News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Untuk Menekan Dwelling Time, Bea Cukai Dorong Optimalisasi Pusat Logistik Berikat

Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta mendorong pelaku usaha mengoptimalkan pemanfaatan Pusat Logistik Berikat (PLB) untuk mempercepat arus barang dari pelabuhan. Pemanfaatan fasilitas tersebut dinilai dapat mengurangi dwelling time sekaligus menekan biaya logistik.
Kamis, 3 September 2026 - 11:43 WIB
Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta mendorong pelaku usaha mengoptimalkan pemanfaatan Pusat Logistik Berikat (PLB) untuk mempercepat arus barang dari pelabuhan.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta mendorong pelaku usaha mengoptimalkan pemanfaatan Pusat Logistik Berikat (PLB) untuk mempercepat arus barang dari pelabuhan. Pemanfaatan fasilitas tersebut dinilai dapat mengurangi dwelling time sekaligus menekan biaya logistik.

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta Hendri Darnadi mengatakan, PLB dapat menjadi penyangga pelabuhan karena barang yang masuk tidak perlu terlalu lama berada di kawasan pelabuhan. Barang dapat segera dipindahkan ke PLB sebelum menjalani proses berikutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Keberadaan PLB ini sebagai bagian mereduksi dwelling time, mereduksi apa yang disebut dengan logistic cost,” kata Hendri saat meninjau PT Sarana Gemilang di Kawasan Berikat Nusantara (KBN), Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Dwelling time merupakan waktu yang dibutuhkan peti kemas sejak dibongkar dari kapal hingga keluar dari kawasan pelabuhan. Semakin lama barang tertahan, semakin besar pula potensi biaya logistik yang harus ditanggung pelaku usaha.

Menurut Hendri, optimalisasi PLB memungkinkan barang lebih cepat meninggalkan kawasan pelabuhan karena tersedia tempat penampungan sementara. Dengan skema tersebut, tingkat keterisian atau occupancy rate di pelabuhan dapat ditekan.

“Yang kita bisa urai itu adalah occupancy rate yang ada di pelabuhan karena mereka akan bisa keluar lebih cepat dan ada penampung,” ujar Hendri.

Namun, ia menegaskan, keberadaan PLB tidak serta-merta dapat mengatasi persoalan kemacetan kendaraan di sekitar kawasan pelabuhan. Persoalan lalu lintas, kata dia, berada di luar kewenangan Bea Cukai. ”Kemacetan di lalu lintasnya itu di luar domain Bea Cukai,” kata Hendri.

Cari Persoalan Pelaku Usaha

Kunjungan ke PT Sarana Gemilang juga dilakukan untuk memastikan fasilitas kepabeanan yang diberikan pemerintah benar-benar dimanfaatkan dan memberi dampak terhadap perkembangan usaha.

Hendri mengatakan, peran Bea Cukai tidak sebatas menjadi trade facilitator atau memberikan kemudahan dalam kegiatan perdagangan. Fasilitas kepabeanan juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri dan perekonomian.

“Kami memastikan bahwa fasilitas yang diberikan oleh Bea Cukai itu benar-benar bermanfaat, mampu mendukung pertumbuhan atau perkembangan ekonomi, serta meningkatkan kegiatan usaha,” ujarnya.

PT Sarana Gemilang tercatat telah memanfaatkan fasilitas PLB sejak 2017. Menurut Hendri, berdasarkan hasil peninjauan, hingga 2026 perusahaan tersebut tidak menghadapi persoalan berat dalam memanfaatkan fasilitas kepabeanan.

Bea Cukai Jakarta, kata dia, tetap membuka ruang asistensi bagi perusahaan penerima fasilitas PLB untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul dalam kegiatan usaha.

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta Hendri Darnadi.
Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta Hendri Darnadi.
Sumber :
  • Antara

Pengusaha Keluhkan Kuota Impor

Dalam dialog tersebut, pelaku usaha antara lain menyampaikan persoalan terkait pengajuan kuota impor besi, baja, dan suku cadang yang membutuhkan waktu relatif lama.

Keluhan juga disampaikan terkait pengurusan dokumen larangan dan pembatasan atau lartas. Proses mendapatkan persetujuan atau pertimbangan teknis dari Kementerian Perindustrian serta persetujuan impor dari Kementerian Perdagangan dinilai masih memakan waktu.

Selain proses yang panjang, pelaku usaha menyebut jumlah kuota impor yang akhirnya disetujui dalam sejumlah kasus lebih kecil dibandingkan dengan jumlah yang diajukan.

PLB merupakan fasilitas logistik yang mendapatkan kemudahan kepabeanan dan perpajakan. Fasilitas ini memungkinkan barang ditimbun sebelum dikeluarkan sesuai kebutuhan pelaku usaha.

Salah satu manfaatnya adalah penundaan pembayaran bea masuk dan pajak impor sampai barang dikeluarkan dari PLB. Skema tersebut dapat membantu perusahaan mengatur arus kas sekaligus mengurangi penumpukan barang di kawasan pelabuhan.

