Kakorlantas Polri Santuni Janda Ojol Korban Laka, Irjen Wibowo: Duka Kalian Tak Sendiri
- istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Baru-baru ini Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memberikan perhatian yang besar kepada keluarga khususnya bagi janda pengemudi ojek online (ojol) yang meninggal dunia dalam peristiwa kecelakaan di jalan, ketika mencari nafkah untuk keluarganya.
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Wibowo menyampaikan, bahwa perhatian ini diberikan sebagai wujud kepedulian Polri kepada pengemudi ojol dan keluarganya.
“Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi luar biasa para pengemudi ojol sebagai mitra Polri sekaligus pelopor keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas, kami memberikan perhatian ini kepada keluarga yang ditinggalkan,” ucap Irjen Pol Wibowo, dikutip Senin (31/8/2026).
Tali asih ini, lanjut Irjen Pol Wibowo, diberikan dalam Gebyar Keselamatan Berlalu Lintas Korlantas Polri bersama komunitas ojol jabodetabek, yang dihadiri lebih dari 10 ribu pengemudi ojol di Pusdiklantas Polri di Serpong, Tangerang Selatan.
Irjen Pol Wibowo menyampaikan bahwa uluran tangan ini bukan sekadar bantuan material, melainkan bentuk ikatan persaudaraan dan empati mendalam. Polri, lanjut Irjen Wibowo, berdiri bersama pengemudi ojol dan memastikan bahwa duka para keluarga pahlawan keluarga ini tidak dipikul sendirian.
Di tengah debu dan deru jalanan, lanjut Irjen Wibowo, para pengemudi ojol senantiasa menyempatkan diri menjadi agen Korlantas dalam mensosialisasikan keselamatan berlalu lintas, saat mempertaruhkan asa demi menghidupi keluarganya.
“Jalan raya sebagai ruang yang harus di kelola bersama dengan disiplin, kepedulian, dan semangat keselamatan. Di sisi lain, potensi pelanggaran, kemacetan hingga kecelakaan lalu lintas masih menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama,” ujar Irjen Wibowo.
“Di sinilah salah satu peran dan andil besar saudara-saudara kita, pengemudi ojol, yang ikut menyadarkan para pengguna jalan lainnya agar berkendara dengan aman, disiplin serta mengutamakan keselamatan, seperti yang mereka terapkan,” pungkasnya.
Sementara itu, salah satu janda pengemudi ojol, Elda, mengaku sangat tersentuh dengan uluran tangan Kakorlantas, yang sangat peduli dengan keluarga almarhum, khususnya janda seperti dirinya.
Elda mengatakan jika bantuan tali asih yang diberikan langsung oleh Irjen Wibowo, menjadi harapan baru bagi keluarga untuk menyambung asa dalam perjalalanan hidup mereka.
“Awalnya kaget ketika saya dipanggil langsung oleh Pak Wibowo. Alhamdulillah, Beliau memberikan uang tali asih kepada kami, janda pengemudi ojol. Terimakasih Bapak, uangnya untuk keperluan sehari-hari, sisanya akan ditabung,” kata Elda.
Hal senada juga disampaikan oleh Lina Marlina, janda salah sorang pengemudi Ojol, yang saat ini masih berduka atas kepergiaan suaminya.
Lina Marlina mengingatkan rekan-rekan almarhum suaminya agar menekankan pentingnya peran pengemudi ojol yang bukan hanya berperan sebagai penyedia jasa transportasi, tetapi juga menjadi bagian dari wajah keselamatan lalu lintas, sekaligus membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.
“Benar kata Pak Wibowo, penurunan angka kecelakaan bukan sekadar persoalan angka, tetapi berkaitan langsung dengan upaya menyelamatkan nyawa, keselamatan jiwa yang harus sama-sama kita jaga,” pungkasnya. (aag)
Load more