News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Puan Maharani Setuju Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana Secara Signifikan

Ketua DPR RI, Puan Maharani merespons terkait Presiden Prabowo Subianto yang ingin menambah anggaran untuk dana mitigasi bencana secara signifikan. Bahkan, Puan
Selasa, 8 September 2026 - 15:50 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani
Sumber :
  • tvOnenews/Syifa Aulia

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua DPR RI, Puan Maharani merespons terkait Presiden Prabowo Subianto yang ingin menambah anggaran untuk dana mitigasi bencana secara signifikan.

Bahkan, Puan mengaku tak masalah dengan adanya penambahan dana untuk mitigasi bencana tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, Puan menegaskan, penambahan dana untuk mitigasi bencana tersebut harus dimanfaatkan dengan baik.

Pemanfaatannya juga harus lebih baik daripada sebelumnya.

"Alokasi anggaran (untuk mitigasi bencana) selama itu memang bermanfaat. Bagi kami tidak apa-apa. Namun harus manfaatnya harus lebih baik daripada sebelumnya," ucap Puan dalam keterangan persnya di Gedung DPR RI, Selasa (8/9/2026).

Sebelumnya diberitakan dalam rapat koordinasi penanganan bencana di Indonesia secara virtual, Senin (7/9/2026), Presiden Prabowo sempat menginstruksikan untuk merombak perencanaan keuangan negara, demi menambah alokasi dana mitigasi bencana alam. 

Keputusan ini diambil sebagai respons atas rentetan bencana yang sedang dihadapi Indonesia secara bersamaan. 

Prabowo menegaskan bahwa kesiapsiagaan negara harus ditingkatkan mengingat posisi geografis Indonesia.

"Ini ya adalah takdir kita. Negara yang berada di lingkaran api, the ring of fire, ya. Jadi ini membawa kita untuk, kita harus siap menghadapi keadaan seperti ini setiap saat."

"Berarti mungkin pelajaran juga bagi kita ya, bagi pemerintah yang saya pimpin, alokasi anggaran untuk mitigasi bencana harus kita tambah secara signifikan ya," jelas Prabowo.

Dalam arahan tersebut, Prabowo meminta para menteri terkait untuk segera menyesuaikan postur anggaran. 

Ia menekankan bahwa dalam perencanaan mitigasi bencana, pemerintah harus mengadopsi prinsip berlebih alih-alih kekurangan sarana.

"Saya minta pemikiran kita dalam perencanaan ya, kita gunakan prinsip, lebih baik lebih daripada kurang. Artinya, ini juga nanti Mensesneg siapkan juga, beri tahu juga Menteri Keuangan, Menteri Bappenas, ya," ujarnya.

Lebih lanjut, penambahan anggaran tersebut nantinya akan difokuskan pada pengadaan alat dan armada taktis penanggulangan krisis. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peralatan ini ditargetkan untuk mempercepat respons pemerintah di lapangan saat bencana terjadi.

"Berarti lebih banyak helikopter lebih baik. Lebih banyak pompa air lebih baik. Lebih banyak pemadam kebakaran lebih baik. Jadi kita siap sebelum kejadian," ucapnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Febrie Adriansyah Dipanggil Lagi Kejagung Hari Ini, Kuasa Hukum Soroti Dasar Penetapan Tersangka

Febrie Adriansyah Dipanggil Lagi Kejagung Hari Ini, Kuasa Hukum Soroti Dasar Penetapan Tersangka

Febrie Adriansyah kembali dipanggil Kejagung sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dan TPPU terkait penanganan perkara PT Asabri dan Jiwasraya.
Badan Geologi Ungkap Aktivitas Gunung Anak Krakatau Kembali ke Fase Strombolian

Badan Geologi Ungkap Aktivitas Gunung Anak Krakatau Kembali ke Fase Strombolian

Badan Geologi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengonfirmasi bahwa aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kini kembali pada karakteristik asalnya, yakni fase Strombolian. 
Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Wamendagri Bima Ingatkan ASN tentang Keteladanan dan Amanah Jabatan

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Wamendagri Bima Ingatkan ASN tentang Keteladanan dan Amanah Jabatan

Wamendagri Bima Arya menyampaikan terdapat tiga aspek penting dalam kepemimpinan yang jarang dapat berjalan secara bersamaan, yakni kekuasaan, karisma, dan keteladanan.
Jenis Pakaian ini Haram Hukumnya Jika Dikenakan oleh Pria Saat Shalat, Bukan Mendapat Pahala Justru Berdosa 

Jenis Pakaian ini Haram Hukumnya Jika Dikenakan oleh Pria Saat Shalat, Bukan Mendapat Pahala Justru Berdosa 

Umat Islam dianjurkan mengenakan pakaian terbaik dan pantas saat menunaikan ibadah shalat. Menggunakan pakaian yang dilarang saat beribadah bisa mendapat dosa
Kata PBVSI Soal Isu Naturalisasi Pemain untuk Memperkuat Timnas Voli Indonesia: Keinginan Ada, Kejelasan Belum

Kata PBVSI Soal Isu Naturalisasi Pemain untuk Memperkuat Timnas Voli Indonesia: Keinginan Ada, Kejelasan Belum

Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) sempat dikabarkan aka melakukan proses naturalisasi pemain untuk menambah kekuatan dari Timnas Voli Indonesia.
Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Pihak Berwenang dalam Autobiografinya: Silahkan Autopsi, Cek Lambungku

Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Pihak Berwenang dalam Autobiografinya: Silahkan Autopsi, Cek Lambungku

Melalui surat yang ia tulis tangan secara rapi di autobiografinya tersebut, Fajar Sahrudin menyampaikan pernyataan untuk pihak berwenang boleh mengautopsinya.

Trending

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Viral satu kasus bunuh diri di media sosial (Medsos) yang masih didalami oleh Kepolisian. Korban FS ditemukan tak bernyawa di kawasan GBK, Jakarta.
Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengonfirmasi pihaknya memang telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP terhadap kematian Fajar Sahrudin.
Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Berdasarkan hasil oleh TKP Polsek Tanah Abang bersama Polres Jakarta Pusat kalau penemuan jasad dari Fajar Sahrudin ditemukan di GBK. Kini cuitannya jadi viral
Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Kasus bunuh diri di Kawasan GBK lagi menjadi sorotan publik di media sosial. Sebab ada satu kasus viral mencuat dan mengingatkan satu nama yang dulu terjadi.
Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Para pemain Timnas Indonesia terpantau meramaikan kolom komentar salah satu podcaster Australia, Daniel Olaniran. Hal itu viral lantaran dirinya menyebut jika skuad Garuda tak mengerti sepak bola. 
Selengkapnya

Viral