Bagi Bea Cukai, optimalisasi PLB tidak hanya berkaitan dengan pemberian fasilitas kepada dunia usaha. Keberadaan PLB juga diharapkan menjadi salah satu instrumen untuk membuat rantai logistik lebih efisien dengan mempercepat barang keluar dari pelabuhan.

Dengan demikian, penumpukan peti kemas dapat dikurangi, dwelling time ditekan, dan biaya logistik yang selama ini menjadi salah satu beban pelaku usaha dapat diminimalkan.(chm)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Rumah di Jakarta Barat Dipasang Stiker “Rumah Memilah”, Warga Kini Punya Tanggung Jawab Baru

Ratusan Rumah di Jakarta Barat Dipasang Stiker “Rumah Memilah”, Warga Kini Punya Tanggung Jawab Baru

Pemerintah Kota Jakarta Barat melalui Kelurahan Kembangan Selatan tengah menggalakkan gerakan sadar lingkungan dengan cara yang unik. 
Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

AI mengubah dunia pendidikan. Literasi digital, kemampuan memeriksa informasi, berpikir kritis, dan penggunaan teknologi secara bertanggung jawab menjadi bekal
Sempat Terpuruk Gegara Cedera, Sahabat Megawati Hangestri Kini Bawa Kabar Baik untuk Red Sparks

Sempat Terpuruk Gegara Cedera, Sahabat Megawati Hangestri Kini Bawa Kabar Baik untuk Red Sparks

Sempat terpuruk akibat cedera dan menjalani operasi pada kedua lututnya, sahabat Megawati Hangestri, Yeum Hye-seon, kini membawa kabar baik bagi Red Sparks.
Temukan Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Amran: Ini Perbuatan Amoral, Tak Ada Kemanusiaan

Temukan Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Amran: Ini Perbuatan Amoral, Tak Ada Kemanusiaan

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, meluapkan amarahnya saat sidak terhadap dugaan praktik pengoplosan beras bersubsidi menjadi premium di Jakarta Timur.
Ketua RT Bongkar Sosok DBM Sebelum Kasus Mutilasi Ibu dan Anak Terungkap di Madiun

Ketua RT Bongkar Sosok DBM Sebelum Kasus Mutilasi Ibu dan Anak Terungkap di Madiun

Ketua RT di Jalan Kunir, Kota Madiun, Bibit, ungkap keseharian Dwi Bagus Martono (DBM), tersangka mutilasi istri siri dan anaknya. DBM dikenal sebagai sosok.
Ekonomi Jatim Tumbuh 5,72 Persen, Neraca Perdagangan Defisit USD 3,52 Miliar

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,72 Persen, Neraca Perdagangan Defisit USD 3,52 Miliar

Perekonomian Jawa Timur tumbuh 5,72 persen secara tahunan pada triwulan II 2026.

Trending

Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Nasib nahas menimpa ART asal Banten, SR. Ia ditemukan dalam kondisi mengenaskan usai dibuang majikannya di pinggir jalan, Selangor, Malaysia, pada 16 Oktober.
Laga Berjalan Seperti Catur, Igor Tolic Ungkap Kunci Kemenangan Persib Atas Melbourne Victory

Laga Berjalan Seperti Catur, Igor Tolic Ungkap Kunci Kemenangan Persib Atas Melbourne Victory

Persib menang 2-0 atas Melbourne Victory lewat dua gol Balsa Sekulic. Igor Tolic mengibaratkan laga seperti catur dan mengungkap kunci kemenangan Maung Bandung.
Temukan Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Amran: Ini Perbuatan Amoral, Tak Ada Kemanusiaan

Temukan Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Amran: Ini Perbuatan Amoral, Tak Ada Kemanusiaan

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, meluapkan amarahnya saat sidak terhadap dugaan praktik pengoplosan beras bersubsidi menjadi premium di Jakarta Timur.
Masih Tak Terima, Carlos Prates Ancam Pensiunkan Islam Makhachev usai Sang Juara Tolak Duel di UFC 336

Masih Tak Terima, Carlos Prates Ancam Pensiunkan Islam Makhachev usai Sang Juara Tolak Duel di UFC 336

Perseteruan Carlos Prates dan Islam Makhachev memanas usai sang juara disebut menolak bertarung di UFC 336. Prates pun melontarkan sindiran tajam ke Makhachev.
Komentar Balsa Sekulic Cetak Brace untuk Antarkan Persib Terus Berjaya di Asia

Komentar Balsa Sekulic Cetak Brace untuk Antarkan Persib Terus Berjaya di Asia

Cetak brace saat Persib mengalahkan Melbourne Victory 2-0, Balsa Sekulic akhirnya lepas dari paceklik gol dan menyoroti assist Berguinho serta Danijel Loncar.
Ekonomi Jatim Tumbuh 5,72 Persen, Neraca Perdagangan Defisit USD 3,52 Miliar

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,72 Persen, Neraca Perdagangan Defisit USD 3,52 Miliar

Perekonomian Jawa Timur tumbuh 5,72 persen secara tahunan pada triwulan II 2026.
Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

AI mengubah dunia pendidikan. Literasi digital, kemampuan memeriksa informasi, berpikir kritis, dan penggunaan teknologi secara bertanggung jawab menjadi bekal
Selengkapnya

Viral