News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebelum Ditemukan Meninggal di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Dicari karena Dikhawatirkan: Polisi Masih Periksa Barang Bukti

Fajar Sahrudin ditemukan meninggal di kawasan GBK setelah sempat dicari orang yang mengenalnya karena khawatir. Polisi masih memeriksa barang bukti
Rabu, 9 September 2026 - 17:02 WIB
Sebelum Ditemukan Meninggal di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Dicari karena Dikhawatirkan Polisi Masih Periksa Barang Bukti
Sumber :
  • instagram stewiecopp

tvOnenews.com - Sebelum jenazah Fajar Sahrudin ditemukan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Minggu (6/9/2026) dini hari, ada orang yang lebih dulu mencari keberadaannya. 

Pencarian tersebut dilakukan setelah pihak yang mengenal Fajar merasa khawatir dengan kondisi pria berusia 31 tahun tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kekhawatiran itu kemudian berujung pada penemuan jenazah Fajar di area taman sekitar Plaza Utara Pintu 10 GBK. Polisi kini masih menyelidiki rangkaian peristiwa tersebut, termasuk memeriksa sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi serta meminta keterangan saksi.

Kasus ini menjadi perhatian setelah nama Fajar Sahrudin dikaitkan dengan sejumlah unggahan di media sosial. Namun, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh fakta di balik penemuan jenazah tersebut.

Berawal dari Kekhawatiran hingga Pencarian di Kawasan GBK

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo menjelaskan, penemuan jenazah Fajar bermula dari pencarian yang dilakukan orang yang mengenalnya.

Pihak tersebut sebelumnya mengetahui unggahan Fajar di media sosial dan merasa khawatir dengan kondisi yang bersangkutan. Pencarian kemudian dilakukan dengan bantuan petugas keamanan GBK hingga akhirnya keberadaan Fajar diketahui.

Fajar ditemukan dalam kondisi terbaring di area taman sekitar Pintu 10 GBK. Polisi kemudian mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama Tim Identifikasi serta Dokkes Polres Metro Jakarta Pusat.

“Petugas telah melakukan pengecekan dan olah TKP bersama Tim Identifikasi serta Dokkes. Dari hasil pemeriksaan awal pada bagian luar tubuh FS, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan,” ujar AKBP Dhimas dalam keterangannya.

Pernyataan tersebut menjadi salah satu hasil pemeriksaan awal kepolisian. Namun, penyelidikan belum berhenti karena aparat masih berupaya memastikan bagaimana rangkaian peristiwa hingga Fajar ditemukan meninggal.

Misteri Kematian Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola Masih Periksa CCTV dan Bukti di Lokasi
Misteri Kematian Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola Masih Periksa CCTV dan Bukti di Lokasi
Sumber :
  • instagram stewiecopp

Polisi Masih Periksa Barang Bukti di Lokasi

Selain melakukan pemeriksaan terhadap kondisi jenazah dan lokasi kejadian, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yang ditemukan di TKP.

Salah satu barang bukti tersebut kini masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut. Polisi berencana mengajukan barang bukti ke laboratorium forensik (Labfor) untuk mendapatkan hasil pemeriksaan yang lebih dapat dipertanggungjawabkan.

“Sedang dilakukan upaya mengajukan cek Labfor terkait BB di TKP,” kata AKBP Dhimas kepada tvOnenews.com, Rabu (9/9/2026).

Pemeriksaan tersebut menjadi penting untuk membantu kepolisian mengurai fakta yang belum terjawab. Polisi sebelumnya menyampaikan dugaan awal mengenai penyebab kematian, tetapi proses penyelidikan masih diperlukan untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa.

Dengan demikian, dugaan yang beredar di media sosial belum dapat menjadi kesimpulan akhir sebelum hasil pemeriksaan barang bukti dan keterangan saksi diperoleh.

Jenazah Sudah Dimakamkan, Polisi Masih Bisa Panggil Saksi

Saat ini jenazah Fajar telah dibawa oleh pihak keluarga dan dimakamkan. Kepolisian juga telah mengonfirmasi bahwa keluarga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah.

“keluarga menolak autopsi,” jelas AKBP Dhimas Prasetyo.

Dengan kondisi tersebut, penyelidikan selanjutnya dapat bertumpu pada bukti-bukti yang telah diamankan serta keterangan dari orang-orang yang mengetahui rangkaian kejadian.

Polisi masih membuka kemungkinan melakukan pemeriksaan terhadap barang bukti melalui Labfor dan memanggil saksi untuk memperjelas peristiwa tersebut.

Di sisi lain, Fajar diketahui bukan sosok yang sepenuhnya asing bagi sejumlah komunitas. Ia disebut pernah memberikan donasi kepada organisasi yang bergerak dalam perlindungan satwa, salah satunya Animal Friends Jogja.

Dalam unggahannya pada Senin (7/9), Animal Friends Jogja mengenang bantuan Fajar yang pernah diberikan kepada rumah singgah mereka.

“Akhir September 2025, kebaikanmu sampai di rumah singgah Animal Friends Jogja. Kamu mengirimkan makanan untuk para meong dan guguk, lalu menitipkan dukungan dana untuk membantu kehidupan dan perawatan mereka,” tulis Animal Friends Jogja.

Namun, berbagai cerita mengenai sosok Fajar maupun unggahan yang beredar di media sosial tetap perlu ditempatkan sebagai informasi pendukung. Fokus penyelidikan kepolisian saat ini adalah memastikan fakta di balik penemuan jenazahnya.

