Akses Darat Lumpuh Pascagempa,Polda NTT Kirim Bantuan ke Nggilat Lewat Jalur Laut
- istimewa
NTT, tvOnenews.com - Keluhan warga pesisir yang menyeruak di media sosial akibat minimnya pasokan kebutuhan pokok pascabencana gempa bumi langsung mendapat respons cepat dari Polda NTT.
Jajaran Polda NTT melalui Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Manggarai Barat bergerak menembus jalur laut untuk menyalurkan bantuan logistik darurat bagi warga terdampak di Desa Nggilat, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Rabu (2/9/2026) sore.
Penyaluran bantuan tersebut diinisiasi langsung oleh Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang atas perintah Kapolda NTT, Irjen Rudi Darmoko.
Hal ini juga dilakukan karena Kapolda NTT usai mengamati langsung aspirasi masyarakat terdampak yang terisolasi akibat lumpuhnya akses darat.
Keputusan menerjunkan personel dan armada logistik diambil tak lama setelah laporan serta keluhan warga Nggilat marak beredar di ruang digital.
Kebutuhan dasar seperti beras, susu bayi, hingga perlengkapan sanitasi menjadi kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi.
"Kami memantau langsung kondisi dan keluhan masyarakat pesisir yang tersampaikan lewat media sosial. Begitu menerima informasi mengenai kesulitan pasokan logistik warga di Desa Nggilat, kami langsung bergerak menyiapkan dan mengirimkan bantuan pangan serta kebutuhan sanitasi dasar," ujar Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, Rabu (2/9/2026).
AKBP Christian menegaskan bahwa keselamatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok rentan, menjadi prioritas utama penanganan pascabencana.
"Kami berkomitmen untuk memastikan kebutuhan sandang, pangan, serta perlengkapan sanitasi dan kesehatan dasar bagi masyarakat terdampak bencana—khususnya kelompok rentan seperti bayi, perempuan, dan lansia di desa tersebut—dapat terpenuhi dengan baik," tegasnya.
Kondisi geografis Desa Nggilat yang terisolasi serta tertutupnya akses jalur darat bagi kendaraan roda dua maupun roda empat memaksa tim Satpolairud memutar otak. Jalur laut akhirnya dipilih sebagai rute tercepat dan paling efisien.
Untuk menjangkau titik-titik pesisir yang tak bisa disinggahi kapal besar, pihak kepolisian berinisiatif menyewa perahu motor (ketinting) milik warga lokal. Pantai Ketentang di Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, disepakati menjadi titik transit dan bongkar muat logistik sebelum diberangkatkan menyeberangi perairan menuju Nggilat.
Load more