkan Indonesia

Menkes Budi Sebut DNA Bakal Ubah Dunia Kesehatan, Ini yang Sedang Disiapkan Indonesia

Menurut Menkes Budi Gunadi Sadikin, perkembangan pengobatan masa depan tidak dapat dilepaskan dari pemanfaatan data biologis dan genomik.
Tujuh Titik Tol Jakarta-Cikampek Diperbaiki Mulai 29 Agustus hingga 4 September 2026, Ini Rinciannya

Tujuh Titik Tol Jakarta-Cikampek Diperbaiki Mulai 29 Agustus hingga 4 September 2026, Ini Rinciannya

Tujuh titik tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek dan Jakarta diperbaiki mulai 29 Agustus hingga 4 September 2026.
Selengkapnya

Viral