News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Awalnya Cuma Dicurigai, Rekaman CCTV 21 Detik "Video Syur" Bongkar Kasus Kepala Sekolah dan Guru di Pekalongan

Awalnya hanya dicurigai memiliki hubungan khusus, kepala sekolah dan guru di Pekalongan akhirnya terekam CCTV. Video syur 21 detik itu kemudian viral
Minggu, 6 September 2026 - 16:28 WIB
Ilustrasi Awalnya Cuma Dicurigai, Rekaman CCTV 21 Detik Video Syur Bongkar Kasus Kepala Sekolah dan Guru di Pekalongan
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI / Gemini

tvOnenews.com - Kasus video syur kepala sekolah dan seorang guru SD di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, ternyata bermula dari kecurigaan yang telah lama berkembang di lingkungan sekolah. 

Sebelum rekaman CCTV berdurasi 21 detik beredar luas di media sosial, hubungan keduanya disebut sudah menjadi perhatian sejumlah guru dan karyawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kecurigaan tersebut kemudian mendorong rekan kerja memasang kamera pengawas. Bukan sebagai bagian dari fasilitas resmi sekolah, melainkan atas inisiatif mereka sendiri. 

Dari sinilah sebuah rekaman yang awalnya berada di lingkungan internal sekolah kemudian menjadi bukti yang membuka persoalan lebih besar.

Video tersebut akhirnya beredar di media sosial dan memicu perhatian publik. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan kemudian membenarkan bahwa dua orang dalam rekaman itu merupakan kepala sekolah dan guru yang bertugas di wilayah tersebut. Peristiwa yang terekam disebut berlangsung pada awal Agustus 2026.

Kecurigaan Hubungan Khusus Sudah Lama Beredar

Sebelum rekaman CCTV muncul, persoalan ini disebut tidak langsung diketahui melalui video. Kepala Disdikbud Kabupaten Pekalongan, Kholid, mengatakan kabar mengenai hubungan khusus antara kepala sekolah dan guru tersebut sudah cukup lama terdengar di lingkungan sekolah.

Kecurigaan itu kemudian menjadi alasan sejumlah rekan kerja memasang kamera CCTV untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi.

“Yang pasang kamera CCTV inisiatif sendiri karena isu hubungan keduanya kan sudah lama beredar,” kata Kholid, seperti dikutip detikJateng.

Kholid juga menegaskan kamera tersebut bukan aset resmi sekolah. Artinya, pemasangan kamera dilakukan atas inisiatif rekan-rekan kerja yang sebelumnya mendengar isu mengenai kedekatan keduanya.

Informasi yang berkembang menyebut hubungan tersebut telah menjadi pembicaraan selama berbulan-bulan. 

Sejumlah laporan bahkan menyebut kecurigaan itu berlangsung sekitar enam bulan, meski durasi tersebut merupakan informasi yang disampaikan berdasarkan keterangan pihak terkait, bukan temuan yang berdiri sendiri.

Dari situ, CCTV kemudian menjadi bagian penting dalam terbukanya kasus tersebut.

Rekaman 21 Detik Jadi Titik Terbukanya Kasus

Rekaman yang kemudian beredar di media sosial memiliki durasi sekitar 21 detik. Video syur tersebut disebut berasal dari CCTV yang terpasang di salah satu ruangan sekolah di wilayah Desa Langkap, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan.

Potongan rekaman memperlihatkan dua orang yang kemudian dikonfirmasi oleh Disdikbud sebagai kepala sekolah dan seorang guru. Video itu pertama kali beredar melalui media sosial dan selanjutnya menyebar ke berbagai platform.

Siapa yang Memasang CCTV dan Bagaimana Rekaman
Siapa yang Memasang CCTV dan Bagaimana Rekaman
Sumber :

Menariknya, kasus tersebut sebenarnya sudah masuk dalam penanganan internal sebelum video menjadi perhatian publik. Kholid mengatakan peristiwa yang terekam terjadi pada awal Agustus 2026.