Pencarian yang bermula dari kekhawatiran orang terdekat, penemuan jenazah di kawasan GBK, barang bukti yang masih diperiksa, hingga kemungkinan pemanggilan saksi menjadi rangkaian yang masih terus didalami polisi. (udn)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Cuma Rel, Ini yang Diperiksa Petugas LRT Jabodebek Setiap Dini Hari

Bukan Cuma Rel, Ini yang Diperiksa Petugas LRT Jabodebek Setiap Dini Hari

Pemeriksaan jalur LRT Jabodebek dilakukan saat kereta tak beroperasi, pukul 00.00-04.00 WIB. Petugas mengecek rel, wesel hingga sistem deteksi dampak gempa.
Baterai Motor Listrik Cepat Tekor? Kenali 6 Kebiasaan yang Bisa Jadi Pemicunya

Baterai Motor Listrik Cepat Tekor? Kenali 6 Kebiasaan yang Bisa Jadi Pemicunya

Baterai motor listrik terasa makin boros padahal rute perjalanan masih sama seperti biasanya? Jangan buru-buru menganggap baterainya sudah rusak karena ada beberapa hal yang bisa bikin daya motor listrik lebih cepat habis.
Joao Cancelo Tak Terima Barcelona Dikalahkan Real Madrid di El Clasico: Kami Lebih Baik

Joao Cancelo Tak Terima Barcelona Dikalahkan Real Madrid di El Clasico: Kami Lebih Baik

Full-back Barcelona, Joao Cancelo, tidak bisa begitu menerima dengan hasil di El Clasico. Dia menilai Blaugrana adalah tim yang lebih baik ketimbang Real Madrid.
Benarkah Penggunaan AI Bisa Habiskan Banyak Air Bersih? Ini Penjelasannya

Benarkah Penggunaan AI Bisa Habiskan Banyak Air Bersih? Ini Penjelasannya

Dalam artikel ini akan dibahas secara singkat terkait isu yang menyebut pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau AI memerlukan banyak penggunaan air bersih.
Penyebab Pengemudi Mobil Listrik Lindas Ojol di Blok M Terungkap

Penyebab Pengemudi Mobil Listrik Lindas Ojol di Blok M Terungkap

Selanjutnya, pengemudi mobil listrik tersebut kaget dan hilang kontrol hingga gasnya terus terinjak dan melindas pengemudi ojol serta menabrak sejumlah mobil.
Kasus Hilangnya Ibu dan Anak asal Bogor di Madiun, Suami Siri Diduga Terlibat Pembunuhan dan Mutilasi

Kasus Hilangnya Ibu dan Anak asal Bogor di Madiun, Suami Siri Diduga Terlibat Pembunuhan dan Mutilasi

Polisi mengungkap misteri hilangnya ibu dan anak asal Bogor di Madiun. Suami siri korban ditangkap dan diduga terlibat dalam pembunuhan serta mutilasi.

Trending

Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Berikut Titik Lokasi yang Rawan Razia

Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Berikut Titik Lokasi yang Rawan Razia

Operasi Patuh 2026 resmi digelar mulai hari ini, Senin, 26 Oktober 2026 hingga Minggu, 8 November 2026, ini titik lokasi yang rawan razia selama penindakan.
Atlet Selam asal Jepara Meninggal Dunia saat Berlaga pada Porprov Jawa Tengah XVII, Gubernur Sampaikan Belasungkawa

Atlet Selam asal Jepara Meninggal Dunia saat Berlaga pada Porprov Jawa Tengah XVII, Gubernur Sampaikan Belasungkawa

Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII diwarnai duka. Syabilla Rizkia Putri Raharja (22), atlet selam asal Jepara, meninggal dunia setelah mengalami insiden saat berlomba di nomor selam laut sejauh 3 kilometer di Pantai Awann Costa, Minggu (25/10/2026). 
Kronologi Bobotoh 16 Tahun Tewas Seusai Nonton Persib vs Garudayaksa FC, Ditemukan di Kawasan Jalan Raya Jakarta-Bogor

Kronologi Bobotoh 16 Tahun Tewas Seusai Nonton Persib vs Garudayaksa FC, Ditemukan di Kawasan Jalan Raya Jakarta-Bogor

Kronologi Bobotoh 16 tahun tewas seusai nonton Persib vs Garudayaksa FC, ditemukan di kawasan Jalan Raya Jakarta-Bogor.
Hasil, Klasemen, dan Jadwal Timnas Indonesia U-15 di Piala Dunia U-15 2026: Garuda Muda Raih Hasil Minor

Hasil, Klasemen, dan Jadwal Timnas Indonesia U-15 di Piala Dunia U-15 2026: Garuda Muda Raih Hasil Minor

Timnas Indonesia U-15 gagal menang dalam dua pertandingan yang mereka mainkan pada Piala Dunia U-15 2026. Ini memutus catatan positif setelah kemenangan 7-1 atas Fiji.
Dana White Ungkap Alasan Islam Makhachev Absen di UFC 336

Dana White Ungkap Alasan Islam Makhachev Absen di UFC 336

Dana White mengungkap alasan Islam Makhachev tidak bertarung di UFC 336 setelah sang juara kelas welter memilih menunda penampilannya hingga Ramadan berakhir.
Islam Makhachev Absen, Carlos Prates vs Michael Morales Perebutkan Gelar Interim UFC 336

Islam Makhachev Absen, Carlos Prates vs Michael Morales Perebutkan Gelar Interim UFC 336

Absennya Islam Makhachev dari ajang UFC 336 membuat perebutan gelar interim kelas welter beralih kepada duel Carlos Prates melawan Michael Morales. Keduanya.
Kualitas Udara Memburuk, Warga Sumatera Utara Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

Kualitas Udara Memburuk, Warga Sumatera Utara Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengeluarkan imbauan resmi bagi seluruh masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar ruangan. 
Selengkapnya

Viral