“Begitu sudah kami pastikan kebenaran video tersebut, langsung kami eksekusi dan kami tangani secara kedinasan atau kepegawaian,” ujar Kholid.

Dengan demikian, viralnya video bukan menjadi awal munculnya persoalan, melainkan menjadi bagian dari rangkaian kasus yang sebelumnya sudah diketahui dan ditangani oleh pihak dinas.

Dinas juga memastikan kedua orang dalam rekaman memang merupakan tenaga pendidik di wilayah Kabupaten Pekalongan. Kholid menyebut keduanya telah berumah tangga.

Kepala Sekolah Dicopot, Guru Dipindahkan

Setelah memastikan identitas dan kebenaran rekaman, Disdikbud Kabupaten Pekalongan mengambil tindakan terhadap keduanya.

Kholid mengatakan kepala sekolah tersebut langsung dicopot dari jabatannya dan untuk sementara ditempatkan di kantor dinas. Sementara guru yang bersangkutan dipindahkan ke tempat tugas lain yang disebut cukup jauh dari lokasi sebelumnya.

“Sekarang yang laki-laki dia kepala sekolah, saya taruh di Dinas Pendidikan,” kata Kholid.

Sedangkan untuk guru perempuan tersebut, Kholid menyebut, “Ini dia guru, sudah kita pindah ke tempat yang jauh.”

Namun, langkah tersebut belum menjadi keputusan akhir. Disdikbud masih menunggu keputusan pimpinan daerah terkait sanksi kepegawaian selanjutnya.

Kholid menyebut sanksi lanjutan dapat berupa penurunan jabatan atau bentuk sanksi lain sesuai keputusan yang nantinya diberikan.

Kasus ini pun menunjukkan bagaimana sebuah persoalan yang awalnya hanya berupa kecurigaan di lingkungan kerja dapat berubah menjadi perkara kedinasan setelah muncul rekaman sebagai bukti. 

Dalam kasus tersebut, durasi video hanya 21 detik, tetapi rekaman singkat itu kemudian menjadi titik penting yang membuat persoalan tersebut terbuka dan berujung pada tindakan administratif terhadap dua tenaga pendidik. (udn)
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Dua Garuda dari Arab Saudi Dialihkan ke Kertajati

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Dua Garuda dari Arab Saudi Dialihkan ke Kertajati

Erupsi Gunung Anak Krakatau membuat sejumlah bandara ditutup sementara. Dua penerbangan Garuda dari Arab Saudi dialihkan ke Kertajati.
Media Korea Bongkar Perubahan Drastis Megawati Hangestri, Transformasi Fisik Megatron Jadi Sorotan

Media Korea Bongkar Perubahan Drastis Megawati Hangestri, Transformasi Fisik Megatron Jadi Sorotan

Kembalinya Megawati Hangestri Pertiwi ke Liga Voli Korea bersama Hyundai Hillstate terus menyita perhatian. Media setempat kini soroti perubahan fisik Megatron.
Hasil Kualifikasi Piala Asia U-20: Timnas Indonesia U-20 Sementara Unggul dari Australia di Babak Pertama

Hasil Kualifikasi Piala Asia U-20: Timnas Indonesia U-20 Sementara Unggul dari Australia di Babak Pertama

Timnas Indonesia U-20 tengah unggul dari Australia di babak pertama dalam laga pekan ketiga Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 di Stadion Nasional Laos Baru, Vientiane, Minggu (6/9/2026). 
Awalnya Gagal Menyalip, Pemotor Cekik Pengendara Mobil di Jaksel hingga Viral, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Awalnya Gagal Menyalip, Pemotor Cekik Pengendara Mobil di Jaksel hingga Viral, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Video pemotor mencekik pengendara mobil di Jaksel viral di media sosial. Polisi menangkap pria berinisial O setelah ditelusuri dari rekaman dan keteranga
Mulai 7 September Seluruh Sekolah di Jakarta Belajar Jarak Jauh Imbas Abu Vulkanik

Mulai 7 September Seluruh Sekolah di Jakarta Belajar Jarak Jauh Imbas Abu Vulkanik

Disdik DKI melakukan kebijakan PJJ bagi satuan pendidikan PAUD, SKB/PKBM, SLB, SD, SMP, SMA, dan SMK negeri maupun swasta yang berada di Jakarta.
Imbas Abu Vulkanik, Sekolah di Jakarta Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh Mulai 7 September 2026

Imbas Abu Vulkanik, Sekolah di Jakarta Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh Mulai 7 September 2026

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi sejumlah satuan pendidikan mulai Senin, 7 September 2026. Kebijakan

Trending

Link Video CCTV 21 Detik Kepsek dan Guru SD di Pekalongan Tersebar, Ustaz Adi Hidayat Ingatkan Pornografi Lebih Parah dari Narkoba

Link Video CCTV 21 Detik Kepsek dan Guru SD di Pekalongan Tersebar, Ustaz Adi Hidayat Ingatkan Pornografi Lebih Parah dari Narkoba

Di pelbagai media sosial, seperti X hingga Telegram bertebaran akun-akun yang sengaja membagikan atau mempromosikan link video mesum Kepsek dan guru tersebut.
Penyeberangan Kapal Merak-Bakauheni di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau Masih Beroperasi Normal

Penyeberangan Kapal Merak-Bakauheni di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau Masih Beroperasi Normal

Cabang Merak dan Bakauheni melakukan pemantauan secara intensif dan berkoordinasi dengan instansi terkait.
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sampai Jakarta-Bogor, Warga Tunda Olahraga Outdoor Pagi Ini

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sampai Jakarta-Bogor, Warga Tunda Olahraga Outdoor Pagi Ini

Gunung api Anak Krakatau erupsi sejak Jumat (4/9/2026) Malam mengeluarkan abu vulkanik hingga wilayah Jakarta, Depok, dan Bogor. Warga menunda olahraga outdoor
Erupsi Gunung Anak Krakatau Mulai Ancam Kesehatan Warga Pesisir Banten

Erupsi Gunung Anak Krakatau Mulai Ancam Kesehatan Warga Pesisir Banten

Erupsi Gunung Anak Krakatau mulai mengancam keselamatan jiwa warga yang bermukim di kawasan pesisir Kabupaten Serang, Banten.
Kebakaran Gudang Properti Stasiun TV di Kebon Jeruk Bikin Warga Panik: Saya Lemas, Langsung Pindahin Barang-barang

Kebakaran Gudang Properti Stasiun TV di Kebon Jeruk Bikin Warga Panik: Saya Lemas, Langsung Pindahin Barang-barang

Warga Jeruk Manis 3 dan 5 panik karena kebakaran yang diduga berasal dari gudang penyimpanan properti salah satu stasiun televisi di Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Bandara Soetta Ditutup Sementara Imbas Erupsi Anak Krakatau, Terdapat 33 Penerbangan Terdampak

Bandara Soetta Ditutup Sementara Imbas Erupsi Anak Krakatau, Terdapat 33 Penerbangan Terdampak

Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta ditutup sementara mulai pukul 01.30 WIB sampai dengan 05.30 WIB seiring adanya sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Lurah Kebon Jeruk Konfirmasi Tak Ada Korban dalam Kebakaran Gudang Properti Stasiun TV

Lurah Kebon Jeruk Konfirmasi Tak Ada Korban dalam Kebakaran Gudang Properti Stasiun TV

Kebakaran melanda bangunan diduga gudang penyimpanan properti milik salah satu stasiun televisi swasta di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Lurah konfirmasi warga tak terdampak.
Selengkapnya

Viral